• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Seleksi PPK di Samarinda untuk Pilkada 2024, Isu Orang Dalam Berhembus Kencang

by Redaksi Bontang Post
10 Mei 2024, 17:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Para pelamar penyelenggara Pilkada 2024 di tingkat kecamatan sudah menjalani tes CAT yang diselenggarakan KPU Samarinda.

Para pelamar penyelenggara Pilkada 2024 di tingkat kecamatan sudah menjalani tes CAT yang diselenggarakan KPU Samarinda.

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda telah menyelenggarakan tahapan seleksi computer assisted test (CAT) bagi pendaftar Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pilkada 2024. Sebanyak 75 butir soal jenis pilihan ganda yang dituntaskan setiap peserta yang mendaftar.

Komisioner KPU Samarinda Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM Yustiani mengatakan, jumlah pendaftar sejak diumumkan melalui berbagai platform ada 191 orang yang melalui Sistem Informasi Anggota KPU dan Badan Adhoc (SIAKBA). Namun, yang mengirim berkas fisik dari jumlah tersebut hanya 142 orang.

“Jadi setelah kami lakukan penelitihan administrasi, yang lolos ada 136 pendaftar. Artinya ada enam pendaftar yang tidak lolos administrasi. Itu disebabkan tidak lengkap,” ungkapnya.

Baca Juga:  Isran Usulkan Semua Guru Honorer Jadi PPPK

Pada saat proses tes CAT, peserta dapat mengetahui secara langsung hasil nilainya. Pun KPU Samarinda akan langsung menempelkan sebuah kertas yang berisi nama, nomor pendaftaran, dan nilai hasil CAT. “Jadi proses seleksi dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang ada. Bahkan pendaftar akan mengetahui nilai yang diperoleh setelah mengerjakan tes tersebut,” sambungnya.

Yustiani menambahkan, selanjutnya KPU akan menyelenggarakan tahapan tes wawancara bagi peserta yang lolos CAT. Namun, di sisi lain, ada hal yang paling penting pada proses seleksi tersebut, yakni saran dan tanggapan dari masyarakat terkait nama-nama pendaftar sebagai Badan Ad Hoc di Pilkada 2024.

“Itu waktunya hingga 10 Mei. Harapannya masyarakat bisa aktif dalam mengamati proses pembentukan PPK, saran dan tanggapan dari masyarakat tentu akan memengaruhui keputusan KPU tentang nama-nama yang terpilih,” terangnya.

Baca Juga:  Soal Pengangkatan CPNS dan PPPK, Pemkot Bontang Tunggu Arahan Pusat

Salah satu pendaftar PPK Urfi Arsilla mengungkapkan, soal yang dikerjakan di CAT Selasa (7/5) disebutnya cukup sulit. Sebab, ada beberapa soal yang di luar dari prediksi Urfi. “Ada beberapa soal yang membutuhkan tingkat fokus tinggi. Dia bisa membuat blunder, padahal kalau diteliti isinya sama,” ungkapnya.

Keputusan Urfi ternyata tak semata-mata membutuhkan pekerjaan. Sebab, di Pemilu 2024, dia pernah menjadi PPS di Kelurahan Bandara. “Dulu saya coba-coba aja daftar, waktu jadi PPS. Enggak tahunya lolos, ya siapa tau aja ada peluang untuk PPK pilkada tahun ini,” imbuhnya.

Dia berharap, pelaksanaan tes tersebut KPU Samarinda bisa menjalankan sesuai regulasi yang ada. Sebab, isu nepotisme disebutnya marak beredar. Apalagi dalam pelaksanaan pilkada harus memenuhi asas langsung, umum, bebas, jujur, dan adil. Istilahnya kalau generasi sekarang orang dalam (ordal), yang mana rekrutmen sebatas formalitas.

Baca Juga:  Bontang Berharap Duit Pusat untuk P3K

“Kasihan orang-orang yang effort-nya tinggi mengikuti rekrutmen, tapi bisa tidak terpilih karena orang dalam, apalagi sudah mengeluarkan biaya. Semoga KPU bisa menjalankan tugas sesuai dengan regulasi yang ada,” pungkasnya. (dra/k8)

Tags: PPPK
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Alasan Chusnul Dhihin Mau Dipinang Basri Rase di Pilkada Bontang

Next Post

Delapan Jam yang Menentukan Langkah Najirah di Pilkada Bontang; Saya Pilih Jaga Amanah

Related Posts

Di Tengah Tekanan Rupiah, Istana Bantah Isu Pencopotan Menkeu Purbaya
Nasional

Pemerintah Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Mulai 2027

21 Agustus 2026, 10:37
Nasib Guru Madrasah Swasta Menggantung, 630 Ribu Terancam Gagal Jadi PPPK karena Regulasi
Nasional

Nasib Guru Madrasah Swasta Menggantung, 630 Ribu Terancam Gagal Jadi PPPK karena Regulasi

3 April 2026, 15:25
Isu PHK PPPK Menguat, Bontang Pastikan Ribuan Pegawai Tetap Aman
Bontang

Isu PHK PPPK Menguat, Bontang Pastikan Ribuan Pegawai Tetap Aman

9 Maret 2026, 12:38
Hari Ini Penentuan Nasib Ribuan Honorer Lewat PPPK Paruh Waktu 2025
Nasional

Hari Ini Penentuan Nasib Ribuan Honorer Lewat PPPK Paruh Waktu 2025

20 Agustus 2025, 16:30
Ini Bocoran Besaran Gaji PPPK Paruh Waktu Bontang dari BKPSDM
Bontang

Ini Bocoran Besaran Gaji PPPK Paruh Waktu Bontang dari BKPSDM

24 Mei 2025, 14:21
Pemkot Bontang Ditegur Kemendagri, Gara-Gara Ini
Bontang

Pemkot Bontang Ditegur Kemendagri, Gara-Gara Ini

23 Mei 2025, 11:49

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.