• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Sekolah YPPI Bontang Dibobol Pencuri, Sejumlah Perlengkapan Hilang

by Dwi Kurniawan Nugroho
8 Juli 2026, 11:49
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
guru TK YPPI Bontang, menunjukkan jendela ruang kelas yang diduga menjadi akses masuk pelaku pencurian enam kipas angin dan satu speaker saat sekolah libur akhir pekan. (Nasrullah/Bontang Post)

guru TK YPPI Bontang, menunjukkan jendela ruang kelas yang diduga menjadi akses masuk pelaku pencurian enam kipas angin dan satu speaker saat sekolah libur akhir pekan. (Nasrullah/Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Enam unit kipas angin dan satu speaker milik TK Yayasan Pendidikan Pembinaan Islam (YPPI) Bontang di Jalan WR Supratman, Kelurahan Tanjung Laut, dilaporkan hilang. Fasilitas penunjang kegiatan belajar tersebut diduga dicuri saat sekolah libur akhir pekan.

TK YPPI berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Pembinaan Islam (YPPI) Bontang yang mengelola jenjang pendidikan mulai dari TK hingga SMP.

Guru TK YPPI Bontang, Herlita, mengatakan seluruh barang yang hilang sebelumnya disimpan di salah satu ruang kelas SD YPPI yang masih berada dalam satu kawasan. Penyimpanan dilakukan karena ruang kelas TK sedang direnovasi.

Menurutnya, barang-barang tersebut terakhir terlihat pada Jumat (3/7/2026). Namun saat guru kembali mengecek ruang penyimpanan pada Senin (6/7/2026), enam kipas angin dan satu speaker sudah tidak berada di tempat.

“Jumat kemarin masih ada. Pas Senin kami cek, barang-barangnya sudah hilang,” ujarnya saat ditemui, Rabu (8/7/2026).

Dugaan pencurian menguat setelah guru menemukan jendela ruang kelas yang sebelumnya ditutup menggunakan tripleks dalam kondisi jebol. Di bagian luar jendela juga ditemukan sebuah batu yang diduga digunakan pelaku sebagai pijakan untuk masuk ke dalam ruangan.

Herlita menduga pelaku masuk melalui bagian belakang sekolah. Pasalnya, terdapat celah pada pagar yang rusak sehingga memungkinkan seseorang memasuki area sekolah.

Kondisi tersebut diperparah dengan kamera pengawas (CCTV) di sekitar ruang kelas SD yang sedang tidak berfungsi.

Saat kejadian, lingkungan sekolah juga dalam keadaan sepi karena bertepatan dengan libur Sabtu dan Minggu. Penjaga sekolah sedang sakit, sementara pekerja renovasi tidak berada di lokasi.

Barang yang hilang merupakan aset yang dibeli menggunakan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) pada tahun anggaran sebelumnya. Seluruh kipas angin digunakan untuk menunjang kenyamanan siswa saat belajar, sedangkan speaker dipakai dalam berbagai kegiatan pembelajaran.

“Itu kipas dan speaker dari anggaran BOSP tahun lalu. Sekarang kami sudah tidak punya lagi,” katanya.

Ia mengungkapkan pihak sekolah sebenarnya berencana menambah dan memperbaiki CCTV di lingkungan sekolah. Namun, keterbatasan anggaran membuat rencana tersebut belum dapat direalisasikan.

Hingga Rabu (8/7/2026), pihak sekolah belum melaporkan dugaan pencurian tersebut kepada kepolisian maupun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang. Saat ini, sekolah masih memprioritaskan penyelesaian administrasi penerimaan peserta didik baru.

Meski demikian, pihak sekolah berharap pelaku segera ditemukan agar kejadian serupa tidak terulang. Mereka juga meminta masyarakat memberikan informasi apabila menemukan orang yang menawarkan enam kipas angin dan satu speaker dengan ciri yang sama.

“Kalau ada yang menawarkan enam kipas dan satu speaker, kami berharap bisa segera diberi tahu,” pungkas Herlita. (*) 

 

Tags: Yppi bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Sering Viral di Medsos, Kemunculan Orangutan di Permukiman Jadi Alarm Ancaman Habitat

Next Post

Pemadaman Listrik Berlanjut di Bontang Siang Ini, Berikut Daftar Wilayah yang Terdampak

Related Posts

No Content Available

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.