<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tambang Ilegal Arsip - Bontang Post</title>
	<atom:link href="https://bontangpost.id/tag/tambang-ilegal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://bontangpost.id/tag/tambang-ilegal/</link>
	<description>Mencerdaskan dan Menginspirasi</description>
	<lastBuildDate>Thu, 14 May 2026 12:18:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://bontangpost.id/wp-content/uploads/2018/04/bp-cropped-favicon-bpost1-2-32x32.png</url>
	<title>Tambang Ilegal Arsip - Bontang Post</title>
	<link>https://bontangpost.id/tag/tambang-ilegal/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>4.236 Hektare Tambang Ilegal Kepung IKN, Smart Forest City Terancam</title>
		<link>https://bontangpost.id/4-236-hektare-tambang-ilegal-kepung-ikn-smart-forest-city-terancam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 May 2026 09:00:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[ikn]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang Ilegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=150394</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID – Di balik ambisi membangun Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai kota hijau masa depan, ancaman terhadap kawasan hutan dan lingkungan hidup terus menjadi sorotan. Hal itu mengemuka dalam seminar nasional bertema Penguatan Pengawasan dan Penindakan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Guna Mendukung IKN yang digelar di Universitas Mulawarman. Dalam forum tersebut, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/4-236-hektare-tambang-ilegal-kepung-ikn-smart-forest-city-terancam/">4.236 Hektare Tambang Ilegal Kepung IKN, Smart Forest City Terancam</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="745" data-end="918"><strong>BONTANGPOST.ID –</strong> Di balik ambisi membangun Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai kota hijau masa depan, ancaman terhadap kawasan hutan dan lingkungan hidup terus menjadi sorotan.</p>
<p data-start="920" data-end="1121">Hal itu mengemuka dalam seminar nasional bertema <em data-start="969" data-end="1081">Penguatan Pengawasan dan Penindakan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Guna Mendukung IKN</em> yang digelar di Universitas Mulawarman.</p>
<p data-start="1123" data-end="1321">Dalam forum tersebut, sejumlah pihak menilai konsep <em data-start="1175" data-end="1194">smart forest city</em> berisiko hanya menjadi slogan jika pengawasan dan penegakan hukum terhadap kerusakan lingkungan tidak dilakukan secara serius.</p>
<p data-start="1323" data-end="1509">Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Keamanan dan Keselamatan Publik, Edgar Diponegoro, mengungkapkan luas bukaan tambang ilegal di kawasan IKN sepanjang 2025 mencapai 4.236,69 hektare.</p>
<p data-start="1511" data-end="1784">Sebaran lahan tersebut masuk ke berbagai fungsi kawasan hutan, mulai dari 57,58 hektare di hutan lindung, 2.689,37 hektare di kawasan konservasi, 3,97 hektare di hutan produksi, 4,38 hektare di hutan produksi konversi, hingga 1.481,39 hektare di area penggunaan lain (APL).</p>
<p data-start="1786" data-end="1920">Selain tambang ilegal, tekanan terhadap lingkungan juga datang dari ekspansi perkebunan sawit yang tercatat mencapai 8.338,23 hektare.</p>
<p data-start="1922" data-end="2053">Sebagian bukaan sawit tersebut berada di kawasan hutan produksi seluas 1.881,17 hektare dan hutan produksi konversi 846,66 hektare.</p>
<p data-start="2055" data-end="2159">Sorotan utama tertuju pada kawasan Tahura Bukit Soeharto yang selama ini menjadi penyangga ekologis IKN.</p>
<p data-start="2161" data-end="2296">Berdasarkan data yang dipaparkan, luas bukaan lahan di Tahura Bukit Soeharto terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.</p>
<p data-start="2298" data-end="2537">Pada 2019 luas bukaan lahan tercatat 6.432,30 hektare. Angka itu melonjak menjadi 11.506,50 hektare pada 2021, kemudian sedikit turun menjadi 11.157,80 hektare pada 2023. Namun pada 2025 kembali meningkat hingga mencapai 13.028,50 hektare.</p>
<p data-start="2539" data-end="2692">“Peningkatan ini mengindikasikan Tahura Bukit Soeharto berada di bawah tekanan eksploitasi yang masif dan berkelanjutan,” ujar Edgar, Selasa (12/5/2026).</p>
<p data-start="2694" data-end="2914">Tahura Bukit Soeharto sendiri memiliki luas sekitar 64.814,98 hektare dan mencakup kawasan Hutan Pendidikan SMK Kehutanan Samarinda, Hutan Penelitian dan Pendidikan Universitas Mulawarman, serta Hutan Penelitian Samboja.</p>
<p data-start="2916" data-end="3054">Edgar menilai kondisi tersebut membutuhkan langkah penegakan hukum yang lebih agresif terhadap pelaku perambahan hutan dan tambang ilegal.</p>
<p data-start="3056" data-end="3190">Menurutnya, penindakan dapat dilakukan melalui instrumen hukum kehutanan, pertambangan, lingkungan hidup hingga tindak pidana korupsi.</p>
<p data-start="3192" data-end="3398">Selain penegakan hukum, ia juga menekankan pentingnya pendekatan <em data-start="3257" data-end="3277">social engineering</em> untuk membatasi perkembangan penduduk di kawasan tertentu serta memperkuat integrasi pengawasan antarlembaga pemerintah.</p>
<p data-start="3400" data-end="3597">Sementara itu, Anggota Komisi XII DPR RI, Syafruddin, menilai pembangunan IKN bukan sekadar pemindahan pusat pemerintahan, melainkan transformasi cara negara membangun wilayah secara berkelanjutan.</p>
<p data-start="3599" data-end="3754">Menurutnya, visi kota hijau akan kehilangan makna jika pembangunan justru memicu deforestasi, degradasi lahan, pencemaran lingkungan, hingga konflik ruang.</p>
<p data-start="3756" data-end="3933">“Pengawasan dan penindakan tegas terhadap pelanggaran lingkungan bukan sekadar kewajiban hukum, melainkan upaya mutlak untuk memastikan pembangunan yang berkelanjutan,” ujarnya.</p>
<p data-start="3935" data-end="4173" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Ia juga mengingatkan pembangunan masif di Kalimantan Timur membawa risiko ekologis serius seperti hilangnya tutupan hutan, ancaman banjir dan longsor akibat berkurangnya daerah resapan air, hingga kerusakan ekosistem pesisir dan mangrove.</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/4-236-hektare-tambang-ilegal-kepung-ikn-smart-forest-city-terancam/">4.236 Hektare Tambang Ilegal Kepung IKN, Smart Forest City Terancam</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Skandal Lahan Transmigrasi Kukar, Izin Tambang Lawas Picu Korupsi dan Kerusakan 1.800 Hektare</title>
