• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Internasional

Polisi Malaysia Tahan Tersangka Baru

by M Zulfikar Akbar
19 Februari 2017, 12:11
in Internasional
Reading Time: 2 mins read
0
Kim Jong-nam. (IST)

Kim Jong-nam. (IST)

Share on FacebookShare on Twitter

KUALA LUMPUR – Penyelidikan kasus pembunuhan WN Kora Utara Kim Jong-Nam di Malaysia masih terus bergulir. Setelah tiga tersangka ditahan untuk dimintai keterangan, Polis Diraja Malaysia kembali melakukan penahanan. Kali ini, polisi menangkap seorang WN Korut bernama Ri Jong-Chol. Berdasarkan press statement yang dikeluarkan Polis Diraja Malaysia kemarin (18/2), pria 46 tahun itu ditangkap Jumat (17/2) malam di dekat Selangor. Jong-Chol menjadi WN Korut pertama yang ditangkap untuk kasus ini.

Seorang perwakilan kedutaan Korea Utara sempat terlihat mendatangi tempat Jong-Chol ditahan. Tidak lama, dia keluar kantor polisi tanpa memberikan keterangan sedikit pun. Polisi pun enggan angkat bicara. Sejauh ini, belum ada keterangan lebih lanjut tentang penangkapan Jong-Chol serta perannya dalam aksi tersebut. Pihak kepolisian Malaysia akan menggelar konferensi pers terkait perkembangan kasus tersebut di markas besar Polis Diraja Malaysia di Bukit Aman hari ini (19/2).

Baca Juga:  Siap Perang, Kim Jong Un Tegaskan Tak Sudi Lagi Dialog dengan Korsel

Sebelumnya, setelah diinterogasi, Siti Aisyah dan Doan Thi Huong melakukan reka ulang di KLIA2 tempat Jong-Nam terbunuh. Mereka dibawa sekitar pukul 01.00 waktu Malaysia, Jumat (17/2). Seperti dilansir dari The Star, dalam reka ulang yang berlangsung di lantai 3 ruang keberangkatan, mereka mengaku mengusapkan sejenis cairan di wajah Jong-Nam.

Kedua wanita itu kemudian terlihat pergi ke toilet, mencuci tangan, untuk kemudian meninggalkan lokasi kejadian. Kepada polisi, keduanya mengaku tidak mengenal siapa pria yang mereka ”kerjai” itu.

Aisyah mengatakan bahwa ia ditawari USD 100 atau setara Rp 1,3 juta oleh seorang pria. Keterlibatan Aisyah dimulai ketika Doan diminta oleh pria tersebut untuk mencari seorang teman untuk melakukan syuting video lelucon. Doan pun mengajak Aisyah yang memang sudah saling kenal.  Aisyah kemudian ditugasi untuk menutup wajah Jong-Nam dengan sapu tangan sementara Doan menyemprotkan racun. Keduanya beberapa kali melakukan latihan aksi tersebut.

Baca Juga:  Vietnam Siap Sambut Trump-Jong-un

Saat ini, keduanya saat ini masih ditahan oleh kepolisian Malaysia untuk menggali informasi lebih dalam dan mengetahui otak dari pelaku pembunuhan tersebut.

Sementara itu, pemerintah Indonesia terus mengusahakan agar bisa bertemu langsung dengan tersangka yang memegang paspor atas nama Siti Aisyah. Menteri Luar negeri Retno LP Marsudi melakukan komunikasi dengan Menlu Malaysia kemarin. Dalam komunikasi tersebut, Retno menegaskan kembali permintaan Indonesia untuk memperoleh akses kekonsuleran terhadap Aisyah yang saat ini masih di tahanan sementara.

”Akses kekonsuleran dibutuhkan agar KBRI dapat memastikan hak-hak hukum SA terpenuhi sepanjang proses hukum yang dijalaninya,” kata Direktur Perlindungan WNI dan BHI Lalu Muhammad Iqbal.

Qbal juga mengatakan bahwa untuk menindaklanjuti komunikasi tersebut, pihaknya sudah menunjuk firma hukum Gooi & Azura sebagai kuasa hukum Aisyah. Tim kuasa hukum sudah ditugaskan KBRI untuk melakukan pedampingan dan pembelaan hukum. Mereka telah bertemu dan berkoordinasi dengan penyidik di Kepolisian Sepang, Selangor, yang memproses kasus tersebut.

Baca Juga:  TKI Ilegal Diimbau Pulang

Namun, kata Iqbal, tim pengacara belum bisa bertemu dengan Aisyah. Dari komunikasi itu, tim pengacara dapat informasi bahwa Aisyah dalam kondisi sehat dan baik-baik. ”Dia telah dipindahkan ke penjara lain. Jumat (17/1), bersama tersangka lainnya juga sudah melakukan rekonstruksi di KLIA 2,” terangnya. (and)

Tags: dibunuhkim jong-namkim jong-unkorea utaramalaysia
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Ini Dia 11 Kuliner Khas Kota ‘Khatulistiwa’ Pontianak

Next Post

Gang-gang Kecil Persulit Pemadam Kebakaran

Related Posts

Siap Perang, Kim Jong Un Tegaskan Tak Sudi Lagi Dialog dengan Korsel
Internasional

Siap Perang, Kim Jong Un Tegaskan Tak Sudi Lagi Dialog dengan Korsel

2 Januari 2024, 13:00
Bocah 2 Tahun di Korea Utara Dipenjara Seumur Hidup Gegara Orangtua Simpan Alkitab
Internasional

Bocah 2 Tahun di Korea Utara Dipenjara Seumur Hidup Gegara Orangtua Simpan Alkitab

31 Mei 2023, 09:23
Malaysia Tuntaskan Klaster Tabligh Akbar, Tak Ada Lagi Pasien Covid-19
Internasional

Malaysia Tuntaskan Klaster Tabligh Akbar, Tak Ada Lagi Pasien Covid-19

10 Juli 2020, 10:00
Razia di Jalan Poros Bontang-Samarinda, 65 Kilogram Sabu Malaysia Gagal Beredar di Kaltim
Kaltim

Razia di Jalan Poros Bontang-Samarinda, 65 Kilogram Sabu Malaysia Gagal Beredar di Kaltim

14 Mei 2020, 12:00
Kim Jong Un The Straits Times 640x480
Internasional

Dikabarkan Meninggal Dunia, Kim Jong-un Justru Berkirim Salam

27 April 2020, 10:00
Muhyiddin Yassin
Internasional

Muhyiddin Yassin Perdana Menteri Baru Malaysia

2 Maret 2020, 12:45

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.