• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Pilgub Kaltim, PDIP Pegang Kunci Terakhir Isran-Hadi Menghadapi Rudy Mas’ud-Seno Aji

by BontangPost
28 Juli 2024, 11:43
in Kaltim
Reading Time: 4 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Peluang pasangan calon (paslon) Isran Noor-Hadi Mulyadi dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2024 semakin sempit. Setelah PPP menyatakan dukungan ke Rudy Masud-Seno Aji.

Meski ada keniscayaan, namun dengan beredarnya kabar Partai Demokrat siap bergabung ke kubu Rudy, maka ada potensi Pilgub Kaltim hanya diikuti satu paslon.

Pengamat politik dari Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda Lutfi Wahyudi menyebut potensi kandidat versus kotak kosong di Pilgub Kaltim 2024 terbuka.

Namun masih ada harapan hal tersebut tidak terjadi. Karena akan menjadi bentuk degradasi demokrasi.

“Kuncinya di PDI Perjuangan (PDIP). Mereka harus menjadi harapan masyarakat Kaltim agar pilgub ini minimal bisa diikuti dua paslon. Ini juga akan menjadi momen peneguhan PDIP sebagai partai wong cilik,” ucap Lutfi, Jumat (26/7).

PDIP jika tetap mengusung Isran-Hadi, lanjut Lutfi, akan menjadi partai yang bisa menjaga stabilitas sistem politik khususnya di Kaltim.

Dengan tidak bersikap pragmatis, PDIP disebutnya juga akan memiliki keuntungan yang jauh lebih besar dalam meraih simpati publik Kaltim. Karena melakukan sesuatu yang bermakna dalam menjaga semangat berkompetisi dalam politik demokrasi.

“Itu berlaku pula untuk Demokrat dan PPP (sebelum menyatakan dukungan ke Rudy-Seno). Dan ini akan dicatat dalam sejarah Kaltim. Karena jika tidak, maka kesalahan kolektif akan disematkan kepada seluruh partai tersebut akibat menunjukkan ketidakmampuan menjaga semangat demokrasi yang kompetitif,” jelasnya.

Menang atau kalah, lanjutnya, PDIP-Demokrat tetap akan memiliki keuntungan luar biasa. Menjadi investasi untuk pemilihan umum berikutnya.

Baca Juga:  Berikut Harta Kekayaan Rudy Mas’ud, Paling Kaya dari Seluruh Cagub dan Cawagub Kaltim

“Jika menang akan sangat luar biasa, kalah pun tetap terhormat di mata masyarakat. Dan saya bisa menyebut, sebagian masyarakat Kaltim berharap PDIP melakukan langkah positif untuk menjaga persaingan demokrasi,” ujarnya.

Lutfi menyebut, adanya indikasi skenario kotak kosong di Pilgub Kaltim. Kalaupun ada pihak-pihak yang mengklaim hal tersebut tidak ada, dirinya melihat apa yang sedang berlangsung membuktikan sebaliknya.

Dan jika memang dalam perkembangannya kandidat versus kotak kosong menjadi pilihan dalam Pilgub Kaltim, maka bisa memunculkan dugaan kubu Rudy-Seno memang enggan berkompetisi.

“Sejarah memperlihatkan apa yang sedang dilakukan keluarga Mas’ud dalam kontestasi politik, mereka punya karakter tidak ingin berkompetisi. Di Balikpapan misalnya, saat pemilihan wali kota (melawan kotak kosong) hingga mau memasuki masa akhir jabatan (Rahmad Masud) pun tidak punya wakil,” ungkapnya.

Lalu di Penajam Paser Utara (PPU), ucap Lutfi, kala itu tahun 2021, Abdul Gafur Masud saat masih menjabat bupati melaporkan wakilnya, Hamdam atas dugaan penyalahgunaan wewenang ke Inspektorat Kaltim.

“Lalu kita dipertontonkan bagaimana proses penggusuran pimpinan DPRD Kaltim oleh Makmur HAPK oleh Hasanuddin Masud. Lalu saat ini bagaimana Rudy Masud memborong banyak partai. Ini perilaku yang linier secara politik, sehingga memang ada karakter tidak ingin bersaing,” ujarnya.

Dirinya menyebut, masyarakat Kaltim harus bisa melihat karakter ini sebagai hal yang bisa mengakibatkan terjadinya kapitalisasi politik dipegang oleh satu kelompok tertentu.

Dan sejatinya, dalam pendidikan demokrasi, hal yang tampak tersebut menunjukkan kelompok tersebut anti-demokrasi.

Baca Juga:  Rudy Mas’ud-Seno Aji Kantongi Dukungan Setengah Total Kursi DPRD Kaltim

“Saya menyampaikan ini sebagai civil education sehingga masyarakat mampu menilai dan apakah mau Kaltim mengalami penurunan demokrasi,” ujar dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unmul itu.

TEKANAN KE PDIP

Semakin mendekati masa pendaftaran Pilkada Serentak 2024, masyarakat ditunjukkan sejumlah kasus yang menyeret sejumlah nama petinggi PDIP. Hal ini disebut-sebut upaya untuk menekan partai berlambang banteng tersebut leluasa dalam mengambil peran di pilkada. Termasuk di Kaltim.

“PDIP sedang diterjang badai. Dengan terseretnya Hasto (Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto) ada potensi berikutnya Bu Mega (Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri). Ada indikasi penggunaan kekuasaan oleh penguasa saat ini (Presiden Joko Widodo) untuk memengaruhi pilkada,” ujar pengamat politik Unmul, Sonny Sudiar.