		<link>https://bontangpost.id/skandal-lahan-transmigrasi-kukar-izin-tambang-lawas-picu-korupsi-dan-kerusakan-1-800-hektare/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Mar 2026 02:00:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang Ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[tambang kukar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=148709</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Kukar &#8211; Tabir gelap pengelolaan lahan transmigrasi di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akhirnya terkuak. Lahan yang seharusnya diperuntukkan bagi penghidupan warga diduga diselewengkan menjadi area pertambangan ilegal. Pemerintah melalui Kementerian Transmigrasi pun mengambil langkah tegas dengan mengawal proses hukum yang kini bergulir di Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur. Direktur Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/skandal-lahan-transmigrasi-kukar-izin-tambang-lawas-picu-korupsi-dan-kerusakan-1-800-hektare/">Skandal Lahan Transmigrasi Kukar, Izin Tambang Lawas Picu Korupsi dan Kerusakan 1.800 Hektare</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="116" data-end="360"><strong>BONTANGPOST.ID, Kukar &#8211;</strong> Tabir gelap pengelolaan lahan transmigrasi di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akhirnya terkuak. Lahan yang seharusnya diperuntukkan bagi penghidupan warga diduga diselewengkan menjadi area pertambangan ilegal.</p>
<p data-start="362" data-end="519">Pemerintah melalui Kementerian Transmigrasi pun mengambil langkah tegas dengan mengawal proses hukum yang kini bergulir di Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur.</p>
<p data-start="521" data-end="706">Direktur Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (PPKTrans), Sigit Mustofa Nurudin, menegaskan tidak ada ruang bagi aktivitas pertambangan di atas lahan transmigrasi.</p>
<p data-start="708" data-end="963">“Kami menegaskan bahwa negara tidak pernah memberikan izin penggunaan lahan transmigrasi untuk aktivitas pertambangan. Pemanfaatan lahan di luar peruntukan ini merupakan pelanggaran serius terhadap tujuan program transmigrasi,” ujarnya, Sabtu (28/3/2026).</p>
<p data-start="965" data-end="1244">Akar persoalan ini diduga berasal dari penerbitan Izin Usaha Pertambangan (IUP) pada 2007, saat kewenangan masih berada di pemerintah daerah. Izin tersebut menjadi pintu masuk bagi perusahaan untuk menggarap kawasan negara, meski secara administratif disebut tidak pernah tuntas.</p>
<p data-start="1246" data-end="1453">Kondisi tersebut mencerminkan lemahnya pengawasan tata kelola lahan di masa lalu. Akibatnya, kawasan yang semestinya menjadi lahan produktif dan permukiman warga kini berubah menjadi area tambang yang rusak.</p>
<p data-start="1455" data-end="1673">Kejaksaan Tinggi Kaltim telah menetapkan enam tersangka dalam kasus ini. Mereka terdiri dari tiga mantan pejabat Dinas Pertambangan dan Energi Kukar serta tiga pihak dari korporasi. Beberapa di antaranya telah ditahan.</p>
<p data-start="1675" data-end="1864">Dampak yang ditimbulkan pun sangat besar. Berdasarkan data Kejaksaan, sekitar 1.800 hektare lahan mengalami kerusakan, mencakup lahan pertanian hingga fasilitas sosial yang dibangun negara.</p>
<p data-start="1866" data-end="2075">“Lahan yang semestinya menjadi basis penghidupan warga diduga dialihkan untuk kepentingan industri tanpa dasar hukum yang sah. Banyak yang kini rusak dan tidak lagi dapat dimanfaatkan,” ungkap pihak Kejaksaan.</p>
<p data-start="2077" data-end="2293">Saat ini, pemerintah tidak hanya fokus pada proses hukum, tetapi juga mendorong pemulihan hak-hak warga transmigran. Kawasan yang terdampak akan direhabilitasi agar dapat kembali digunakan secara legal dan produktif.</p>
<p data-start="2295" data-end="2436">“Penegakan hukum ini diharapkan menjadi peringatan agar pengelolaan lahan negara ke depan lebih transparan dan akuntabel,” pungkas Sigit. <strong>(prokal)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/skandal-lahan-transmigrasi-kukar-izin-tambang-lawas-picu-korupsi-dan-kerusakan-1-800-hektare/">Skandal Lahan Transmigrasi Kukar, Izin Tambang Lawas Picu Korupsi dan Kerusakan 1.800 Hektare</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kades Gas Alam Kembali Dipanggil, Polisi Siap Datangi Terkait Izin Tambang di Muara Badak</title>
		<link>https://bontangpost.id/kades-gas-alam-kembali-dipanggil-polisi-siap-datangi-terkait-izin-tambang-di-muara-badak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dwi Kurniawan Nugroho]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Mar 2026 03:32:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang Ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang muara badak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=148686</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Muara Badak – Polres Bontang akan kembali melayangkan undangan kedua kepada Kepala Desa Gas Alam terkait klarifikasi izin operasional tambang galian C di Desa Batu-Batu, Kecamatan Muara Badak. Jika undangan tersebut kembali tidak dihadiri, polisi menyatakan siap mendatangi langsung yang bersangkutan untuk meminta keterangan. Kasat Reskrim Polres Bontang AKP Randy Anugrah mengatakan, saat ini [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kades-gas-alam-kembali-dipanggil-polisi-siap-datangi-terkait-izin-tambang-di-muara-badak/">Kades Gas Alam Kembali Dipanggil, Polisi Siap Datangi Terkait Izin Tambang di Muara Badak</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="311" data-end="538"><strong>BONTANGPOST.ID, Muara Badak –</strong> Polres Bontang akan kembali melayangkan undangan kedua kepada Kepala Desa Gas Alam terkait klarifikasi izin operasional tambang galian C di Desa Batu-Batu, Kecamatan Muara Badak.</p>
<p data-start="540" data-end="675">Jika undangan tersebut kembali tidak dihadiri, polisi menyatakan siap mendatangi langsung yang bersangkutan untuk meminta keterangan.</p>
<p data-start="677" data-end="823">Kasat Reskrim Polres Bontang AKP Randy Anugrah mengatakan, saat ini pihaknya masih mengedepankan langkah persuasif melalui undangan klarifikasi.</p>
<p data-start="825" data-end="1000">“Rencananya kami layangkan undangan kedua terlebih dahulu. Jika tetap tidak datang, kami yang akan mendatangi untuk meminta konfirmasi langsung,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).</p>
<p data-start="1002" data-end="1201">Pemanggilan ini berkaitan dengan klarifikasi izin operasional tambang yang dikelola Kades Gas Alam. Randy menegaskan, sikap kooperatif sangat dibutuhkan agar proses penanganan berjalan lebih cepat.</p>
<p data-start="1203" data-end="1326">“Seharusnya jika kooperatif, yang bersangkutan memenuhi undangan. Namun jika tidak, kami terpaksa jemput bola,” jelasnya.</p>
<p data-start="1328" data-end="1437">Ia menambahkan, saat ini proses masih pada tahap permintaan keterangan dan belum masuk ke tahap penyidikan.</p>
<p data-start="1439" data-end="1606">Namun demikian, apabila dalam klarifikasi tidak dapat dibuktikan adanya izin operasional, kasus ini berpotensi naik ke tahap berikutnya dengan melibatkan saksi ahli.</p>
<p data-start="1608" data-end="1783">“Kami akan berkoordinasi dengan saksi ahli karena ini masuk ranah pidana khusus, sehingga membutuhkan keterangan dari ahli lingkungan maupun sumber daya mineral,” terangnya.</p>
<p data-start="1785" data-end="1922">Hingga menjelang rencana undangan kedua, pihak kepolisian juga belum menerima komunikasi atau permohonan penundaan dari Kades Gas Alam.</p>
<p data-start="1924" data-end="2023">“Belum ada permintaan penundaan. Statusnya masih undangan klarifikasi sebagai saksi,” pungkasnya.</p>
<p data-start="2025" data-end="2174">Sebelumnya, aktivitas tambang galian C yang dikelola Kades Gas Alam dihentikan oleh Polres Bontang karena belum dapat menunjukkan izin operasional.</p>
