• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kriminal

Selama Dua Tahun Menikah, Istri Dibanting, Dipukul hingga Cedera Leher

by BontangPost
10 Januari 2025, 14:29
in Kriminal
Reading Time: 2 mins read
0
Ketua TRC PPA Kaltim, Rina Zainun (kanan), mendampingi DA saat membuat laporan KDRT di Polsek Ulu, Selasa (7/1). (OKE/SAPOS)

Ketua TRC PPA Kaltim, Rina Zainun (kanan), mendampingi DA saat membuat laporan KDRT di Polsek Ulu, Selasa (7/1). (OKE/SAPOS)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Samarinda – Bermula dari cinta tanpa memandang usia, DA (23) menerima pinangan ES (53), seorang duda, pada 2020. Namun, kebahagiaan rumah tangga mereka berubah menjadi mimpi buruk setelah dua tahun pernikahan. ES, yang awalnya penuh kasih sayang, berubah menjadi ringan tangan dan sering melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

DA, yang melaporkan KDRT ke Polsek Samarinda Ulu, mengaku telah empat kali mengalami penganiayaan. Kekerasan ini diduga dipicu oleh kecurigaannya bahwa ES memiliki wanita idaman lain (WIL).

“Masalahnya kadang sepele saja, tetapi pernah juga karena wanita lain. Setiap saya tanya, dia langsung emosi, memukul, bahkan membanting saya,” ungkap DA saat ditemui di Polsek Samarinda Ulu, Selasa malam (7/1).

Baca Juga:  Suami di Samarinda Ngamuk Usai Pergoki Istri Tanpa Busana Bersama Pria Lain

Salah satu penganiayaan bahkan membuat leher DA cedera hingga harus dipasang gips. “Waktu itu saya pingsan setelah dipukul. Dia panik dan membawa saya ke rumah sakit. Pihak rumah sakit yang melaporkan kejadian itu ke polisi karena badan saya penuh lebam,” katanya.

Namun, laporan tersebut sempat dicabut karena DA memaafkan ES yang berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Sayangnya, janji itu tak ditepati.

“Terakhir, 29 Desember 2024, saya dipukuli sampai wajah dan tangan saya penuh memar. Saya sudah tidak tahan lagi, jadi saya unggah kejadian itu di media sosial,” ujarnya.

Unggahan tersebut mendapat respons dari Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA) Kaltim. Ketua TRC PPA Kaltim, Rina Zainun, langsung menghubungi DA dan memberikan pendampingan hukum.

Baca Juga:  Usai Bakar Istri, Suami di Balikpapan Berusaha Bunuh Diri

“Setelah mendapat informasi penganiayaan, kami menindaklanjuti dengan menemui DA di rumah sakit, tempat dia menjalani visum,” ujar Rina, Rabu (7/1). Usai mendengar kronologi kejadian, TRC PPA mendampingi DA untuk membuat laporan resmi di Polsek Samarinda Ulu.

“Kami akan mengawal kasus ini hingga pelaku diamankan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kami juga memberikan pendampingan terkait trauma yang dialami korban,” tambah Rina.

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Ary Fadli, melalui Kapolsek Samarinda Ulu, AKP Wawan Gunawan, membenarkan adanya laporan tersebut.

“Laporan sudah diterima dan korban telah diperiksa melalui proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Saat ini kasusnya masih dalam proses penyelidikan,” pungkas AKP Wawan. (oke/beb/sapos)

Tags: korban kdrtKriminal KDRT
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Penambangan Batu Bara Berkedok Galian C Berlangsung Terang-terangan, Inspektur Tambang Ngaku Tak Terima Laporan

Next Post

HMPV Masuk Indonesia, Dinkes Kaltim Koordinasi Perketat Jalur Masuk di Bandara dan Pelabuhan

Related Posts

Suami di Samarinda Ngamuk Usai Pergoki Istri Tanpa Busana Bersama Pria Lain
Kriminal

Suami di Samarinda Ngamuk Usai Pergoki Istri Tanpa Busana Bersama Pria Lain

30 November 2025, 16:50
Suami di Sangatta Bakar Istri, Anak Ikut Jadi Korban
Kriminal

Suami di Sangatta Bakar Istri, Anak Ikut Jadi Korban

7 November 2025, 17:21
Usai Bakar Istri, Suami di Balikpapan Berusaha Bunuh Diri
Kriminal

Usai Bakar Istri, Suami di Balikpapan Berusaha Bunuh Diri

20 September 2022, 21:29
Pelaku KDRT Mengaku Khilaf
Bontang

Pelaku KDRT Mengaku Khilaf

12 April 2018, 11:55
Pupuk Kaltim Peduli Korban KDRT
Advertorial

Pupuk Kaltim Peduli Korban KDRT

8 November 2017, 06:01

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.