• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Seragam Batik Dilelang Utuh, Partisipasi Penjahit Lokal Terhambat 

by BontangPost
4 Maret 2018, 11:52
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Saparudin(DOK/BONTANG POST)

Saparudin(DOK/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Partisipasi penjahit lokal dalam pembuatan bantuan seragam batik kuntul mangrove terhambat. Pasalnya mekanismenya harus dilelang secara utuh. Hal ini berdasarkan hasil konsultasi dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pengadaan paket seragam gratis Dinas Pendidikan Bontang, Saparudin mengatakan penyebabnya ialah nomenklatur untuk upah penjahit tidak ada.

“Jadi kami (Dinas Pendidikan, Red.) tetap lelang utuh atau lelang jadi. Karena kami tidak boleh memecah untuk pengadaaan kain saja,” kata Saparudin.

Nantinya, pembuatannya juga bergantung pada pemenang tender apakah ingin mengajak kerja sama dengan pengusaha tekstil lokal atau tidak. Kendati, Dinas Pendidikan (Disdik) telah mencantumkan agar memberdayakan penjahit lokal. Peraturannya Disdik dilarang untuk melakukan pemaksaan.

Baca Juga:  Masyarakat Bontang Diimbau Tak Pakai Kantong Plastik untuk Pembagian Daging Kurban

“Misalnya si pemenang tender mau bekerja sama ya tidak apa-apa, tetapi kami mau mengarahkan itu yang tidak boleh,” ujarnya.

Adapun hasil uji laboratorium, spesifikasi kain memakai jenis katun prisima. Jenis ini lebih halus dibandingkan dengan katun prima. “Kainnya agak lembut sedikit kalau katun prima agak kasar,” ujar pria yang juga duduk sebagai Kasi Kurikulum SMP Disdik ini.

Terkait anggaran yang dikucurkan kembali mengalami perubahan. Setelah di awal bulan lalu dikatakannya tersedot APBD sejumlah Rp 2,188 miliar. Maka kali ini kembali naik menjadi Rp 3,8 miliar.

Sejumlah 38.727 siswa bakal memperoleh bantuan gratis ini. Mulai dari pelajar tingkat SD hingga SMA. Baik yang duduk di sekolah negeri maupun swasta.

Baca Juga:  Dihadiri Chef Degan Septoadji, Pelaku Usaha Kuliner Kembangkan Keterampilan Memasak Lewat Cooking Class

“Kalau batik Rp 3,8 M yang kami anggarkan. Rumusnya, masing-masing anak kami anggarkan Rp 100 ribu,” tuturnya.

Sebelumnya diwartakan, batik kuntul mangrove ini merupakan instruksi dari Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni. Dalam teknis pengerjaannya, Neni berharap dapat memberdayakan pengusaha atau penjahit lokal Bontang. Seragam ini ke depan bakal dipakai oleh para pelajar di hari-hari tertentu.

Selain itu, Neni juga meminta masyarakat menyambut baik bantuan yang diberikan Pemkot Bontang. Tetapi, jika ada sekolah swasta yang tidak mau menerima maka Neni tak akan memberinya. (*/ak)

Tags: Disdikpemkot bontangseragam
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

70 Persen Kader Lama Hanura Bertahan 

Next Post

Hindari Polemik, Pengukuran Bantuan Seragam Gunakan Skema Baru   

Related Posts

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang
Pemkot Bontang

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang

6 September 2026, 09:25
Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen
Pemkot Bontang

Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen

2 September 2026, 11:00
Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah
Pemkot Bontang

Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah

27 Agustus 2026, 11:19
Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta
Pemkot Bontang

Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta

27 Agustus 2026, 10:00
Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport
Pemkot Bontang

Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport

26 Agustus 2026, 12:53
Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat
Pemkot Bontang

Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat

25 Agustus 2026, 16:05

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.