<p data-start="2176" data-end="2336">Dokumen yang diserahkan kepada polisi hanya berupa izin berusaha melalui sistem Online Single Submission (OSS), tanpa dilengkapi izin operasional penambangan.</p>
<p data-start="2338" data-end="2443">“Karena tidak bisa membuktikan izin operasi, maka aktivitas tambang tersebut kami larang,” tutup Randy. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kades-gas-alam-kembali-dipanggil-polisi-siap-datangi-terkait-izin-tambang-di-muara-badak/">Kades Gas Alam Kembali Dipanggil, Polisi Siap Datangi Terkait Izin Tambang di Muara Badak</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kejati Kaltim Geledah Kantor Dinas ESDM, Selidiki Dugaan Korupsi Sektor Pertambangan</title>
		<link>https://bontangpost.id/kejati-kaltim-geledah-kantor-dinas-esdm-selidiki-dugaan-korupsi-sektor-pertambangan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2026 00:16:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang Ilegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=148391</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Samarinda &#8211; Kantor Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalimantan Timur didatangi penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim pada Senin (16/3/2026). Kedatangan penyidik tersebut terkait penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi di sektor pertambangan. Tim penyidik Korps Adhyaksa Benua Etam menyambangi kantor Dinas ESDM Kaltim yang berlokasi di Jalan MT Haryono, Kelurahan Air Putih, Kecamatan [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kejati-kaltim-geledah-kantor-dinas-esdm-selidiki-dugaan-korupsi-sektor-pertambangan/">Kejati Kaltim Geledah Kantor Dinas ESDM, Selidiki Dugaan Korupsi Sektor Pertambangan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="flex flex-col text-sm pb-25">
<article class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" tabindex="-1" data-turn-id="request-WEB:8e45c6b0-c210-496f-8ad2-119cb2858c0e-20" data-testid="conversation-turn-42" data-scroll-anchor="true" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" tabindex="-1">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="af110f5d-6a84-439f-9f2c-1b108cacc0bb" data-message-model-slug="gpt-5-3">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word dark markdown-new-styling">
<p data-start="126" data-end="372"><span class="BZ_Pyq_fadeIn"><strong>BONTANGPOST.ID, Samarinda &#8211;</strong> Kantor </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Dinas </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Energi </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">dan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Sumber </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Daya </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Mineral (</span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">ESDM) </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Kalimantan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Timur </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">didatangi </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">penyidik </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Kejaksaan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Tinggi (</span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Kejati) </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Kaltim </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">pada </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Senin (</span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">16/</span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">3/</span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">2026). </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Kedatangan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">penyidik </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">tersebut </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">terkait </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">penyelidikan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">dugaan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">tindak </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">pidana </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">korupsi </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">di </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">sektor </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">pertambangan.</span></p>
<p data-start="374" data-end="616"><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Tim </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">penyidik </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Korps </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Adhyaksa </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Benua </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Etam </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">menyambangi </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">kantor </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Dinas </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">ESDM </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Kaltim </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">yang </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">berlokasi </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">di </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Jalan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">MT </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Haryono, </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Kelurahan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Air </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Putih, </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Kecamatan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Samarinda </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Ulu, </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">untuk </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">menelusuri </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">sejumlah </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">dokumen </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">dan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">berkas </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">yang </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">berkaitan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">dengan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">perkara </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">tersebut.</span></p>
