• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

PT EUP Sebut Ada Dugaan Sabotase Terkait Pencemaran Perairan Bontang Lestari

by Jelita Nur Khasanah
27 Maret 2025, 17:17
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Rapat dengar pendapat PT EUP dengan Komisi B DPRD Bontang (Nasrullah/bontangpost.id)

Rapat dengar pendapat PT EUP dengan Komisi B DPRD Bontang (Nasrullah/bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Dugaan pencemaran limbah di perairan Bontang Lestari masih bergulir.

Humas PT Energi Unggul Persada (PT EUP) Jayadi membantah dugaan pencemaran dilakukan oleh perusahaan, sehingga menyebabkan banyak ikan mati.

Ia mengaku perusahaan rutin melakukan uji sampling air limbah. Pembuangan limbah cair yang dilakukan pun telah sesuai dengan ambang batas.

Menurutnya, ada banyak faktor yang menyebabkan ikan mati. Asumsi mengarah pada adanya sabotase yang diduga dilakukan oleh pihak tertentu.

“Ikan mati itu faktornya banyak. Bisa jadi karena arus, oksigen, atau sabotase,” ujarnya.

Kendati begitu, hal tersebut sebatas asumsi. Hal tersebut pun, kata dia, menjadi asumsi yang dikesampingkan. Mengingat dugaan pencemaran tersebut masih harus melalui uji laboratorium.

Baca Juga:  PT Energi Unggul Persada Klaim Kantongi Izin Buang Limbah ke Laut, Menteri LH; Prinsipnya Tidak Boleh

Sebelumnya, terdapat video yang beredar terkait dengan dugaan pencemaran karena adanya lapisan minyak di perairan Bontang Lestari.

Namun Jayadi meyakini bila video tersebut diambil di wilayah industri, bukan di laut lepas atau zona tangkap. “Laut yang di video itu adalah zona industri,” sebutnya.

Diketahui, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bontang telah melakukan uji sampling dugaan pencemaran di perairan Bontang Lestari.

Kepala DLH Kota Bontang Heru Triatmodjo mengatakan, uji sampel air dilakukan di tiga titik yakni di bagian hulu, tengah, dan hilir.

Pihaknya menguji dengan menggunakan empat parameter. Di antaranya tingkat keasaman (pH), suhu, salinitas, dan kecerahan. Sementara baku mutu merujuk pada PP RI 12/2021.

Baca Juga:  Hasil Uji Lab, DLH Bontang Nyatakan Tidak Ada Pencemaran oleh PT EUP

“Hasil uji menggunakan parameter tersebut masih memenuhi baku mutu,” katanya.

Meski demikian, pihaknya turut melakukan uji dengan mengirimkan ke sampel ke laboratorium tersertifikasi di Samarinda. Uji sampel kedua ini dilakukan menggunakan sekitar 20 indikator.

Mengingat uji yang mereka lakukan masih dalam cakupan internal dan tidak dapat dijadikan rujukan.

“Kami sudah mengirimkan sampel dan masih menunggu hasilnya. Biasanya diproses selama 14 hari kerja,” tandasnya. (*) 

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Pencemaran Limbah CPO
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Diduga Out of Control, Mobil Tabrak Pohon di Jalan Soekarno-Hatta

Next Post

Juknis SPMB di Bontang Masih Dalam Proses Penyusunan

Related Posts

Ini Perusahaan di Kutim yang Dinilai Kementerian LH Bermasalah Dalam Pengelolaan Lingkungan
Lingkungan

Ini Perusahaan di Kutim yang Dinilai Kementerian LH Bermasalah Dalam Pengelolaan Lingkungan

29 Juni 2025, 16:50
Laut Diduga Tercemar Limbah PT EUP, Nelayan Marangkayu Minta Ganti Rugi
Lingkungan

Laut Diduga Tercemar Limbah PT EUP, Nelayan Marangkayu Minta Ganti Rugi

14 Mei 2025, 17:57
Menteri Lingkungan Hidup Beri Atensi Pencemaran Laut di Bontang dan Muara Badak
Bontang

Menteri Lingkungan Hidup Beri Atensi Pencemaran Laut di Bontang dan Muara Badak

19 April 2025, 14:00
Dugaan Pencemaran Limbah di Laut Bontang, PT EUP Tegaskan Tidak Akan Beri Kompensasi kepada Nelayan
Bontang

Hasil Uji Lab, DLH Bontang Nyatakan Tidak Ada Pencemaran oleh PT EUP

19 April 2025, 10:41
Uji Lab Limbah PT EUP, Sahib: DLH Bontang Jangan Main-main
Bontang

Uji Lab Limbah PT EUP, Sahib: DLH Bontang Jangan Main-main

18 April 2025, 15:43
Dugaan Pencemaran Limbah di Laut Bontang, PT EUP Tegaskan Tidak Akan Beri Kompensasi kepada Nelayan
Bontang

Hasil Uji Lab Limbah PT EUP, DLH Bontang Belum Berkomentar

18 April 2025, 11:58

Terpopuler

  • Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar

    Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Bontang Tambah Layanan Urologi, Pasien Tak Perlu Dirujuk ke Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pro-Kontra Rombel, Komite SMAN 1 Bontang Pilih Dukung Penambahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ganti Rugi Longsor Mandek, Warga Kanaan Bontang Tagih Janji Pemilik Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.