• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Samarinda Darurat Narkoba 

by BontangPost
26 April 2018, 11:35
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Siti Zaekhomsyah(MUBIN/METRO SAMARINDA)

Siti Zaekhomsyah(MUBIN/METRO SAMARINDA)

Share on FacebookShare on Twitter

 

SAMARINDA – Hingga 2018, Samarinda masih tercatat sebagai daerah dengan peringkat pertama pengguna narkotika di Kaltim. Dari catatan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Samarinda, tahun ini Kota Tepian masuk dalam jajaran kota yang tergolong darurat narkoba.

Kepala BNNK Samarinda, AKBP Siti Zaekomsyah mengungkapkan, sebagai ibu kota provinsi yang menjadi pusat perputaran roda perekonomian, Samarinda tergolong daerah yang dijadikan target penyebaran narkoba.

“Dari data kami hingga akhir 2017 terdapat 26 orang yang sudah kami tangkap karena narkoba. Mereka berasal dari beragam umur atau jenjang pendidikan. Ada yang berprofesi sebagai guru, ada pula yang masih anak-anak,” sebut Siti, Rabu (25/4) kemarin.

Dari 26 tersangka yang diungkap BNNK Samarinda, aparat berhasil mengamankan sekira 139,65 gram sabu dan 9,6 gram sabu. Khusus ganja, badan tersebut mendapatkannya dari tersangka yang berprofesi sebagai pekerja swasta pada bulan Agustus 2017.

Baca Juga:  Guru Honorer Ancam Turun Aksi 

Kemudian di Mei 2017, BNNK berhasil mengungkap 48,68 gram sabu. Aparat mendapatkannya dari seorang laki-laki pengangguran bernama Eko Retno Dinata.

“Sekarang penyebaran narkoba sudah menyentuh seluruh wilayah di Samarinda. Tidak ada satupun wilayah yang terbebas narkoba. Kami pernah memetakan titik-titik rawan narkoba, tetapi sepertinya itu tidak lagi efektif. Kalau kami sudah menindak pelaku di satu titik, pada hari berikutnya mereka bisa berpindah tempat,” bebernya.

Kondisi demikian diperkirakan karena arus masuk narkoba yang tidak lagi terpusat di satu tempat. Ibu kota Kaltim ini sudah menjadi tempat strategis bagi pengedar melakukan transaksi narkoba.

Siti menyebut, jalur resmi seperti pelabuhan dan bandara sudah mendapatkan penjagaan ketat dari aparat. Sehingga pengedar narkoba tidak lagi menggunakannya untuk mengirim barang haram tersebut. “Karena pengedar tahu betul, jalur-jalur itu sudah mendapatkan penjagaan ketat dari aparat kepolisian. Makanya mereka mencari jalur yang jauh dari jangkauan aparat,” ungkapnya.

Baca Juga:  PDAM Bakal Bangun Koneksitas Tiga IPA

Kata dia, pengedar biasanya menggunakan jalur tikus seperti pelabuhan rakyat atau meminta bantuan nelayan. Jalur tersebut masih jauh dari jangkauan aparat kepolisian dan TNI.

Terlebih sejumlah daerah di Kaltim memiliki jalur masuk nonformal yang kuantitasnya jauh lebih banyak ketimbang jalur resmi. Apalagi semua wilayah di Kaltim belum mendapatkan penjagaan ketat aparat kepolisian dan TNI.

Pada umumnya, lanjut Siti, salah satu jalur masuk narkoba di Samarinda berasal dari Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara). Namun tidak menutup kemungkinan distribusi barang haram tersebut dari Kalimantan Selatan (Kalsel), Jakarta, dan Surabaya.

“Kami berupaya menutup jalur masuk narkoba ini. Tetapi upaya kami tidak selamanya sukses menindak pelaku. Karena itu kami mengharapkan kerja sama semua pihak,” katanya.

Sementara itu hingga akhir Desember 2017, terdapat 145 orang yang direhabilitasi BNNK Samarinda. Padahal target setiap tahun hanya 75 orang. Hal itu disesuaikan dengan kapasitas dan sumber daya yang dimiliki BNNK Samarinda.

Baca Juga:  Soal Pencoretan Edy dari Daftar Bacaleg, Bawaslu Serahkan ke KPU 

“Dari kasus yang diungkap, ada pecandu narkoba yang tidak ingin direhabilitasi. Sebab terpengaruh anggapan bahwa rehabilitasi menimbulkan efek samping. Padahal kenyataannya rehabilitasi itu menyembuhkan,” tambah Kepala Humas BNNK Samarinda, Ahmad Fadholi. (*/um)

Data Pecandu Narkoba Direhabilitasi
BNNK Samarinda 2017
Bulan                Jumlah
Januari              5 orang
Februari            14 orang
Maret               11 orang
April                 21 orang
Mei                  30 orang
Juni                  11 orang
Juli                   12 orang
Agustus            13 orang
September        8 orang
Oktober            11 orang
November         4 orang
Desember         5 orang
TOTAL            145 orang
Sumber Data: BNKK Samarinda 2018

Kasus Narkoba Diungkap
BNNK Samarinda 2017
Bulan                Jumlah
Januari              3 orang
Februari            2 orang
Maret               5 orang
April                 2 orang
Mei                  4 orang
Juni                  3 orang
Agustus            4 orang
September        1 orang
Jumlah              26 orang
Sumber Data: BNKK Samarinda 2018

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Metro SamarindaSamarinda Darurat Narkoba
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Candaan Dan Cipika-Cipiki Warnai Debat Perdana Pilgub Kaltim 2018

Next Post

212 di Turki Ada Lebih Dulu

Related Posts

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah
Kaltim

Kontrak LNG Habis, Isran: Tak Masalah

23 Desember 2018, 16:30
Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 
Kaltim

Bisnis Hotel Diprediksi Terus Tumbuh 

22 Desember 2018, 16:30
Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 
Kaltim

Pekerja Berhak Atas Jaminan Sosial

22 Desember 2018, 16:10
Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat
Kaltim

Gelar Kegiatan Donor Darah, Libatkan Semua Kalangan Masyarakat

22 Desember 2018, 16:00
Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 
Kaltim

Isran Pastikan Harga Sembako di Batas Wajar 

21 Desember 2018, 16:30
2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 
Kaltim

2019, Ekonomi Tumbuh Lambat 

21 Desember 2018, 16:20

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpol PP dan Dishub Kembali Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Trotoar Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.700 Personel Kawal Demo 21 April di Samarinda, Kantor Gubernur dan DPRD Jadi Sasaran Aksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resep Cumi Hitam, Lezat dan Memanjakan Lidah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Amblas di KM 6 Bontang Ditambal Sementara, Perbaikan Total Tunggu Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.