<p data-start="618" data-end="776"><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Di </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">dalam </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">gedung, </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">penyidik </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">membagi </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">tugas. </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Sebagian </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">menyisir </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">dokumen </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">dan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">berkas, </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">sementara </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">lainnya </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">meminta </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">keterangan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">dari </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">sejumlah </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">pihak </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">yang </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">berada </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">di </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">lokasi.</span></p>
<p data-start="849" data-end="1060"><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Di </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">tempat </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">terpisah, </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Kepala </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Seksi </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Penerangan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Hukum </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Kejati </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Kaltim, </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Toni </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Yuswanto</span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">, </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">membenarkan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">adanya </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">kegiatan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">tersebut. </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Namun </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">ia </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">belum </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">bersedia </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">menjelaskan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">secara </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">rinci </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">perkara </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">yang </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">tengah </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">diselidiki </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">penyidik.</span></p>
<p data-start="1062" data-end="1170"><span class="BZ_Pyq_fadeIn">“</span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Untuk </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">rincinya </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">tunggu </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">hasil </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">kegiatan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">penyidik </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">di </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">lapangan. </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Nanti </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">akan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">ada </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">rilis </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">resminya,” </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">ujarnya </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">singkat. <strong>(KP)</strong></span></p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</article>
</div>
<div class="pointer-events-none h-px w-px absolute bottom-0" aria-hidden="true" data-edge="true"></div>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kejati-kaltim-geledah-kantor-dinas-esdm-selidiki-dugaan-korupsi-sektor-pertambangan/">Kejati Kaltim Geledah Kantor Dinas ESDM, Selidiki Dugaan Korupsi Sektor Pertambangan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KPK Endus Aliran Dana Rutin ke Ketum PP Terkait Jasa Keamanan Tambang di Kukar</title>
		<link>https://bontangpost.id/kpk-endus-aliran-dana-rutin-ke-ketum-pp-terkait-jasa-keamanan-tambang-di-kukar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2026 03:00:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang Ilegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=148272</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Kukar &#8211; Komisi Pemberantasan Korupsi (Komisi Pemberantasan Korupsi) mengungkap temuan baru dalam pusaran kasus gratifikasi dan pencucian uang yang menyeret mantan Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari. Penyidik menduga Ketua Umum Pemuda Pancasila, Japto Soerjosoemarno, menerima setoran rutin bulanan yang disebut sebagai biaya pengamanan operasional tambang. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengonfirmasi [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kpk-endus-aliran-dana-rutin-ke-ketum-pp-terkait-jasa-keamanan-tambang-di-kukar/">KPK Endus Aliran Dana Rutin ke Ketum PP Terkait Jasa Keamanan Tambang di Kukar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="flex flex-col text-sm pb-25">
<article class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" tabindex="-1" data-turn-id="request-WEB:e0643b6d-6ea4-4d99-8f8b-0390ced700a9-18" data-testid="conversation-turn-38" data-scroll-anchor="true" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" tabindex="-1">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="0aa18308-4fe2-4d62-9fef-b3b627a6f686" data-message-model-slug="gpt-5-3">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word dark markdown-new-styling">
<p data-start="151" data-end="411"><span class="BZ_Pyq_fadeIn"><strong>BONTANGPOST.ID, Kukar &#8211;</strong> Komisi </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Pemberantasan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Korupsi (</span><span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Komisi Pemberantasan Korupsi</span></span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">) </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">mengungkap </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">temuan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">baru </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">dalam </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">pusaran </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">kasus </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">gratifikasi </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">dan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">pencucian </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">uang </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">yang </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">menyeret </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">mantan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Bupati </span><span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Kutai Kartanegara</span></span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">, </span><span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Rita Widyasari</span></span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">.</span></p>
