• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Polemik LPJ, Komisi III Tegur DPKPP dan PLN

by BontangPost
30 Agustus 2017, 11:52
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
PANGGIL : Komisi III DPRD memanggil DPKPP dan PLN terkait pemutusan aliran listrik selama 12 hari akibat adanya tunggakan sebesar Rp 363 juta.(ADIEL KUNDHARA/BONTANG POST)

PANGGIL : Komisi III DPRD memanggil DPKPP dan PLN terkait pemutusan aliran listrik selama 12 hari akibat adanya tunggakan sebesar Rp 363 juta.(ADIEL KUNDHARA/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

Menunggak lagi, Minta PLN Menyertakan Surat Keterangan

BONTANG – Komisi III DPRD menegur PLN Rayon Bontang serta Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) terkait pemadaman lampu jalan selama beberapa terakhir.

Ketua Komisi III Rustam HS menegasakan, pemadaman seharusnya tidak dilakukan karena telah mengorbankan kepentingan rakyat. “Kalau instansi kantor yang belum bayar, silahkan PLN matikan listrik kantornya. Tetapi kalau lampu jalan ya tidak bisa dilakukan seperti itu. Kan masyarakat juga ikut membayar,” terangnya.

Berkaitan dengan tindakan PLN untuk memberikan perlakuan yang sama ke semua pihak tidak dapat diterima politisi Golkar ini. Sebab, ada beberapa sektor yang merupakan ruang publik di mana masyarakat sebagai pengguna fasilitas tersebut. “Misalnya kalau rumah sakit belum bayar apa ya dipadamkan,” sebutnya.

Baca Juga:  Residivis Narkoba Tertangkap Curi Burung

Sehubungan dengan wacana peralihan sistem pembayaran ke prabayar juga mendapat reaksi keras oleh sekretaris fraksi Golkar ini. Ia mengatakan bahwa perubahan tersebut justru akan menimbulkan polemik di kemudian hari. Hal ini menyangkut pengisian token apabila saldo habisnya waktu malam hari.

“Pascabayar saja terlambat membayar apalagi prabayar, tidak mungkin teknisi akan standby hingga malam apabila habis vouchernya,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III Suhut Harianto menyoroti perihal masih padamnya penerangan jalan umum (PJU) di beberapa lokasi. Selain itu, ia juga mempertanyakan konsekuensi dari PLN apabila ditemukan kesalahan dibuat oleh perusahaan BUMN tersebut. “Saya meminta pelayanan kepada masyarakat ditingkatkan jangan sampai terjadi lagi keluhan masyarakat sementara petugas PLN lelet datangnya,” keluhnya.

Baca Juga:  Dukung Karya Putra Daerah, Basri Janji Fasilitasi Perlindungan Hak Cipta

Hal berbeda diserukan oleh anggota fraksi Hanura Perjuangan, Rusli. Ia mempertanyakan alasan DPKPP sehubungan dengan ibadah haji yang dilakukan oleh Kadis DPKPP, Abdul Rifai. Padahal keterlembatan pembayaran sudah dimulai sejak pertengahan bulan Juni.  “Alasan itu tidak bisa saya terima karena ini terlambatnya 2 bulan yang lalu. Kenapa masyarakat jadi dilibatkan,” ucapnya.

Pada pertemuan ini Plh Kadis DPKPP, Maksi Dwiyanto mengatakan terkait instalansi menjadi tanggungjawab Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dikepalainya. Ia juga meminta berkaitan anggaran PJU agar dikembalikan seperti sedia kala mengingat anggaran sebelumnya mengalami pemangkasan.

Terpisah Manajer PLN Rayon Bontang, Cleodora Barentina ke depan akan mempertimbangkan langkah yang diambil apabila terjadi kembali penunggakan pembayaran. Konsultasi kepada DPRD akan dilakukan dengan menyertakan surat keterangan penunggakan.  Saat ini DPKPP tidak mempunyai utang terkait tunggakan bulan Juni-Juli, karena telah dibayar pada Senin (28/8). (*/ak)

Baca Juga:  Pemkot Bontang Pertimbangkan Pindahkan MPP ke Gedung Dispopar
Tags: dprdlampu penerangan jalanpemkot bontangPLN
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Akibat Cuaca Ekstreme di Makkah, Sebagian Jemaah Terserah Batuk Pilek

Next Post

Dilarang lewat Jalur Tambang, Sopir Ngadu ke DPRD

Related Posts

Listrik Padam Tanpa Pemberitahuan, Warga Bontang Protes ke Kantor PLN
Bontang

Listrik Padam Tanpa Pemberitahuan, Warga Bontang Protes ke Kantor PLN

28 Oktober 2026, 08:15
Anggaran Dipangkas Lebih dari Separuh, 244 Titik Lampu Tetap di Bontang Tetap Dipasang
Bontang

Anggaran Dipangkas Lebih dari Separuh, 244 Titik Lampu Tetap di Bontang Tetap Dipasang

8 Oktober 2026, 10:30
Jaga Pasokan Listrik dan BBM, APBN Kucurkan Rp 331,4 Triliun ke PLN-Pertamina
Nasional

Jaga Pasokan Listrik dan BBM, APBN Kucurkan Rp 331,4 Triliun ke PLN-Pertamina

19 September 2026, 14:00
Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Warga Bontang, Pengamat Minta PLN Diaudit
Bontang

Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Warga Bontang, Pengamat Minta PLN Diaudit

15 September 2026, 09:11
Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang
Pemkot Bontang

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang

6 September 2026, 09:25
Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen
Pemkot Bontang

Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen

2 September 2026, 11:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.