• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Pertama Masuk Sekolah, Orang Tua Diimbau Mengantar

by M Zulfikar Akbar
16 Juli 2018, 05:54
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Hari ini (16/7) merupakan hari pertama masuk sekolah setelah libur panjang lebaran 1439 Hijriah. Para siswa pun diharapkan bisa datang tepat waktu dengan diantar para orang tuanya.

“Seharusnya diantar dulu sama orang tuanya untuk anak-anak yang baru masuk SD,” jelas Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bontang, Akhmad Suharto, Minggu (15/7) kemarin.

Hal tersebut kata Suharto, dimaksudkan agar ada komunikasi antara orang tua murid dengan para guru yang akan mengajar anak mereka. “Supaya ada ikatan emosional antara orang tua dan guru, maka akan lebih baik orang tua langsung yang mengantar anak di awal masuk sekolah,” ujarnya.

Oleh sebab itu, para perusahaan juga diimbau memberikan kelonggaran kepada para karyawannya yang akan mengantar anak-anaknya di hari pertama sekolah. Suharto menyebut, bagi para pegawai ASN juga diberikan kesempatan untuk mengantar anak-anaknya masuk sekolah. “Kalau pegawai diperbolehkan mengantar dulu anak-anaknya,” ucap dia.

Saat pertama masuk sekolah, biasanya ada kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS). Suharto pun mengimbau agar tidak ada aksi kekerasan. Namun demikian, Suharto tidak merasa khawatir karena pengalaman tahun lalu, sudah tidak terdapat PLS atau yang lebih dikenal dengan Masa Orientasi Sekolah (Mos) dengan kekerasan. “Itu untuk tingkat SMP dan SMA saja, kalau SD tidak ada,” terang dia.

Suharto mengharapkan tidak ada lagi tindak kekerasan dalam PLS, agar para siswa bisa mulai mengikuti tahun ajaran baru dengan lancar. Jika memang terdapat tindak kekerasan pada kegiatan PLS, maka bisa langsung melaporkannya ke Disdik Bontang. “Iya langsung saja laporkan jika ada yang menggunakan kekerasan, tetapi melihat pengalaman tahun lalu sudah tidak ada lagi yang seperti itu,” pungkasnya.(mga)

 

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Wali Kota Hadiri Silaturahmi Akbar PAGARJAWA

Next Post

Diduga Bayi, Ternyata Kaki Amputasi

Related Posts

Polda Kaltim Ungkap 37 Kasus Karhutla, 33 Orang Jadi Tersangka
Kaltim

Polda Kaltim Ungkap 37 Kasus Karhutla, 33 Orang Jadi Tersangka

29 Oktober 2026, 19:14
Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup
Bontang

Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

29 Oktober 2026, 17:10
DPRD Bontang Desak Pemkot Selesaikan Sengketa Jalan Gotong Royong
Bontang

DPRD Bontang Desak Pemkot Selesaikan Sengketa Jalan Gotong Royong

29 Oktober 2026, 14:51
PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana
Pupuk Kaltim

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana

29 Oktober 2026, 14:36
Jalan Gotong Royong Bontang Ditutup, Sengketa Lahan Diminta Diselesaikan di Pengadilan
Bontang

Jalan Gotong Royong Bontang Ditutup, Sengketa Lahan Diminta Diselesaikan di Pengadilan

29 Oktober 2026, 13:11
Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan
Bontang

Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

29 Oktober 2026, 12:14

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.