SAMARINDA – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kaltim tengah membahas rencana dalam pemilihan gubernur (Pilgub) Kaltim 2018. Langkah PKS dalam hajatan lima tahunan tersebut bakal diputuskan dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PKS Kaltim, Sabtu (25/3) kemarin dan Ahad (26/3) hari ini.
Bertempat di Harris Hotel, Rakorwil ini merupakan tindak lanjut Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang digelar Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS sebelumnya. Ketua Panitia Rakorwil yang juga Ketua Bidang Humas PKS Kaltim Abdul Rohim mengatakan, ada dua tema penting yang bakal dibahas dalam Rakorwil.
“Yang dibicarakan tentang konsolidasi struktur. Kemudian membicarakan juga terkait dengan persiapan pilgub. Itu dua tema penting Rakorwil ini,” kata Abdul Rohim kepada Metro Samarinda (Bontang Post/Kaltim Post Group).
Terkait kemungkinan calon yang bakal diusung PKS, Rohim menyebut nama Hadi Mulyadi sebagai calon gubernur (Cagub) utama dari PKS. Keputusan sikap PKS terkait pencalonan Hadi Mulyadi bakal ditentukan dalam Rakorwil ini. Termasuk langkah-langkah politik yang akan diambil PKS dalam menyongsong pilgub tahun depan.
“Sejak awal PKS memunculkan nama Pak Hadi sebagai salah satu opsi dari PKS. Cuma yang namanya politik kan dinamis,” terangnya.
Dinamika-dinamika politik yang bisa terjadi, lanjut Rohim, membuat PKS tidak menutup diri terhadap kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi. Termasuk menggalang koalisi dengan partai-partai lain, mengingat perolehan kursi PKS di Karang Paci –sebutan DPRD Kaltim- sejumlah empat kursi. Artinya, PKS mesti berkoalisi dengan partai lain untuk bisa maju dalam pilgub.
“Kami tetap usahakan bagaimana agar calon kami, Pak Hadi bisa jadi cagub. Sambil tidak menutup diri bahwa jika ada dinamika-dinamika politik yang terjadi, ya kami nanti akan melakukan kerja sama dengan partai lain,” papar Rohim.
Kata Rohim, dalam Rakorwil ini akan dibicarakan teknis kebijakan PKS Kaltim. Beberapa kemungkinan yang bisa terjadi dalam Rakorwil, di antaranya apakah nantinya PKS memutuskan secara resmi mengusung Hadi Mulyadi. Ataukah Rakorwil ini hanya menelurkan kebijakan mekanisme rekrutmennya.
“Bagaimana mekanisme dalam pilgub nanti, yang akan kami bicarakan pada Rakorwil ini,” tandas Rohim. Selain membahas Pilgub Kaltim, agenda Rakorwil ini juga membahas persiapan Pilkada di Penajam Paser Utara (PPU) 2018 dan juga Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 mendatang. Rakorwil ini diikuti para perwakilan DPD Tingkat II PKS dari 10 kabupaten/kota yang ada di Kaltim. (luk)







