• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Pertamini Bakal Ditertibkan, Ini Alasannya…..

by BontangPost
30 Agustus 2018, 11:31
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
TAK BERIZIN: Keberadaan sejumlah Pertamini di Samarinda diduga tak memiliki izin, karenanya pemkot berencana menertibkannya.(DEVI/METRO SAMARINDA)

TAK BERIZIN: Keberadaan sejumlah Pertamini di Samarinda diduga tak memiliki izin, karenanya pemkot berencana menertibkannya.(DEVI/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA –  Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda akan segera menertibkan Pertamini yang ada di Kota Tepian. Pasalnya, banyak Pertamini yang belum memiliki izin. Selain itu, keberadaan Pertamini dianggap berbahaya karena tidak memenui standardisasi keselamatan.

Asisten II Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda, Endang Liansyah mengatakan, hingga kini belum ada peraturan atau undang-undang (UU) yang mengatur keberadaan Pertamini. Sehingga, untuk menindaklanjuti hal tersebut pihaknya akan melakukan rapat lanjutan.

“Keberadaan Pertamini tidak safety (aman, Red.). Dikhawatirkan sewaktu-waktu bisa meledak dan sebagainya. Pokoknya tidak boleh,” tegas Endang, Rabu (29/8) kemarin.

Untuk itu, ia berkata, pihaknya berencana menertibkan Pertamini yang berada di kawasan Kota Tepian karena telah melanggar aturan. Untuk masalah penertiban, nantinya pemkot bakal mengerahkan instansi terkait. “Bisa saja nanti dari kepolisian atau Satpol PP yang menertibkan. Ini sudah termasuk pelanggaran undang-undang,” ucapnya.

Baca Juga:  Banjir IR Sutami Tak Masuk Ranah Pemkot 

Terpisah, Kepala Bidang Hukum Pemkot Samarinda, Masril menuturkan, diketahuinya masalah terkait Pertamini ini karena ada laporan dari sejumlah warga. Warga khawatir jika Pertamini dapat membahayakan warga yang bermukim di sekitarnya.

“Bagian perekonomian menerima aduan dari masyarakat yang menyebut bahwa keberadan Pertamini ini membuat resah, makanya kami tindak lanjut,” kata dia.

Kemudian, diketahui bahwa keberadaan Pertamini ini tidak memiliki izin dari PT Pertamina. Begitupun dari instansi lainnya. Sehingga, kata dia, dapat dikatakan bahwa keberadaan Pertamini adalah ilegal. Terutama alat ukurnya, tidak memenuhi standarisasi.

“Hasil rapat kemarin, rencananya nanti dipanggil dulu. Apakah akan diberi arahan atau langsung di razia,” ucapnya.

Diakui Masril, sampai saat ini belum ada aturan yang mengatur masalah Pertamini. Sehingga, pihaknya tidak dapat berbuat banyak selain menertibkan, karena telah melanggar aturan. “Belum ada kejelasan. Di Pertamina belum ada izin. Mereka hanya menyalurkan BBM kepada SPBU. Tidak tahu pertamini mendapat pasokan BBM dari mana,” beber dia.

Baca Juga:  Dominasi Rita Tergerus

Untuk langkah selanjutnya, ia mengatakan, pihaknya bakal mendata keberadaan Pertamini yang ada di Kota Tepian. Karena sampai saat ini, Pemkot Samarinda belum memiliki data terkait hal tersebut.

“Kemungkinan akan dibentuk satgas (satuan tugas). Kami data dulu kemudian panggil camat/lurah di mana Pertamini berada,” pungkas Masril. (*/dev)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Metro SamarindaPertamini
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

2 Dipecat, 8 Dapat Peringatan Keras 

Next Post

Gubernur Diminta Lakukan Evaluasi 

Related Posts

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00
Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 
Kaltim

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 

21 Desember 2018, 16:30
2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 
Kaltim

2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 

21 Desember 2018, 16:20

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rute Kapal Bontang–Mamuju Segera Dibuka, ASDP Masih Hitung Biaya Operasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.