• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Soal Pengelolaan Bandara APT Pranoto, Dishub Enggan “Berpaling” ke Perusda 

by BontangPost
8 Agustus 2018, 11:34
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Salman Lumoindong(DOK/METRO SAMARINDA)

Salman Lumoindong(DOK/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim sedang mengkaji kemungkinan pelimpahan pengelolaan Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda pada PT Angkasa Pura (AP) I. Langkah tersebut diambil setelah sebelumnya pemprov mendapat perintah dari pemerintah pusat, agar pemerintah daerah mengelola bandara yang berlokasi di Sungai Siring, Samarinda Utara tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim, Salman Lumoindong mengatakan, saat ini pihaknya sedang mengurus administrasi pelimpahan pengelolaan bandara tersebut. Rabu (7/8) ini, tim dari AP I akan kembali bertemu dengan Dishub.

“Sekarang urusan administrasinya sedang diproses. Sabar saja dulu. Setelah diproses, pada saatnya nanti kami akan sampaikan pada publik,” kata Salman, Selasa (7/8) kemarin.

Disinggung skema kerja sama bandara dengan AP I, Salman menyebut, detailnya akan diketahui setelah rampung penyusunan perjanjian antara pemerintah dan AP I. “Kita lihat nanti di PKS (perjanjian kerja sama, Red.). Skema kerja samanya ada di situ. Sekarang kami sedang rancang itu. Makanya kami sedang komunikasi intens dengan AP I,” ungkapnya.

Baca Juga:  SBBI Persoalkan PHK Tanpa Penetapan PHI 

Proses penandatanganan kerja sama, lanjut dia, akan melibatkan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kejaksaan Tinggi (Kejati), dan pihak-pihak terkait.

“Nanti kami akan berembuk. Bagaimana pengelolaan bandara ini bisa menghasilkan tambahan pendapatan bagi  Kaltim. Untuk membahas itu, ada tim yang sudah terbentuk dari lintas dinas,” sebutnya.

Salman ingin pengelolaan Bandara APT Pranoto dapat menguntungkan daerah. Setidaknya dengan keterlibatan pemprov tersebut, dapat membuka celah bagi pengembangan bandara. Supaya dapat memberikan kontribusi keuangan bagi Kaltim.

“Semaksimal mungkin pengelolaan bandara itu dapat menguntungkan daerah. Kami berharap ada peran provinsi di situ,” harapnya.

Sementara itu, terkait tawaran PT Melati Bhakti Setya (MBS) untuk terlibat dalam pengelolaan bandara itu, Salman menilai perusahaan tersebut belum memiliki pengalaman mengelola bandara.

Baca Juga:  Bea Cukai Sebut Tak Ada Uang dari Singapura

“Apalagi BMS belum memiliki sertifikat BUBU (Badan Usaha Bandara Udara, Red.). Jadi belum punya pengalaman. Harusnya belajar dulu. Kami sudah sampaikan itu pada tim, supaya semuanya dikelola AP I,” tegasnya.

Kata Salman, sejauh ini hanya AP I dan II yang memiliki sertifikat BUBU. Untuk mendapatkannya, dibutuhkan izin dari pemerintah pusat. Kemudian, pemerintah daerah harus membentuk perusahaan khusus yang bergerak di bidang usaha bandara.

“Sebelumnya kami sudah bicarakan itu di internal. Mana yang lebih menguntungkan bagi daerah. Ternyata lebih bagus dikelola AP I. Jadi itu saja yang ditunjuk,” tuturnya.

Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Dahri Yasin mengatakan, PT MBS dapat diikutsertakan dalam pengelolaan bandara tersebut. Namun hanya terbatas pada usaha di darat. Dengan begitu, antara AP I dan MBS bisa membangun kerja sama untuk mengelola bandara yang dibangun pemprov dan pemerintah pusat tersebut.

Baca Juga:  Imbas Bandara APT Pranoto, Okupansi Hotel di Kaltim Capai 56,79 Persen

“Sehingga nanti dua perusahaan itu bisa membentuk BUBU. Dari situ, dapat memberikan keuntungan bagi daerah,” saran Dahri.

Menurut dia, pelimpahan kewenangan pengelolaan Bandara APT Pranoto kepada AP I oleh pemprov, sudah tepat. Dengan harapan, pengelolaan bandara dapat dilakukan secara profesional.

“Kalau UPBU (Unit Penyelenggara Bandar Udara, Red.) itu yang kelola, akan terikat dengan Kementerian Keuangan. Semua aspek akan ditentukan kementerian. Jadi kalau UPBU yang kelola, tidak efektif untuk pengembangan bandara yang tujuannya komersial,” sebutnya. (*/um)

Tags: bandara APT PranotodishubMetro SamarindaPerusda
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Terkait Pencoretan Edy dari Bacaleg, Pengurus PDI Perjuangan Bungkam? 

Next Post

Penetapan APBD Perubahan Molor? 

Related Posts

Bandara APT Pranoto Wajib Parkir Nontunai
Kaltim

Bandara APT Pranoto Wajib Parkir Nontunai

12 April 2024, 17:28
Tahun Depan, Halaman Bandara APT Pranoto Dipercantik
Kaltim

Tahun Depan, Halaman Bandara APT Pranoto Dipercantik

2 Oktober 2021, 09:05
Puluhan Kendaraan Angkutan Terjaring Razia Kir Dishub Bontang 
Bontang

Puluhan Kendaraan Angkutan Terjaring Razia Kir Dishub Bontang 

8 Juni 2021, 11:03
51 Kendaraan Tak Berizin Terjaring Razia Dishub
Bontang

Tutup Layanan Kir, Dishub Hanya Terbitkan Rekomendasi

2 April 2021, 17:00
Lion Air Group Diminta Tak PHP
Kaltim

Rute Penerbangan ke Bandara APT Pranoto Dibuka Kembali, Ini yang Paling Dikhawatirkan

8 Mei 2020, 11:30
Rute Samarinda-Maratua Dibuka, Segini Harga Tiketnya
Kaltim

Rute Samarinda-Maratua Dibuka, Segini Harga Tiketnya

20 Januari 2020, 18:30

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.