• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Anggaran Pro RT Bontang Menyusut Jadi Rp 20 Juta, Neni Minta Stop Seremonial

by Redaksi Bontang Post
17 September 2026, 12:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Alokasi anggaran Program Pro RT Plus di Kota Bontang menyusut drastis hingga tersisa Rp 20 juta per rukun tetangga. Menyikapi sempitnya ruang fiskal daerah, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni meminta seluruh pengurus RT menghentikan kegiatan seremonial dan memprioritaskan belanja aset fisik yang tahan lama.

Pembelian fasilitas umum lingkungan seperti tenda dan kursi dinilai jauh lebih bermanfaat langsung bagi warga dibanding program pemberdayaan semu. Neni menegaskan, setiap rupiah yang dikucurkan pemkot harus memiliki wujud nyata dan tercatat resmi sebagai inventaris lingkungan.

“Memang enggak ada uangnya, tapi tetap kita memberikan ruang buat RT menyelesaikan permasalahan sosial, ekonomi, dan lingkungan,” ungkap Neni saat ditemui belum lama ini.

Neni menyarankan agar sisa dana yang terbatas itu dibelanjakan untuk inventaris yang memiliki masa pakai panjang. Fasilitas tersebut nantinya bisa digunakan seluruh warga secara bergantian dalam berbagai hajatan maupun kegiatan sosial. “Kalau perlengkapan buat RT, misalkan kursi, tenda. Itu tahan sampai puluhan tahun dan terinventarisasi sebagai aset,” bebernya lugas.

Baca Juga:  Pro RT Bontang Rp20 Juta Dipastikan Berlanjut Tahun Depan

Instruksi ini sekaligus menjadi evaluasi tajam terhadap pola belanja Pro RT pada tahun-tahun sebelumnya, terutama program pertanian perkotaan atau urban farming. Neni menilai penyaluran bantuan bibit ternak di kawasan permukiman padat kerap gagal dan hanya menghabiskan anggaran tanpa hasil berkelanjutan.

“Kalau kayak ternak-ternak itu baru urban farming. Mana ada yang jadi urban farming selama ini, enggak ada. Habis saja uangnya,” semprot Neni mengoreksi program masa lalu.

Guna mengantisipasi kebocoran anggaran dan program yang sia-sia, Neni telah menginstruksikan aparat pengawas internal untuk turun tangan sejak tahap perencanaan. Seluruh usulan kegiatan RT wajib disaring ketat agar tidak menimbulkan persoalan pertanggungjawaban.

“Saya minta Inspektorat dari awal sudah mengasesmen. Supaya betul-betul dana Pro RT itu manfaatnya dirasakan oleh masyarakat dan berkelanjutan,” tegas Neni.

Baca Juga:  Pro RT Siap Jalan 2026, Pemkot Bontang Buka Rekrutmen 60 Pendamping

Selain untuk pengadaan tenda dan kursi, dana Rp 20 juta tersebut tetap diperkenankan untuk perbaikan infrastruktur lingkungan berskala minor. Namun, pengurus lingkungan diwanti-wanti agar mematuhi koridor administrasi dan tidak memaksakan program di luar juknis.

“Kalau enggak masuk, jangan dilakukan,” tandas Neni mengingatkan potensi jeratan temuan hukum.

Mengenai kelanjutan program Pro RT Plus untuk tahun anggaran 2027 mendatang, Neni belum bisa memberikan kepastian garansi. Kebijakan alokasi ke depan sepenuhnya bergantung pada kondisi penerimaan kas daerah.

“Disesuaikan dengan situasi, kondisi, dan ruang fiskal yang ada. Enggak bisa dipaksakan juga,” pungkasnya. (*)

Tags: Pro RT
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Demo PLN Bontang, Jurnalis Dilarang Meliput Mediasi

Next Post

Imbas Kabut Asap, Sekolah di Bontang Lakukan Pembelajaran Jarak Jauh, Begini Pengaruhnya ke MBG

Related Posts

Pro RT Bontang Rp20 Juta Dipastikan Berlanjut Tahun Depan
Bontang

Pro RT Bontang Rp20 Juta Dipastikan Berlanjut Tahun Depan

2 Oktober 2026, 13:14
Pro RT Siap Jalan 2026, Pemkot Bontang Buka Rekrutmen 60 Pendamping
Bontang

Pro RT Siap Jalan 2026, Pemkot Bontang Buka Rekrutmen 60 Pendamping

4 September 2025, 12:31

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.