Kaltim pun masuk radar. Karena besarnya kepentingan penguasa saat ini di Ibu Kota Nusantara (IKN). Sehingga harus dipastikan pemimpin Kaltim punya komitmen yang kuat terhadap IKN. Dan itu saat ini lebih condong ada di tangan Isran Noor.

“Praduga kekuatan Isran Noor dengan segudang pengalaman dan elektabilitas yang tinggi pun tidak mampu menjadikan Isran mampu didukung banyak partai. Jadi sebagai final untuk memainkan peran di pilgub, Isran harus menghadap Jokowi,” ujarnya.

Untuk PDIP sendiri, kata dia, sebaiknya memang harus bersikap mendukung Isran-Hadi. Karena dengan kekuatan elektoral keduanya, potensi untuk bisa bersaing kuat dengan koalisi gemuk Rudy-Seno tetap ada. Terpenting, Isran-Hadi bisa masuk dalam kontestasi.

“Saya melihat dengan partai tersisa yang belum menyatakan dukungan kepada Rudy-Seno, maka peluang Isran-Hadi untuk maju di Pilgub Kaltim 2024 ada di 50:50. Kesempatan untuk terjadinya perubahan koalisi yang ada saat ini sangat minim. Sehingga memang PDIP memegang kunci untuk bisa mengusung Isran-Hadi,” kata Sonny.

Baca Juga:  Indeks Kerawanan Pemilu Kaltim Tinggi: Isran Komitmen Lawan Politik Uang, Rudy Ajak Masyarakat Pilih Sesuai Nurani

Diketahui, PDIP saat ini berada di bawah tekanan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belakangan ini aktif mengusut kasus dugaan korupsi yang diduga melibatkan kader PDIP. Sejak awal tahun ini, KPK mulai aktif kembali mengusut kasus dugaan suap yang menjerat mantan calon legislatif PDIP Harun Masiku.

Tim penyidik telah memeriksa sejumlah saksi seperti pengacara Simeon Petrus; mahasiswa Melita De Grave dan Hugo Ganda; Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristianto; dan Kusnadi selaku staf Hasto pada Mei dan Juni 2024.

KPK juga sudah menggeledah rumah advokat PDIP Donny Tri Istiqomah di Jagakarsa, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu. Seiring waktu berjalan, KPK menemukan dugaan perintangan penyidikan atau obstruction of justice saat menangani kasus tersebut.

Kemudian, KPK baru-baru ini juga membuka penyidikan kasus dugaan korupsi yang diduga menyeret kader PDIP sekaligus Wali Kota Semarang yaitu Hevearita Gunaryanti Rahayu alias Ita dan suaminya Alwin Basri. Sejumlah tempat di Semarang sudah digeledah.

Tak hanya itu, dalam penanganan kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan, Hasto dan Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Yoseph Aryo Adhi Dharmo juga berstatus sebagai saksi. Aryo sudah diperiksa, sementara Hasto meminta jadwal ulang pemeriksaan. (rdh/kp)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Pilgub Kaltim 2024
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Dorong Lahirnya Pelaku Usaha Mandiri, Wali Kota Apresiasi Bontang Edufest 2024

Next Post

Nasib BPR Bontang Sejahtera Ditentukan Akhir Tahun

Related Posts

Sidang Gugatan di MK: Ribuan Orang di Satu Kabupaten Terima Politik Uang, Paslon Isran-Hadi Minta Rudy-Seno Didiskualifikasi
Nasional

Sidang Gugatan di MK: Ribuan Orang di Satu Kabupaten Terima Politik Uang, Paslon Isran-Hadi Minta Rudy-Seno Didiskualifikasi

9 Januari 2025, 14:56
Jelang Debat Pilgub Kaltim: Isran Santai, Rudy Siap dengan Gaya Apa Pun
Kaltim

Jelang Debat Pilgub Kaltim: Isran Santai, Rudy Siap dengan Gaya Apa Pun

23 Oktober 2024, 13:29
Kampanye di Bontang Kuala, Hadi Mulyadi Janji Atasi Banjir Rob
Bontang

Kampanye di Bontang Kuala, Hadi Mulyadi Janji Atasi Banjir Rob

16 Oktober 2024, 21:06
Kursi Kurang, PKS Pasang Target Posisi Wakil Wali Kota
Kaltim

Indeks Kerawanan Pemilu Kaltim Tinggi: Isran Komitmen Lawan Politik Uang, Rudy Ajak Masyarakat Pilih Sesuai Nurani

29 Agustus 2024, 08:30
Berikut Harta Kekayaan Rudy Mas’ud, Paling Kaya dari Seluruh Cagub dan Cawagub Kaltim
Kaltim

Berikut Harta Kekayaan Rudy Mas’ud, Paling Kaya dari Seluruh Cagub dan Cawagub Kaltim

27 Agustus 2024, 17:00
Tak Terpengaruh Putusan MK, Koalisi Tujuh Partai Pengusung Rudy Mas’ud-Seno Aji Klaim Tetap Solid
Kaltim

Tak Terpengaruh Putusan MK, Koalisi Tujuh Partai Pengusung Rudy Mas’ud-Seno Aji Klaim Tetap Solid

23 Agustus 2024, 08:30

Terpopuler

  • Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    Tak Sanggup Kembalikan Rp226 Juta, “Sultan UMKM” Bontang Pilih Akui Perbuatan di Sidang Perdana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mini Soccer HOP 1 Bontang Ditutup Mulai Mei, Proyek Lanjutan Rp17,5 Miliar Segera Dikerjakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerindra Kaltim Semprot Rudy Mas’ud usai Bandingkan Diri dengan Hashim Djojohadikusumo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antrean Truk Solar di SPBU Tanjung Laut Bontang Kian Parah, Usaha Warga Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Investasi Bodong Emas Digital di Bontang, Terlapor Mulai Diperiksa Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.