bontangpost.id – Tim Satgas Covid-19 menetapkan swakarantina bagi Puskesmas Bontang Barat mulai Sabtu (22/8/2020) pagi. Kebijakan ini diambil menyusul diumumkannya penambahan 19 kasus hari ini (21/8/2020). Yang mana, salah satu di antaranya ialah tenaga kesehatan (Nakes) di puskesmas tersebut.
Jubir Satgas Covid-19 Bontang, Adi Permana mengatakan, BTG-161 diketahui menjabat posisi struktural di puskesmas yang terletak di Jalan Damai, Kelurahan Kanaan, Bontang Barat. Sebelum ditetapkan positif Covid-19, BTG-161 sudah lakukan swakarantina. Sehingga tak lagi masuk kerja sejak beberapa waktu lalu.
Tak lama sebelum konferensi pers daring Satgas Covid-19 bersama media, Jumat (21/8/2020) tadi, diungkapkan Adi bila ada 36 staf di Puskesmas Bontang Barat yang sudah diambil sambel swab. Sembari menunggu hasil keluar, maka seluruhnya bakal menjalani swakarantina.
Dengan begitu, praktis pelayanan di puskesmas ikut disetop sementara. Hingga waktu yang tidak ditentukan. Melihat perkembangan Covid di Bontang.
“Kita belum bisa tentukan sampai kapan. Tapi kalau belajar dari kasus yang lalu, bisa jadi ditutup 10 hari,” beber Adi.
Dengan penutupan ini, maka dilakukan pengalihan layanan kesehatan. Untuk seluruh lingkup kerja Puskesmas Bontang Barat. Untuk warga yang bermukim di Kelurahan Belimbing, sementara dialihkan ke Puskesmas Bontang Utara 2. Warga Gunung Telihan ke Puskesmas Bontang Utara 1. Sementara untuk Kanaan digeser ke Puskesmas Bontang Selatan 1.
Kembali Satgas Covid-19 meminta mengingatkan agar publik tidak mengabaikan protokol kesehatan. Pakai masker, rajin cuci tangan, jaga jarak, jaga kebersihan, hindari kerumunan, dan kurangi perjalanan ke luar ruangan bila tak mendesak. Terlebih perkembangan kasus di Bontang sedang tidak baik-baik saja. Hadir klaster-klaster baru asli Kota Taman. Pun Bontang sudah ditetapkan transmisi lokal. (*)







