• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

SPMB Tahap Pertama Tuai Sorotan, Wali Murid Bontang Keluhkan Sistem hingga Transparansi

by Redaksi Bontang Post
29 Juni 2026, 10:55
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Pelaksanaan SPMB jenjang SMA dan SMK di tahap pertama masih ada kekurangan yang harus segera diperbaiki. ADIEL KUNDHARA/KP

Pelaksanaan SPMB jenjang SMA dan SMK di tahap pertama masih ada kekurangan yang harus segera diperbaiki. ADIEL KUNDHARA/KP

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA dan SMK di Kalimantan Timur telah menuntaskan tahapan pertama. Di balik proses tersebut, sejumlah wali murid di Kota Bontang menyampaikan berbagai catatan evaluasi terhadap sistem pendaftaran yang dinilai masih perlu dibenahi.

Salah seorang wali murid, Yosep, mengatakan persoalan paling dirasakan terjadi pada hari pertama pelaksanaan SPMB. Saat itu, sistem pendaftaran sulit diakses karena gangguan jaringan sehingga banyak calon pendaftar tidak dapat langsung mengunggah berkas.

“Masalah utamanya di hari pertama. Jaringan tidak bisa dibuka. Untungnya ada perpanjangan waktu pendaftaran,” katanya, Minggu (28/6/2026).

Menurut Yosep, perubahan pengelolaan sistem dari pihak ketiga kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Timur juga membuat sebagian masyarakat masih perlu beradaptasi dengan tampilan dan mekanisme baru.

Baca Juga:  SPMB 2026: Jalur Afirmasi SMK Sediakan Kuota Minimal 15 Persen untuk Siswa Kurang Mampu

Meski demikian, ia mengapresiasi adanya informasi kuota yang tersisa setelah tahap pertama. Menurutnya, informasi tersebut membantu peserta menentukan strategi pada tahap berikutnya.

“Dari sisa jalur yang ada sudah terlihat apakah kuotanya akan dialihkan ke jalur domisili atau reguler,” ujarnya.

Namun, Yosep menilai masih ada sejumlah informasi yang seharusnya dapat ditampilkan secara lebih terbuka kepada publik. Salah satunya pada jalur prestasi.

Menurut dia, sistem saat ini hanya menampilkan kategori prestasi, seperti akademik, nonakademik, atau keagamaan, tanpa menjelaskan capaian prestasi yang dimiliki masing-masing peserta.

“Akses untuk publik tidak memperlihatkan prestasi yang dimiliki pendaftar. Misalnya juara satu tingkat provinsi cabang olahraga tertentu. Padahal informasi seperti itu penting untuk menjaga transparansi,” tuturnya.

Baca Juga:  Jalur Prestasi SPMB SMA-SMK Bontang Diverifikasi Ketat, Sertifikat dan Rekam Jejak Organisasi Diperiksa

Hal serupa, lanjut Yosep, juga terjadi pada jalur mutasi. Ia menilai informasi asal sekolah peserta seharusnya dapat ditampilkan agar masyarakat dapat mengetahui apakah peserta memang memenuhi persyaratan jalur tersebut.

“Kalau di jenjang SMP asal sekolah masih ditampilkan. Jadi masyarakat bisa melihat apakah memang berasal dari luar daerah sehingga layak mendaftar melalui jalur mutasi,” katanya.

Selain persoalan transparansi, Yosep juga menyoroti adanya ketidaksesuaian data nilai rapor yang sempat ditemukan pada tahap pertama. Ia menyebut salah satu calon peserta didik mengalami perbedaan cukup banyak antara nilai rapor asli dengan data yang muncul di sistem.

“Ada tetangga saya yang menemukan sekitar 25 nilai berbeda. Untungnya akhirnya operator sekolah diberi kewenangan untuk melakukan perbaikan data,” ungkapnya.

Baca Juga:  Kuota Domisili Prioritas SMK di Bontang Hanya 10 Persen, Cek Wilayah yang Masuk Jalur Ini

Ia berharap berbagai kendala tersebut dapat menjadi bahan evaluasi sehingga pelaksanaan SPMB tahap kedua berjalan lebih baik. Menurutnya, sistem yang stabil, data yang akurat, serta informasi yang lebih transparan akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap proses seleksi.

“Semoga di tahap kedua nanti masalah-masalah seperti ini tidak terulang lagi,” pungkasnya. (ak)

Tags: SPMB bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Gunung Elai Bontang Kembangkan Wisata Mangrove Ramah Lingkungan, Siapkan Gazebo hingga Area UMKM

Next Post

Cara Pisah Sertifikat Tanah Tanpa Menghapus Sertifikat Induk, Ini Syarat dan Prosedurnya

Related Posts

SPMB Offline SMKN 2 Bontang Isi 86 Kursi, Sekolah Tunggu Kepastian Daftar Ulang
Bontang

SPMB Offline SMKN 2 Bontang Isi 86 Kursi, Sekolah Tunggu Kepastian Daftar Ulang

9 Juli 2026, 16:02
SPMB Usai, 86 Bangku di SMKN 2 Bontang Masih Lowong, Ini Penyebabnya
Bontang

SPMB Usai, 86 Bangku di SMKN 2 Bontang Masih Lowong, Ini Penyebabnya

6 Juli 2026, 10:00
Masih Ada Kesempatan! Siswa yang Tersisih dari SMA Bontang Bisa Daftar ke SMK, Ini Syaratnya
Bontang

Masih Ada Kesempatan! Siswa yang Tersisih dari SMA Bontang Bisa Daftar ke SMK, Ini Syaratnya

2 Juli 2026, 14:30
Kuota Domisili SMA Negeri di Bontang Hampir Penuh, Hari Ketiga SPMB Diprediksi Jadi Penentu
Bontang

Kuota Domisili SMA Negeri di Bontang Hampir Penuh, Hari Ketiga SPMB Diprediksi Jadi Penentu

1 Juli 2026, 13:07
Pendaftar Jalur Prestasi Membludak, SMA 1 dan SMA 2 Bontang Kelebihan Kuota
Bontang

Pendaftar Jalur Prestasi Membludak, SMA 1 dan SMA 2 Bontang Kelebihan Kuota

26 Juni 2026, 10:13
SPMB Kaltim Diperpanjang hingga 26 Juni, Siswa Bontang Diminta Manfaatkan Tambahan Waktu
Bontang

SPMB Kaltim Diperpanjang hingga 26 Juni, Siswa Bontang Diminta Manfaatkan Tambahan Waktu

25 Juni 2026, 09:00

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.