BONTANG – Sebanyak 1.900 warga Bontang dapat program mudik gratis BUMN Tahun 2018 bersama Pupuk Kaltim di Pelabuhan Loktuan. 2 keberangkatan kapal menuju Bontang-Awerange-Pare-Pare-Makassar pun sudah berlayar sejak tanggal 1 Juni lalu dan 4 Juni 2018 kemarin. Total keseluruhan sebanyak 3.900 warga Bontang yang mendapat program mudik gratis BUMN bersama Pupuk Kaltim baik melalui jalur laut maupun jalur darat.
Program mudik gratis BUMN yang baru pertama kali diluncurkan di Bontang ini cukup menyedot antusias warga Bontang. Bahkan tak sedikit warga Bontang yang tidak mendapat kuota mudik gratis tersebut. Terbukti jumlah kuota tiket kapal laut sebanyak 1.900 yang disebar ke masyarakat dapat ludes dengan sekejap.
Manager CSR Pupuk Kaltim, Dwi Pudyasmoro mengatakan, program mudik gratis BUMN ini memang baru pertama kali dilakukan di Bontang. Sehingga berbagai kekurangannya akan menjadi evaluasi PKT untuk ke depannya, termasuk teknis pendaftaran dan lainnya.
“Karena program ini cukup mendadak, tetapi Alhamdulillah bantuan dari teman-teman terutama kelurahan, Dinas Perhubungan (Dishub) Bontang, dan LPM sehingga tiket bisa terdistribusikan kepada utamanya masyarakat bufferzone dan program ini bisa terlaksana dengan baik,” jelas Dwi di Pelabuhan Umum Loktuan, Senin (4/6) kemarin.

Melihat antusias masyarakat Bontang yang cukup besar, ke depan, Dwi akan mengevaluasi terus menerus dan memperbaiki lagi. “Insyaallah ke depan bisa lebih baik lagi pelaksanaannya, sehingga jika ada hal yang kurang bisa diperbaiki di masa depan,” ujarnya.
Dirincikan bahwa Pupuk Kaltim menyiapkan 1.900 tiket kapal laut untuk tujuan Barru, Makassar, dan Surabaya, serta 2.000 tiket bus untuk tujuan Balikpapan dan Banjarmasin. Lebih rinci 1.000 tiket melalui Bontang dan sisanya ada dari Balikpapan ke Makassar serta Balikpapan ke Surabaya yang akan diberangkatkan pada tanggal 7-8 Juni mendatang.
“Sementara itu 2.000 seat akan menggunakan bus rute dari Bontang-Balikpapan, Samarinda-Balikpapan dan Samarinda-Banjarmasin, juga ada rute Bontang ke Tenggarong, karena banyaknya permintaan masyarakat,” terang Dwi.
Sementara itu Direktur SDM dan Umum Pupuk Kaltim Meizar Effendi menyampaikan bahwa, Mudik Gratis PKT ini digelar untuk menyambut lebaran Idulfitri tahun ini, dengan harapan Mudik Gratis PKT bisa mengurangi kemacetan laut dan darat, yang ditujukan untuk masyarakat Bontang, Loktuan dan Guntung.

“Program ini dicetuskan oleh Kementrian BUMN, yang bersinergi dengan PT Pupuk Indonesia (Persero) dan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni), yang ingin memastikan bahwa BUMN hadir untuk pelayanan masyarakat di hari besar keagamaan dan berharap mudik bisa berjalan lancar serta pemudik mendapat kenyamanan berkat sinergi BUMN,” ujar Meizar.
Lebih lanjut, Meizar menambahkan dalam melaksanakan program ini, biaya yang dikeluarkan Pupuk Kaltim mencapai Rp 949 juta dengan sasaran masyarakat di sekitar perusahaan sebagai prioritas utama.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase yang turut hadir di program Mudik Gratis BUMN Tahun 2018 bersama Pupuk Kaltim sangat bersyukur dengan adanya Mudik Gratis PKT ini.
“Dengan program PKT ini kita bisa merasakan mudik lebaran, dulu mudik gratis hanya bisa dilaksanakan di Jawa, tetapi sekarang sudah bisa dirasakan di Bontang berkat kerja keras PKT bahwa Bontang bagian perusahaan PKT,” ujar Basri.
Oleh karena itu, Basri mengatakan seluruh warga Bontang mendukung program-program PKT. “Kita doakan juga supaya PKT produksinya semakin bertambah, semakin jaya agar bisa memberikan program yang lebih banyak kepada masyarakat Bontang,” pungkasnya.(mga/adv)







