• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Peralihan Tak Disertai Anggaran

by BontangPost
9 November 2017, 11:34
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Foto Wajah : Zairin

Foto Wajah : Zairin

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Peralihan kewenangan beberapa tugas dari dari kabupaten/kota ke Pemprov Kaltim membuat Rencana Pembangunan Jangka Mendengah Daerah (RPJMD) perlu direvisi. Apalagi dalam peralihan tersebut, tidak disertai anggaran dari pemerintah pusat ke pemprov.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kaltim, Zairin menuturkan, revisi RPJMD Kaltim 2013-2018 merupakan imbas dari keluarnya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang mengubah kewenangan pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

“Kemudian muncul PP 18/2016 terkait dengan perangkat daerah. Itu yang melatarbelakangi kami melakukan review. Karena bukan hanya provinsi, nasional pun yaitu RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) juga dilakukan review perubahan,” terang Zairin usai uji publik raperda Revisi RPJMD Kaltim 2013-2018, Senin (6/11) lalu.

Dia menjelaskan, perubahan tugas ini meliputi tugas-tugas dari pemerintah kabupaten/kota yang diambil pemprov. Juga tugas dari pemerintah pusat yang diserahkan ke pemprov. Dengan perubahan-perubahan itu, maka pemprov melakukan beberapa justifikasi terhadap penganggaran.

Baca Juga:  Soal Pengelolaan Bandara APT Pranoto, Dishub Enggan “Berpaling” ke Perusda 

Contohnya dalam hal pendidikan, terjadi peralihan kewenangan pengelolaan SMA dan SMP yang tadinya di pemerintah kabupaten/kota, kini menjadi tanggung jawab pemprov. Dengan masuknya kewenangan tersebut, pemprov dalam hal ini akan menyediakan lagi tambahan anggaran untuk gaji dan insentif guru-guru tersebut.

“Dan itu jumlahnya tidak sedikit, hampir kurang lebih Rp 400 miliar. Tentu program kan beralih dari kabupaten/kota menjadi program provinsi. Maka dilakukanlah revisi,” ungkapnya.

Hal yang sama terjadi di bidang kehutanan. Semua UPTD yang tadinya berada di kabupaten/kota, kini ditarik menjadi wewenang pemprov. Hal ini memaksa pempov kembali melakukan perubahan. Menurut Zairan, peralihan ini agak menyulitkan kita karena penyerahan ke provinsi tidak dibarengi dana anggaran dari pemerintah pusat.

“Diserahkan tapi tidak diberi duit. Hanya program dan perangkatnya diserahkan. Nah itu juga kita harus merangkum lagi anggaran untuk menggaji UPTD-UPTD yang ada di kabupaten/kota,” sebut Zairin.

Baca Juga:  Pemprov Gelar Rakor Penetapan Status Siaga Darurat KLB Difteri 

Dengan posisi anggaran yang menurun, maka akan terjadi penurunan anggaran yang sebelumnya digunakan pada program-program pemprov. Di antaranya anggaran-anggaran untuk menurunkan angka kemiskinan dan angka pengangguran, itu terpaksa dilakukan penyesuaian oleh pemprov.

Penyesuaian ini bakal berimbas pada upaya program-program pengentasan kemiskinan yang kemungkinan tidak memberikan dampak secara drastis. Di satu sisi, pemerintah pusat meminta pemprov bekerja keras dalam kegiatan-kegiatan yang belum mencapai target.

Sementara itu Ketua Pansus Raperda Revisi RPJMD Kaltim Andarias Pangloli Sirenden menyebut, sebenarnya tidak ada perubahan mendasar dalam perubahan ini. Karena revisi ini menyesuaikan dengan peraturan di atasnya dan juga RPJMN. Sehingga secara otomatis pemprov melakukan penyesuaian.

“Begini, visi misinya gubernur tetap. Jadi sebenarnya tidak ada perubahan mendasar karena ini juga terjadi di seluruh indonesia,” kata Andarias.

Karena menyesuaikan dengan peraturan di atasnya dan kondisi ekonomi global serta penurunan kemampuan keuangan Kaltim, maka indikator-indikatornya juga bakal mengalami penyesuaian. Perubahan-perubahan ini telah disepakati semua dalam pembahasan-pembahasan dengan pemerintah dan stakeholder terkait sebelumnya.

Baca Juga:  Cuaca Buruk, Tangkapan Ikan Laut Menurun 

Andarias mengungkap, raperda perubahan ini punya makna payung hukum yang dijadikan pedoman penyusunan APBD murni 2018. Mengingat tinggal tersisa beberapa waktu lagi dalam hal penyusunan  rencana kerja pemerintah dan rencana strategis. “Kalau ini tidak ditetapkan, maka akan cacat hukum,” tambahnya.

Dengan menyesuaikan keadaan yang terjadi dan peraturan di atasnya, pemprov dalam hal ini Bappeda Kaltim akan menyesuaikan hal-hal yang bisa mendorong dan mendongkrak kegiatan-kegiatan yang bisa meningkatkan pendapatan masyarakat. Khususnya yang bisa menurunkan kemiskinan, mengurangi pengangguran, dan sebagainya.

“Kami optimistis dengan perubahan ini akan membawa dampak yang baik. Tekad bersama dengan perubahan ini akan mendorong peningkatan pembangunan  ekonomi di Kaltim. Pada akhirnya bisa memberikan pengaruh terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkas politisi Partai Hanura ini. (luk)

 

Tags: Metro Samarindapemprov kaltim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pendaftaran Jalur Perseorangan Dibuka

Next Post

Kepercayaan Masyarakat Menurun

Related Posts

Keberadaan Masih Misteri, 48 Kendaraan Dinas Pemprov Kaltim Jadi Temuan BPK
Kaltim

Keberadaan Masih Misteri, 48 Kendaraan Dinas Pemprov Kaltim Jadi Temuan BPK

9 Juli 2026, 17:00
Gubernur Kaltim Anggarkan Rp73 Juta untuk Jasa Pembuat Pidato
Kaltim

Gubernur Kaltim Anggarkan Rp73 Juta untuk Jasa Pembuat Pidato

7 Februari 2026, 12:25
Gubernur Kaltim Perpanjang Status KLB Corona
Kaltim

Gubernur Kaltim Perpanjang Status KLB Corona

27 Agustus 2020, 15:30
Investor Tiongkok Lirik Proyek Kereta Api Kaltim
Kaltim

Investor Tiongkok Lirik Proyek Kereta Api Kaltim

22 Juli 2020, 21:00
Beasiswa Prestasi Belum Ada
Kaltim

Beasiswa Kaltim Tuntas Kembali Dibuka, 15 Mei Mulai Pendaftaran

8 Mei 2020, 10:30
Dua Positif Korona di Kaltim Asal Balikpapan dan Kukar
Kaltim

Dua Positif Korona di Kaltim Asal Balikpapan dan Kukar

20 Maret 2020, 06:51

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.