BONTANGPOST.ID, Bontang – Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bontang dipastikan cair pada pekan ini.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menyampaikan bahwa anggaran sekitar Rp20 miliar telah disiapkan untuk pembayaran THR bagi ribuan ASN dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Ia memastikan proses pencairan segera dilakukan setelah Peraturan Wali Kota (Perwali) sebagai dasar pembayaran resmi ditandatangani.
“Saya dan Pak Wakil sudah berkomitmen. Perwalinya juga sudah saya tanda tangani. Minggu ini insyaallah sudah turun ke mereka,” ujarnya saat menghadiri Safari Ramadan di Masjid Al Hijrah, Jumat (13/3/2026).
Selain ASN dan PPPK penuh waktu, Pemkot Bontang juga menyiapkan insentif bagi PPPK paruh waktu. Mereka akan menerima bantuan sebesar Rp2 juta per orang.
Di sisi lain, Neni turut mengingatkan pentingnya kedisiplinan bagi para ASN. Ia menegaskan pemerintah tidak akan ragu memberikan sanksi bagi pegawai yang melanggar aturan kerja, seperti membolos saat jam kerja.
Menurutnya, pelanggaran disiplin dapat berujung pada pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).
“Bisa sampai pemotongan TPP kalau melanggar. Ke depan ASN harus bekerja profesional,” tegasnya.
Dengan pencairan THR yang dijadwalkan pekan ini, Pemkot Bontang berharap para ASN dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan menjelang Idulfitri.
“Ini dapat membantu kebutuhan mereka menjelang Lebaran,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, memasuki pekan ketiga Ramadan, kabar pencairan THR bagi ASN di lingkungan Pemkot Bontang sempat belum terdengar.
Padahal sebelumnya pemerintah memastikan THR akan dicairkan sekitar 14 hari atau dua pekan sebelum Hari Raya Idulfitri. Kondisi tersebut sempat membuat sejumlah pegawai mulai mempertanyakan kepastian pencairannya.
“Belum ada kabar. Katanya sebelum dua minggu Lebaran, ini sudah minggu ketiga puasa,” ujar salah satu pegawai PPPK penuh waktu. (*)







