BONTANGPOST.ID, Bontang – Pemerintah Kota Bontang memastikan pembangunan akses menuju Bontang Kuala akan dibiayai melalui APBD 2027. Keputusan itu diambil setelah usulan peninggian Jalan Kapten Piere Tendean ke pemerintah pusat belum mendapat kepastian.
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan, berbagai upaya telah dilakukan, termasuk mengajukan usulan dan mendatangi pemerintah pusat. Namun hingga kini belum ada realisasi penanganan jalan yang kerap terdampak banjir rob tersebut.
Karena itu, Pemkot bersama DPRD Bontang sepakat membangun akses permanen sementara berupa trotoar di salah satu sisi jalan agar mobilitas warga dan pengunjung tetap terjaga.
“Enggak bisa kita biarkan terus-menerus. Ya sudah, kita pakai dana APBD Kota Bontang tahun depan,” kata Neni, Senin (12/6/2026).
Menurutnya, pemerintah pusat masih menilai Jalan Piere Tendean layak digunakan sehingga belum menjadi prioritas pembangunan. Padahal, ruas tersebut merupakan akses utama bagi warga Bontang Kuala dan wisatawan.
Pemkot Bontang juga telah mengirim surat kepada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) untuk meminta izin pembangunan trotoar karena jalan itu merupakan kewenangan pemerintah pusat.
“Makanya DPRD dan Pemerintah Kota Bontang sepakat membangun menggunakan APBD,” pungkasnya. (*)







