BONTANGPOST.ID, Bontang – Keberadaan posko TNI di kawasan Kelurahan Bontang Lestari sempat memunculkan pertanyaan dari warga. Pasalnya, sebagian masyarakat belum mengetahui tujuan pendirian posko tersebut sehingga muncul berbagai spekulasi mengenai fungsinya.
Salah seorang warga mengaku baru mengetahui adanya posko tersebut, namun belum memahami kegiatan yang akan dilaksanakan.
“Belum tahu untuk apa. Kami hanya melihat posko TNI itu sudah berdiri,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, Komandan Batalyon Arhanud 7/ABC, Letkol Arh Bayu Adiwisuda, menjelaskan posko tersebut difungsikan sebagai lokasi pelatihan pratugas bagi prajurit sebelum menjalankan penugasan di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.
“Ini hanya posko pelatihan. Digunakan untuk prajurit sebelum diberangkatkan ke perbatasan Indonesia-Malaysia,” katanya.
Menurut Bayu, pelatihan pratugas tersebut diikuti sekitar 350 personel dan berlangsung mulai 6 Juli hingga 14 Agustus 2026. Selama lebih dari satu bulan, para prajurit akan mendapatkan berbagai materi dan pembinaan sebagai bekal sebelum diberangkatkan ke daerah penugasan.
“Selama lebih dari sebulan mereka menjalani pelatihan pratugas sebelum ditempatkan di lokasi penugasan,” jelasnya.
Ia memastikan aktivitas di posko tersebut murni untuk kepentingan pelatihan dan tidak berkaitan dengan operasi pengamanan khusus di wilayah Kota Bontang.
Karena itu, Bayu mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir terhadap aktivitas personel TNI di kawasan tersebut.
“Ini hanya pelatihan pratugas, bukan kegiatan lainnya, dan dipastikan berjalan kondusif tanpa mengganggu aktivitas masyarakat,” pungkasnya. (*)

