bontangpost.id – Rencana pengalihan siaran televisi analog ke digital digaungkan oleh pemerintah pusat. Namun demikian baru tahap pertama penyaluran perangkat set top box (STB) DVB-T2 yang diterima oleh warga Bontang. Jumlahnya ialah 871 unit, pada April lalu. Kepala PT Pos Indonesia Bontang Hamid Wahidin mengatakan untuk tahap kedua belum ada kabar.
“Belum ada informasi juga terkait dengan pengiriman untuk tahap kedua itu kapan,” kata Hamid.
Diketahui untuk tahap pertama lalu menyasar enam kelurahan di Bontang Utara. Rinciannya Api-Api 120 unit, Bontang Baru 82 unit, Bontang Kuala 84 unit, Guntung 106 unit, Gunung Elai 93 unit, dan Loktuan 386 unit. Artinya penerima di Kecamatan Bontang Selatan dan Barat masih menunggu bantuan ini di penyaluran selanjutnya.
Piranti itu didistribusikan langsung oleh PT Pos Indonesia kepada penerima bantuan. Sesuai dengan data yang masuk sebagai penerima program keluarga harapan (PKH) di wilayah tersebut. Data ini diambil dari Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dissos-PM).
Diberitakan sebelumnya Kabid Penyelenggaraan e-Government Diskominfo Taufiqurrahman mengatakan pola pendistribusian ini memang bertahap. Tetapi bisa jadi pola pusat setelah untuk satu kecamatan terdistribusi akan dikirim bagi wilayah lainnya. Pada Bontang Selatan jumlah penerima STB meliputi Berbas Pantai 295 unit, Berebas Tengah 353 unit, Satimpo 36 unit, Tanjung Laut Indah 209 unit, Tanjung Laut 237 unit, dan Bontang Lestari 181 unit.
Adapun Bontang Barat dirincikan Belimbing 62 unit, Gunung Telihan 234 unit, dan Kanaan 138 unit.
Khusus untuk area Kota Taman baru tujuh siaran televisi digital yang sudah bisa dinikmati. Ia berharap warga yang mampu tidak terlalu bergantung pada STB. Sebab siaran bisa diterima bagi televisi yang sudah mendukung digital. Nantinya diperlukan penambahan pemasangan perangkat antena.
STB ini didapatkan dari enam penyelenggara multiplexing televisi digital di Kaltim. Tiap multiplexing TV digital bisa masuk enam sampai 12 lembaga penyiaran. Artinya di Kaltim bisa menerima 36-42 channel. Ini sudah dilelang oleh pemerintah pusat. “Bantuan STB ini merupakan kompensasi dari mereka untuk dibagikan ke PKH,” pungkasnya. (ak)


