BONTANGPOST.ID, Bontang – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Regional Bontang memastikan ada penambahan jumlah sekolah yang menerima program makan bergizi gratis (MBG). Tepatnya pada kurun dua pekan hingga satu bulan pasca dimulainya tahap awal pada awal pekan lalu.
“Penambahan ini dilakukan secara bertahap. Sesuai dengan sasaran sekolah yang telah dipetakan tiap dapurnya,” kata Surya.
Menurutnya, skema penyaluran secara bertahap ini dipilih agar pihak yang terlibat di dapur bisa terbiasa. Sesuai dengan tugas yang telah ditentukan. Sebab jika langsung banyak maka petugas bisa kaget dalam menyiapkan porsi yang banyak.
“Jadi, nanti ini sasarannya dinaikkan mulai dari 2.000, kemudian 2.500 hingga 3.500,” ucapnya.
Selain terkait SDM, pemilihan skema ini juga berhubungan dengan kesiapan infrastruktur penunjang di dapur. Sejatinya, dari dua dapur yang sudah beroperasional ini akan melayani 28 sekolah.
Akan tetapi hingga hari keempat pelaksanaan MBG baru 11 sekolah yang menerima MBG. Dapur Bontang Barat I yang berlokasi di Kanaan baru menyasar empat sekolah. Meliputi SD 001, SD 002, SMP 4, dan SMK 3. Total porsi yang dibuat saat ini yaitu 1.630.
Padahal untuk jangkauan dapur Kanaan ini terdapat 10 sekolah. Artinya masih minus enam sekolah yakni SD 003, SD 004, SD Galilea, SMP Galilea, SMP Perintis, dan SMK Nusantara Mandiri. Jika diakumulasi maka total penerima seharusnya mencapai 3.216 pelajar.
Angka tersebut terbagi dua waktu pengantaran yakni 1.654 pagi dan 1.562 siang. Adapun untuk dapur di Guntung dari rencana 18 sekolah yang menerima MBG, baru terealisasi tujuh.
Mencakup TK Daarul Ulum, TK Nice Kids Guntung, TK Tunas Mekar, SD 007, SD 009, SD Daarul Ulum, dan SMP 9. Sejatinya dapur ini akan memasok kebutuhan konsumsi 3.517 pelajar. (*)






