• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial DPRD Bontang

Perusahaan Sudah Lama Beroperasi, Kajian Dampak Pencemaran Baru Disiapkan, Ini Kata DPRD Bontang

by Redaksi Bontang Post
18 Juli 2026, 18:49
in DPRD Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Sekretaris Komisi C DPRD Kota Bontang, Joni Alla Padang (Dwi Kurniawan Nugroho/Bontang Post)

Sekretaris Komisi C DPRD Kota Bontang, Joni Alla Padang (Dwi Kurniawan Nugroho/Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Penyusunan studi dispersi oleh perusahaan menjadi salah satu perhatian DPRD Kota Bontang dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penyelenggaraan Bencana Industri.

Dokumen tersebut dibutuhkan untuk mengetahui pola penyebaran polutan di lingkungan sekaligus memetakan wilayah yang berpotensi terdampak apabila terjadi insiden di kawasan industri.

Sekretaris Komisi C DPRD Kota Bontang, Joni Alla Padang, mempertanyakan mengapa kajian tersebut baru dipersiapkan setelah perusahaan menjalankan kegiatan operasional selama bertahun-tahun.

Menurutnya, studi dispersi semestinya telah dipertimbangkan sejak awal operasional. Dengan adanya kajian tersebut, pemerintah maupun perusahaan memiliki gambaran mengenai potensi sebaran dampak terhadap masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan industri.

“Kalau perusahaan sudah lama beroperasi, kajian seperti ini semestinya tidak baru disiapkan sekarang. Seharusnya dari awal sudah menjadi bagian yang diperhatikan,” ujar Joni.

Baca Juga:  DPRD Susun Raperda Soal Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan di Bontang

Politikus yang akrab disapa JAP itu juga meminta kepastian mengenai waktu penyelesaian studi tersebut. Ia menilai hasil kajian memiliki keterkaitan dengan substansi regulasi yang sedang dibahas DPRD.

Peta sebaran dampak yang dihasilkan dari studi dispersi nantinya diharapkan dapat menjadi salah satu dasar dalam merumuskan langkah perlindungan bagi masyarakat yang berada di sekitar kawasan industri.

“Yang kami butuhkan adalah gambaran yang jelas mengenai wilayah yang berpotensi terdampak. Dengan begitu, raperda yang kami susun benar-benar punya dasar untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat,” tegasnya.

Menanggapi sorotan tersebut, HSE Superintendent KPI, Amrih, menjelaskan proses penyusunan studi dispersi membutuhkan waktu karena terdapat sejumlah tahapan yang harus dilalui sebelum kajian teknis dilakukan.

Baca Juga:  Ketua DPRD Ingatkan Anggotanya Ikut Vaksinasi

Pihak perusahaan menargetkan seluruh proses tersebut berlangsung selama satu tahun, mulai 2026 hingga 2027. Rentang waktu tersebut tidak hanya mencakup pengerjaan kajian, tetapi juga proses administrasi dan pengadaan.

Amrih mengatakan, tahap awal akan dilakukan melalui proses pengadaan serta pemilihan konsultan yang memiliki kompetensi untuk mengerjakan studi dispersi. Setelah itu, proses dilanjutkan dengan tahapan administratif lainnya.

“Targetnya memang sekitar satu tahun, dari 2026 sampai 2027. Waktu tersebut sudah termasuk proses administrasi yang harus kami selesaikan sebelum kajiannya berjalan,” jelasnya.

Ia menambahkan, proses pengadaan jasa serta penyusunan anggaran menjadi bagian yang harus dipenuhi sebelum studi dapat dikerjakan hingga menghasilkan dokumen yang dibutuhkan. (*)

Baca Juga:  DPRD Dukung Peningkatan Layanan RSUD Taman Husada Lewat Konsep Wisata Medis
Tags: dprd bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

247 Warga Santan Ulu Teken Petisi, Desak Penutupan Dugaan Lokalisasi Berkedok Kafe di KM 24

Next Post

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Bontang, Pemkot Siapkan Snack dan Door Prize untuk Warga

Related Posts

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar
Bontang

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar

6 Oktober 2026, 15:23
Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW
Bontang

Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW

29 September 2026, 11:46
DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit
Bontang

DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit

15 September 2026, 14:55
Kursi DPRD Bontang Kosong, PDIP Mulai Proses PAW dan Siapkan Pengganti, Ini Sosoknya
DPRD Bontang

Joni Alla’ Padang Dilantik Jadi Wakil Ketua DPRD Bontang Besok

31 Agustus 2026, 21:15
Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL
DPRD Bontang

Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL

31 Agustus 2026, 15:37
Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR
DPRD Bontang

Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR

29 Agustus 2026, 13:22

Terpopuler

  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • (1) Madura United vs Borneo FC (1)  Penuhi Target

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.