BONTANG – Warga kerap dibuat resah dengan tingkah laku orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Pria berinisial Y tersebut dilaporkan sering mengamuk dan membahayakan warga sekitar kawasan Kelurahan Berebas Tengah. Petugas kepolisian dibantu Satpol PP pun terpaksa mengamankan Y, Sabtu (30/12) kemarin.
Y kerap mondar-mandir di kawasan Kelurahan Berebas Tengah dan tempatnya pun selalu berpindah-pindah. Memakai baju hitam, aktivitas Y biasanya berbicara sendiri sambil marah-marah, sering meminta-minta kepada warga dengan ancamana menggunakan senjata tajam (sajam), tidur di ruangan mesin ATM, masjid, emperan toko, bahkan sampai buang hajat di halaman toko rumah warga.
Berbagai cara pencegahan pun juga sudah dilakukan petugas keamanan dibantu tim Lembaga Konsultasi dan Kesejahteraan Keluarga (LK3). Namun karena kali ini sudah cukup meresahkan dan membahayakan warga, alhasil Y harus diamankan.
Bhabinkamtibmas Berebas Tengah Bripka Rudi Antoro bersama Petugas Satpol PP dan tim LK3 kemarin berhasil mengamankan Y saat diketahui berada di Jalan Berlian, RT 16, tepatnya di belakang perumahan Bank Mandiri, sekira pukul 09.00 Wita.
“Proses evakuasi dan pengamanan berjalan lancar dan aman. Masyarakat sekitar pun juga mengucapkan terima kasih,” ujar Bripka Rudi kepada Bontang Post.
Nantinya oleh tim LK3, Y akan dirujuk ke RSUD Taman Husada untuk mendapat tindakan medis dan selanjutnya akan dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Samarinda guna proses rehabilitasi.
“Kami dari Bhabinkamtibmas Berebas Tengah selanjutnya juga akan menyampaikan ke Bhabinkamtibmas Gunung Elai bahwa Y memiliki adik kandung yang tinggal di Perumahan BSD. Namun selama ini tidak pernah diperhatikan oleh keluarganya. Untuk itu, kami nanti akan minta pihak keluarga untuk lebih peduli terhadap keluarganya sendiri,” tukasnya. (bbg)







