• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Pengusaha Rugi Rp 4 Juta per Ekor

by M Zulfikar Akbar
4 September 2017, 12:00
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Ogah Potong sapi, Minta Harga Daging Rp170 Ribu per Kilogram

SANGATTA – Pengusaha sapi meminta harga daging dipasaran dinaikkan menjadi Rp170 ribu per kilogram. Tuntutan ini dilayangkan lantaran pihaknya mengalami kerugian yang berlipat jika tetap dipaksakan dengan harga Rp125 ribu.

Menurut Arham, salah satu pengusaha sapi di Sangatta, dirinya mengalami kerugian hingga Rp4 juta rupiah lebih untuk satu ekor sapi.

“Kalau sapi utuh dengan isi daging 60 kilo gram, kami bisa jual Rp15 juta. Tetapi jika dijual perkiloan saja, bisa rugi Rp4 jutaan. Kecuali dengan harga Rp170 ribu perkilo,” kata Arham.

Memang menaikkan harga daging terbilang cukup mustahil. Meskipun begitu dirinya harus melakukan hal tersebut. Pasalnya, dirinya tak ingin mengalami kerugian secara terus menerus.

“Biasanya dua ekor per hari. Tetapi untuk sementara ini kami tidak rutin potong. Tunggu harga sapi benar benar stabil. Jika saat ini belum bisa. Ada waktunya kami akan potong juga. Karena jika tidak, kasihan juga pedagang bakso enggak dapat daging,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan Distanak (Distan) Kutim, Mardi Suabman mengatakan hal ini terjadi hanya untuk sementara saja. Sebab masih dalam momen berkurban.

“Mau dijual untuk kurban saja. Makanya enggak motong. Kalau di jual saat saat hari kurban akan lebih besar untungnya. Tunggu saja pasti stabil lagi pasca lebaran ini,” katanya.

Jika terus berlanjut, maka pihaknya akan menindak tegas hal tersebut. Perbuatan itu tidak dibenarkan. Karena hal ini melanggar peraturan.

“Tidak dijual kena perlindungan konsumen. Jadi tidak mungkin. Saya yakin ini terjadi hanya sebelum hari raya saja. Selebihnya lancar kembali,” katanya. (dy)

Print Friendly, PDF & Email
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Yabis Potong 23 Hewan Kurban

Next Post

Kasus Perceraian di Kutim Meningkat

Related Posts

Pro-Kontra Rombel, Komite SMAN 1 Bontang Pilih Dukung Penambahan
Bontang

Pro-Kontra Rombel, Komite SMAN 1 Bontang Pilih Dukung Penambahan

30 April 2026, 19:20
Ganti Rugi Longsor Mandek, Warga Kanaan Bontang Tagih Janji Pemilik Lahan
Bontang

Ganti Rugi Longsor Mandek, Warga Kanaan Bontang Tagih Janji Pemilik Lahan

30 April 2026, 15:58
Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar
Kriminal

Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar

30 April 2026, 14:33
Daratan Terkikis Ombak, Masa Depan Wisata Pulau Derawan Kini di Ujung Tanduk
Kaltim

Daratan Terkikis Ombak, Masa Depan Wisata Pulau Derawan Kini di Ujung Tanduk

30 April 2026, 13:44
Serapan Anggaran Rendah, Pemkot Bontang Kebut 7 Program Unggulan
Pemkot Bontang

Serapan Anggaran Rendah, Pemkot Bontang Kebut 7 Program Unggulan

30 April 2026, 11:35
RSUD Bontang Tambah Layanan Urologi, Pasien Tak Perlu Dirujuk ke Luar Daerah
Bontang

RSUD Bontang Tambah Layanan Urologi, Pasien Tak Perlu Dirujuk ke Luar Daerah

30 April 2026, 10:30

Terpopuler

  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Bontang Tambah Layanan Urologi, Pasien Tak Perlu Dirujuk ke Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.