• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Realisasi 2017 Masih 77 Persen, Terhalang Konstruksi Rumit dan Pembebasan Lahan

by BontangPost
14 Desember 2017, 11:36
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Midden Sihombing(LUKMAN/METRO SAMARINDA)

Midden Sihombing(LUKMAN/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Per 11 Desember 2017, realisasi penggunaan anggaran 2017 untuk wilayah Kaltim masih mencapai angka 76,8 persen. Dari total pagu sebesar Rp 10,8 triliun, anggaran yang terserap mencapai Rp 8,3 triliun. Penyerapan anggaran tertinggi ada pada belanja pegawai dengan realisasi mencapai 92,18 persen (selengkapnya lihat grafis).

Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Kaltim Midden Sihombing mengatakan, pihaknya sudah berulang-ulang menyampaikan pada pemerintah daerah di Kaltim. Namun progresnya selalu berulang. Meski belum mencapai 90 persen, namun realisasi tersebut sudah lebih baik ketimbang tahun sebelumnya.

“Itu ya penyakit dari dulu memang seperti itulah. Jadi kami sudah berulang-ulang menyampaikan kepada mereka. Tapi ini sudah lebih bagus dari tahun lalu. Tahun lalu lebih parah lagi,” beber Midden kepada awak media.

Dengan pembulatan menjadi 77 persen realisasinya, Midden mengakui memang ada beberapa belanja salah satunya belanja modal yang dari awal sudah disadari tidak dapat terealisasi. Seperti misalnya proyek Jembatan Pulau Balang yang memang mengalami permasalahan dalam pengadaannya.

Baca Juga:  Ada Mini Burger Gratis di Hari Anak Nasional Lho di Aston

“Yang tidak terealisasi dari proyek itu saya dengar sekira Rp 200 miliar. Itu bukan salahnya siapa-siapa. Memang dari si penyedia barang dan jasanya tidak siap karena konstruksinya sangat rumit. Sehingga dilanjutkan tahun 2018,” terangnya. Karena itu pihaknya nanti akan melihat berapa anggaran yang sudah disadari dari awal tidak tersalurkan.

Terkait realisasi yang masih mencapai 77 persen, Midden mengatakan jangan sekadar dilihat dari angka. Kata dia, dalam realisasi anggaran tidak boleh melihat harus 100 persen terserap. Menurutnya, anggaran itu merupakan batas tertinggi yang bisa dibelanjakan. Tetapi tidak harus habis.

“Bisa saja nanti 90 persen. Kalau dikurangi, sekarang berarti tinggal 13 persen. Jadi tidak bisa kita lihat 77 persen itu jelek atau bagus. Yang penting belanjanya efisien,” papar Midden.

Baca Juga:  Perjalanan Hidup Rusmadi Wongso, Sekretaris Provinsi Kaltim (2/Habis); Kembangkan Sistem Pembangunan, Jadikan Hidup Pengabdian

Berkaca dari realisasi ini, Midden menyatakan setidaknya ada dua hal yang perlu menjadi perhatian di 2018. Pertama yaitu belanja infrastruktur yang diakui masih mengalami perlambatan. Permasalahan paling mendasar kemungkinan yang memerlukan dukungan dari masyarakat. Misalnya pembebasan lahan yang banyak jadi masalah.

Kedua, yang perlu menjadi perhatian yaitu pada konstruksi-konstruksi rumit seperti Jembatan Pulau Balang. Sementara pada belanja lainnya, Midden melihatnya sejauh ini bagus. Realisasi di 2017 sendiri menurutnya sudah bagus karena banyak tercipta efisiensi.

“Jadi kalau kita bicara penyerapan anggaran, jangan dilihat habisnya berapa. Harusnya kita lihat outputnya tercapai tidak,” jelasnya.

Midden mengakui, ada dua sisi dalam pencapaian realisasi anggaran. Misalnya apabila realisasi tinggal menyisakan 10 persen, bisa diartikan ada yang salah dalam perencanaannya. Namun begitu, sisi positifnya harus juga dilihat. “Jangan kita fokus pada habisnya belanja berapa, tapi pada outputnya,” sambung Midden.

Baca Juga:  Sofyan Susul Nusyirwan 

Dia mengharapkan, Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2018 yang telah diserahkan Rabu (13/12) kemarin, dapat dilaksanakan patuh sesuai peraturan perundang-undangan. Dalam artian digunakan sesuai nilainya dan tidak boleh diselewengkan. “Kemudian outputnya dapat tercapai dan juga efisien,” pungkasnya. (luk)

REALISASI ANGGARAN 2017

JENIS BELANJA                  PAGU                    REALISASI                            PENYERAPAN

Belanja pegawai              Rp 3,276 triliun Rp 3,020 triliun                 92,18 persen

Belanja barang                  Rp 3,398 triliun Rp 2,421 triliun                 71,27 persen

Belanja modal                   Rp 4,155 triliun Rp 2,928 triliun                 70,48 persen

Belanja bansos                 Rp 14,6 miliar    Rp 11,244 miliar                77,01 persen

TOTAL                                   Rp 10,8 triliun    Rp 8,3 triliun                      76,8 persen

Sumber: Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov. Kaltim

Tags: AnggaranMetro Samarindapemprov kaltim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Transfer ke Daerah Rp 19,72 Triliun, Gubernur Serahkan DIPA Tahun Anggaran 2018

Next Post

HOAX!!! Heboh Potongan Kalimat Presiden Jokowi

Related Posts

Keberadaan Masih Misteri, 48 Kendaraan Dinas Pemprov Kaltim Jadi Temuan BPK
Kaltim

Keberadaan Masih Misteri, 48 Kendaraan Dinas Pemprov Kaltim Jadi Temuan BPK

9 Juli 2026, 17:00
Gubernur Kaltim Anggarkan Rp73 Juta untuk Jasa Pembuat Pidato
Kaltim

Gubernur Kaltim Anggarkan Rp73 Juta untuk Jasa Pembuat Pidato

7 Februari 2026, 12:25
Gubernur Kaltim Perpanjang Status KLB Corona
Kaltim

Gubernur Kaltim Perpanjang Status KLB Corona

27 Agustus 2020, 15:30
Investor Tiongkok Lirik Proyek Kereta Api Kaltim
Kaltim

Investor Tiongkok Lirik Proyek Kereta Api Kaltim

22 Juli 2020, 21:00
Beasiswa Prestasi Belum Ada
Kaltim

Beasiswa Kaltim Tuntas Kembali Dibuka, 15 Mei Mulai Pendaftaran

8 Mei 2020, 10:30
Dua Positif Korona di Kaltim Asal Balikpapan dan Kukar
Kaltim

Dua Positif Korona di Kaltim Asal Balikpapan dan Kukar

20 Maret 2020, 06:51

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.