bontangpost.id – Wali Kota Bontang Basri Rase dalam waktu dekat ini melakukan kunjungan ke Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Kunjungan ini dalam rangka studi implementasi program Rentang Kasih.
Rentang Kasih adalah salah satu janji politik Basri Rase dan wakilnya Najirah. Program itu bertujuan memberikan paket makan gratis untuk warga lanjut usia (lansia) yang rencana dimulai Februari 2022 ini.
Basri Rase menjelaskan, dalam kunjungan ke Banyuwangi nanti, pihaknya ingin ke Banyuwangi lantaran daerah itu lebih dulu mengimplementasi program serupa di daerahnya. Bahkan dinilai cukup sukses dan diganjar penghargaan oleh Museum Rekor Indonesia (MURI) Bidang Kemanusiaan dan Lingkungan Hidup sebagai daerah pertama di dunia yang menyantuni ribuan dhuafa dengan makanan siap saji bergizi setiap hari.
“Sebenarnya ada dua yang cukup berhasil, Surabaya dan Banyuwangi. Tapi kami akan belajar dari Banyuwangi,” sebut Basri ketika disambangi di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang, Selasa (18/1/2022) siang.
Seperti diketahui, Banyuwangi memiliki program pelayanan publik yang inklusif dengan fokus memberi makan lansia miskin terlantar. Program ini bernama Rentang Kasih dan sudah dilaksanakan sejak Oktober 2017. Bontang pun juga ingin mengimplementasikan program itu, namanya pun sama, Rentang Kasih.
Usai kunjungan itu, barulah sistem pengaplikasian Rentang Kasih di Bontang digodok. Misalnya jenis makanan yang diberikan, berapa kali sehari disalurkan, hingga rentang waktu pemberian makanan siap saji tersebut.
“Kami juga sudah konsultasi dengan LKPP. Kami diberi beberapa opsi. Bisa tender, bisa swadaya,” sebutnya.
Sejauh ini Pemkot Bontang sudah menganggarkan Rp 2 miliar untuk menggulirkan Rentang Kasih. Calon penerima pun sudah didata, terakhir ada 100 lansia siap menjadi sasaran program ini. Jumlahnya bisa bertambah selama memenuhi kriteria.
“Kita sedang cari formula mana yang paling mudah dan tidak ribet. Yang pasti juga tidak melanggar regulasi,” tegasnya. (*)

