• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Sawah di Bontang Bergantung Hujan

by M Zulfikar Akbar
26 Desember 2017, 11:07
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
DOK/BONTANG POST
Debora Kristiani

DOK/BONTANG POST Debora Kristiani

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Sistem irigasi persawahan di Bontang mayoritas masih bergantung pada air tadah hujan. Sehingga apabila curah hujan minim, akan berdampak pada banyaknya bibit yang berpotensi gagal panen.

Kasi Pertanian Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian, Debora Kristiani mengatakan, hal ini tentu menjadi kendala tersendiri bagi sektor pertanian yang ada di Bontang.

“Sehingga harus didukung dengan sarana pompa air untuk pengairannya,” ujar Debora kepada Bontang Post belum lama ini.

Namun demikian, diakui Debora beberapa kelompok tani yang masih baru terbentuk saat ini belum memiliki sarana pompa air tersebut. Sehingga hanya menggantungkan kepada curah hujan saja. Beruntung kata dia, tahun ini cuaca ekstreme berupa kemarau panjang tidak menghantui Bontang seperti beberapa tahun sebelumnya. Meski begitu, ancaman gagal panen pun masih tetap mengintai para kelompok tani.

“Cuacanya saat ini tidak menentu. Kadang kemarau, kadang hujan. Untuk itulah perlunya ada dukungan sarana dan prasarana serta kebijakan dari Pemkot dalam bersama-sama meminimalisir terjadinya gagal panen ini,” harapnya.

Dia berujar, akibat faktor defisit anggaran yang dialami Pemkot dua tahun terakhir ini, turut berdampak pada pemberian bantuan ke masyarakat. Namun demikian, pihaknya tetap mendorong para kelompok tani untuk mengajukan permintaan bantuan sapras lewat proposal.

Debora menambahkan, dalam penyusunan proposal bantuan tersebut, para kelompok tani yang baru terbentuk ini juga mendapat bantuan pendampingan dari penyuluh pertanian. Ini dilakukan untuk membantu para petani yang tidak memiliki banyak waktu untuk mengurusnya serta keterbatasan ilmu karena faktor pendidikan.

“Penyuluh kami rutin mengunjungi kelompok-kelompok tani yang ada. Biasa satu atau dua bulan sekali,” tukasnya. (bbg)

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

26 Narapidana Dapat Remisi Natal

Next Post

Polair Siaga di Beras Basah

Related Posts

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine
Kesehatan

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine

31 Oktober 2026, 19:05
Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat
Bontang

Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

31 Oktober 2026, 15:33
Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu
Kaltim

Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu

31 Oktober 2026, 14:10
25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah
Bontang

25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

31 Oktober 2026, 11:23
Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang
Kriminal

Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

31 Oktober 2026, 10:54
3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri
Kaltim

3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri

31 Oktober 2026, 10:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.