<p data-start="413" data-end="616"><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Penyidik </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">menduga </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Ketua </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Umum </span><span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Pemuda Pancasila</span></span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">, </span><span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Japto Soerjosoemarno</span></span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">, </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">menerima </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">setoran </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">rutin </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">bulanan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">yang </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">disebut </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">sebagai </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">biaya </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">pengamanan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">operasional </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">tambang.</span></p>
<p data-start="618" data-end="884"><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Deputi </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Penindakan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">dan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Eksekusi </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">KPK, </span><span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Asep Guntur Rahayu</span></span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">, </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">mengonfirmasi </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">pihaknya </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">tengah </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">mendalami </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">mekanisme </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">pemberian </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">uang </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">tersebut. </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Berdasarkan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">informasi </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">yang </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">dihimpun </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">penyidik, </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">aliran </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">dana </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">tersebut </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">diduga </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">diberikan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">secara </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">berkala </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">setiap </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">bulan.</span></p>
<p data-start="886" data-end="1132"><span class="BZ_Pyq_fadeIn">“</span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Terkait </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">pemeriksaan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">saudara </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">J, </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">penyidik </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">mendalami </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">apakah </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">uang </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">tersebut </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">diterima </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">secara </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">rutin </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">setiap </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">bulan. </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Informasi </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">yang </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">kami </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">peroleh </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">memang </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">menunjukkan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">adanya </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">pemberian </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">bulanan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">tersebut,” </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">ujar </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Asep </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">di </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Gedung </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Merah </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Putih </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">KPK, </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Kamis (</span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">12/</span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">3/</span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">2026).</span></p>
<p data-start="886" data-end="1132"><strong><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Diduga </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">untuk </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Jasa </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Pengamanan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Tambang</span></strong></p>
<p data-start="1176" data-end="1390"><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Uang </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">yang </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">disebut </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">sebagai “</span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">jatah” </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">tersebut </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">diduga </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">berasal </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">dari </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">korporasi </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">tambang </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">yang </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">beroperasi </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">di </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">wilayah </span><span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Kalimantan Timur</span></span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">, </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">khususnya </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">di </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">area </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">yang </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">berkaitan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">dengan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">perkara </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Rita </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Widyasari.</span></p>
