• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Soal Pembatasan Bantuan Perlengkapan Sekolah, DPRD Minta Disdikbud Cari Solusi

by Redaksi Bontang Post
2 Februari 2022, 09:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Ketua DPRD Kota Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam.

Ketua DPRD Kota Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam.

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Rencana penyaluran perlengkapan sekolah gratis oleh Pemkot Bontang mendapat kritikan dari legislatif. Pasalnya, untuk pelajar jenjang SMA dan SMK dipastikan tidak memperoleh bantuan ini. Ketua DPRD Andi Faizal Sofyan Hasdam pun angkat suara. Mengingat pada 2019 kala itu Pemkot menyalurkan ke seluruh jenjang satuan pendidikan.

Ia mempertanyakan penerjemahan regulasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Bahwa kewenangan SMA dan SMK berada di ranah Pemprov Kaltim. Mengacu UU 23/2014 tentang Pemerintah Daerah. “Memang ada contoh sebelumnya yang diperbolehkan tetapi kenapa sekarang dibuat kaku aturannya,” kata Andi Faiz.

Menurutnya jika ada regulasi yang dilanggar, hendaknya Pemkot memberikan solusi. Sehingga pendistribusian tetap bisa dilakukan. Salah satunya dengan menitipkan anggaran belanja barang ini layaknya hibah ke Pemprov Kaltim untuk insentif guru. Nantinya Pemprov akan mengembalikan anggaran hibah itu kepada tiap satuan pendidikan.

Baca Juga:  Penyaluran Seragam Batik Sekolah di Bontang Belum Merata

“Masyarakat itu tidak mau tahu kewenangan SMA/SMK itu di pemkot atau pemprov. Intinya pelayanan dasar Kota Bontang salah satunya di aspek pendidikan itu terpenuhi,” ucapnya.

Wakil rakyat dari daerah pemilihan Bontang Utara ini beranggapan semua pelajar di tingkatan sekolah kendalanya sama. Yakni memerlukan bantuan seragam, sepatu, dan tas sekolah gratis. Dengan hanya mengalokasikan untuk jenjang SD dan SMP, tentu berpotensi terjadinya kecemburuan sosial.

“Karena pelajar SMA dan SMK juga masyarakat Bontang,” tutur dia.

Selain itu, ia juga menilai jika keterbatasan anggaran menjadi dalil pembatasan sasaran penerima bantuan dipandang kurang tepat. Sebab besaran APBD 2019 dan tahun ini tidak selisih jauh. Tentunya ini bergantung dengan arah kebijakan pembangunan Kota Taman saat dipimpin oleh kepala daerah terpilih. Seharusnya aspek pendidikan menjadi prioritas dalam penganggaran.

Baca Juga:  Disdikbud Bontang Kebut Jahit Hampir 30 Ribu Seragam Gratis, Sekolah Swasta Mulai Pengukuran

Lantas terkait pengerjaan infrastruktur, Andi Faiz berujar bisa ditempuh dari skema lainnya. Mencakup dana alokasi khusus, bantuan keuangan, hingga pengerjaan dilakukan secara bertahap. “Harusnya pemkot peka. Pendidikan tidak bisa ditawar dan dibeda-bedakan,” terangnya.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan hanya kelas awal yang akan menerimanya. Tepatnya kelas I dan VII. Bahkan untuk pelajar kelas awal di jenjang SMA bakal gigit jari.

“Untuk SMA tidak ada. Karena kewenangan SMA dan SMK ada di Pemprov,” kata Kepala Disdikbud Bambang Cipto Mulyono.

Berdasarkan UU 23/2014 tentang Pemerintah Daerah termaktub bahwa kewenangan SMA dan SMK di pemerintah provinsi. Meski demikian, ia belum bisa memberikan informasi terkait kucuran anggaran untuk program ini. Termasuk dengan penghitungan jumlah siswa yang akan mendapatkan perlengkapan sekolah. “Kami masih belum mendata terkait itu,” ucapnya.

Baca Juga:  Perencanaan Tak Bisa Diubah, Seragam Gratis hanya Sasar Siswa Baru

Tak hanya itu, dipastikan untuk buku tulis juga tidak dimasukkan dalam paket perlengkapan sekolah. Sehingga hanya tas, seragam, dan sepatu yang dibantu. Sehubungan dengan mekanisme lelang, Disdikbud memiliki format. Khusus untuk sekolah negeri direncanakan dipercayakan ke tiap satuan pendidikan masing-masing.

“Seragam sekolah untuk sekolah negeri kemungkinan pakai skema penunjukkan langsung. Kalau sekolah swasta tetap ditangani Disdikbud,” tutur dia.

Saat ini regulasi perwali masih dalam tahapan penyusunan. Harapanya dengan mekanisme itu bisa memberdayakan penjahit lokal. Sementara untuk sepatu dan tas akan dilelang melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP). (*/ak)

Tags: perlengkapan sekolah gratis
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

SMA YPK Gagal Masuk Semifinal DBL

Next Post

Omicron Penuh Ketidakpastian, Menkes Sebut Puncak Kasus Akhir Februari

Related Posts

Bantuan Perlengkapan Sekolah Gratis Bontang Dipastikan Berlanjut Tahun Depan
Bontang

Bantuan Perlengkapan Sekolah Gratis Bontang Dipastikan Berlanjut Tahun Depan

11 September 2026, 07:51
Sepatu dan Tas Sekolah Gratis Tiba di Bontang, Disdikbud Cocokkan Ukuran Sebelum Dibagikan
Bontang

Sepatu dan Tas Sekolah Gratis Tiba di Bontang, Disdikbud Cocokkan Ukuran Sebelum Dibagikan

1 September 2026, 19:26
Rp24,27 Miliar Digelontorkan, Tas hingga Buku Gratis Siswa Bontang Mulai Berdatangan
Bontang

Rp24,27 Miliar Digelontorkan, Tas hingga Buku Gratis Siswa Bontang Mulai Berdatangan

14 Juli 2026, 14:43
Disdikbud Bontang Kebut Jahit Hampir 30 Ribu Seragam Gratis, Sekolah Swasta Mulai Pengukuran
Bontang

Disdikbud Bontang Kebut Jahit Hampir 30 Ribu Seragam Gratis, Sekolah Swasta Mulai Pengukuran

14 Juli 2026, 11:00
Disdikbud Bontang Mulai Salurkan Seragam Gratis untuk Siswa Baru SD dan SMP
Bontang

Disdikbud Bontang Mulai Salurkan Seragam Gratis untuk Siswa Baru SD dan SMP

13 Juli 2026, 14:31
Seragam Gratis Pelajar Bontang Mulai Diproduksi, Libatkan 600 Penjahit Lokal
Pemkot Bontang

Seragam Gratis Pelajar Bontang Mulai Diproduksi, Libatkan 600 Penjahit Lokal

16 Juni 2026, 08:04

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.