• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Satu Warga Gunung Telihan Meninggal karena DBD

by Lutfi Rahmatunnisa'
5 Mei 2023, 15:20
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Bontang mencatat sepanjang Januari-April kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Bontang mencapai 132 kasus.

Kepala Bidang Pencegahan Penanggulangan Penyakit Menular Diskes Bontang Muhammad Ramzi menyebutkan pada Januari lalu ada 44 kasus, Februari 29 kasus, Maret 41 kasus, dan April 18 kasus. Dengan total kematian satu orang.

“Iya, satu orang meninggal. Warga Gunung Telihan. Tapi, enggak ada peningkatan kasus yang tinggi,” ucapnya saat dikonfirmasi.

Berdasarkan pemetaan, kasus tertinggi berada di wilayah Bontang Utara yakni 59 kasus, kemudian disusul Bontang Barat 38 kasus dan kasus terendah di Bontang Selatan dengan total 35 kasus. Sedangkan usia yang rentan terpapar DBD ialah 5-14 tahun dan 15- 46 tahun.

Baca Juga:  Penderita DBD Terbanyak di Gunung Telihan, Warga Diminta Rutin Kerja Bakti

“Lebih banyak usia anak-anak daripada orang dewasa,” timpalnya.

Oleh sebab itu, ia meminta masyarakat untuk menjaga kebersihan dengan cara menguras dan menyikat bak mandi minimal sekali sepekan.

Kemudian, membuang air penampung dispenser dan mengganti air minum hewan peliharaan setiap hari. Tempat penampungan air juga wajib ditutup. Selain itu, mendaur ulang barang bekas yang dapat menampung air. Meliputi botol plastik, kaleng, ban bekas.

Selain menjaga kebersihan, kata Ramzi pihaknya akan mengembangkan inovasi lain di tahun ini. Dengan cara melepas nyamuk wolbachia. Yang rencananya akan dilakukan pada Agustus mendatang.

Enam kelurahan akan menjadi sasaran pertama dalam penerapan nyamuk wolbachia. Kemudian metode tersebut akan menyasar sembilan kelurahan lainnya pada Desember mendatang.

Baca Juga:  DBD Makin Mewabah, Setengah Bulan Renggut Nyawa Tiga Penderita

Seperti diketahui, metode ini adalah mengawinkan nyamuk aedes aegypti yang dikembangbiakkan di dalam ember yang dilubangi. Setelah nyamuk Aedes Aegypti kawin dengan nyamuk yang sudah memiliki wolbachia, peranakan nyamuk baru tidak lagi memiliki virus DBD.

Bakteri wolbachia dapat melumpuhkan virus dengue, sehingga apabila ada nyamuk aedes aegypti menghisap darah yang mengandung virus dengue akan resistensi, dan tidak akan menyebar ke dalam tubuh manusia.

“Enam kelurahan itu bukan percobaan ya. Tapi, karena ketersedian telur nyamuk wolbachia dari Kemenkesnya yang terbatas. Dan pada bulan itu belum banyak stoknya,” tandasnya. (*)

Tags: dbd
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Wali Kota Bontang Boyong 100 Orang ke Acara HUT Bone

Next Post

Lowongan Kerja Tenaga Pengajar SD dan SMP di Bontang, Cek Persyaratannya

Related Posts

DBD di Bontang Bertambah 28 Kasus dalam Sepekan, Dua Kelurahan Jadi Perhatian
Bontang

DBD di Bontang Bertambah 28 Kasus dalam Sepekan, Dua Kelurahan Jadi Perhatian

27 Oktober 2026, 13:18
DBD Masih Mengintai di Bontang, Lima Kelurahan Catat Kasus Terbanyak
Bontang

DBD Masih Mengintai di Bontang, Lima Kelurahan Catat Kasus Terbanyak

6 Oktober 2026, 09:42
Gunung Telihan Bontang Catat Kasus DBD Tertinggi, Warga Diminta Tak Lengah
Bontang

Gunung Telihan Bontang Catat Kasus DBD Tertinggi, Warga Diminta Tak Lengah

11 September 2026, 10:03
Gunung Telihan Catat Kasus DBD Terbanyak di Bontang, Warga Diminta Waspada
Bontang

Gunung Telihan Catat Kasus DBD Terbanyak di Bontang, Warga Diminta Waspada

2 September 2026, 09:00
Dinkes Bontang Luncurkan Peta Digital DBD, Warga Kini Bisa Pantau Sebaran Kasus Per RT
Bontang

DBD Bontang Naik-Turun, Angka Tertinggi Pernah Capai 588 Kasus

15 Agustus 2026, 10:00
Didiagnosis DBD, Anak 6 Tahun di Bontang Meninggal akibat Komplikasi Penyakit Penyerta
Bontang

Didiagnosis DBD, Anak 6 Tahun di Bontang Meninggal akibat Komplikasi Penyakit Penyerta

14 Agustus 2026, 12:33

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.