BONTANGPOST.ID, Bontang – Program Pro RT Plus dipastikan tetap berjalan di Kota Bontang pada 2027. Pemerintah Kota Bontang menyiapkan anggaran sementara sebesar Rp20 juta untuk masing-masing rukun tetangga (RT).
Kepastian tersebut disampaikan Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni. Besaran anggaran masih dapat berubah apabila kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) mengalami peningkatan.
“Sekitar 20. Kalau misalkan tiba-tiba naik (APBD), kita naikin lagi,” ungkap Neni.
Dengan jumlah 499 RT di Kota Bontang, alokasi sementara untuk program tersebut mencapai sekitar Rp9,9 miliar.
Besaran itu masih mengacu pada skema Pro RT Plus yang diterapkan pada 2026. Sebelumnya, program ini dirancang dengan plafon hingga Rp200 juta untuk setiap RT.
Namun, kemampuan fiskal daerah membuat besaran tersebut harus disesuaikan. Pada 2026, anggaran Pro RT Plus telah turun dan dialokasikan melalui APBD Perubahan.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Bontang Syahruddin mengatakan pelaksanaan program tetap mengacu pada pedoman serta petunjuk teknis yang berlaku.
Menurutnya, masing-masing RT tetap harus menyampaikan usulan kegiatan sesuai ketentuan. Program tersebut diarahkan untuk mendukung aktivitas warga sekaligus menghidupkan kembali semangat gotong royong di lingkungan masyarakat.
Kegiatan yang dapat diusulkan antara lain kerja bakti maupun aktivitas bersama warga. Penggunaan anggaran untuk kebutuhan pendukung kegiatan juga diperbolehkan sepanjang sesuai dengan ketentuan dalam petunjuk teknis.
“Ini program dikhususkan untuk membangun gotong royong,” terang Syahruddin.
Kepastian kelanjutan Pro RT Plus ini sekaligus mengubah proyeksi sebelumnya. Program tersebut sempat diperkirakan tidak dapat dilanjutkan pada 2027 apabila APBD Bontang turun hingga sekitar Rp1,5 triliun.
Sebelumnya, Neni menyebut skema lama dengan plafon Rp200 juta per RT tidak mungkin dipertahankan jika kemampuan APBD berada pada angka tersebut.
“1,5 triliun APBD 2027 program Pro RT Rp200 juta per RT itu sudah tidak mungkin lagi. Saya sudah menghitung,” ungkapnya.
Program Pro RT Plus merupakan salah satu program unggulan Pemkot Bontang pada masa kepemimpinan Neni Moerniaeni bersama Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris. Skema program memberikan ruang bagi RT mengusulkan kegiatan yang dibutuhkan masyarakat di lingkungannya.
Untuk 2027, pemerintah memilih mempertahankan program dengan menyesuaikan besaran anggaran berdasarkan kemampuan keuangan daerah. (*)