<p data-start="1392" data-end="1509"><span class="BZ_Pyq_fadeIn">KPK </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">mengindikasikan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">jasa </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">pengamanan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">itu </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">dilakukan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">melalui </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">struktur </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">organisasi </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">yang </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">dipimpin </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Japto </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">di </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">daerah </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">tersebut.</span></p>
<p data-start="1511" data-end="1827"><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Salah </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">satu </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">perusahaan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">yang </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">disebut </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">dalam </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">pemeriksaan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">adalah </span><span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">PT ABP</span></span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">. </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Juru </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Bicara </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">KPK, </span><span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Budi Prasetyo</span></span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">, </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">menjelaskan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">penyidik </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">tengah </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">menelusuri </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">dugaan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">penerimaan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">uang </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">dari </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">hasil </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">pertambangan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">perusahaan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">tersebut </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">yang </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">difungsikan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">sebagai </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">biaya </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">jasa </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">pengamanan.</span></p>
<p data-start="1511" data-end="1827"><strong><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Sitaan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Mobil </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Mewah </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">dan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Uang </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Tunai</span></strong></p>
<p data-start="1868" data-end="2166"><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Sebelumnya, </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">penyidik </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">KPK </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">juga </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">telah </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">menggeledah </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">kediaman </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Japto. </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Dari </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">penggeledahan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">itu, </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">penyidik </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">menyita </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">sedikitnya </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">11 </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">unit </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">mobil </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">mewah, </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">termasuk </span><span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Toyota Land Cruiser</span></span> <span class="BZ_Pyq_fadeIn">dan </span><span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Jeep Rubicon</span></span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">, </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">serta </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">uang </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">tunai </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">yang </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">nilainya </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">ditaksir </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">mencapai </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Rp56 </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">miliar.</span></p>
<p data-start="2168" data-end="2285"><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Meski </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">demikian, </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">usai </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">menjalani </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">pemeriksaan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">di </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">KPK, </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Japto </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">memilih </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">tidak </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">banyak </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">berkomentar </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">terkait </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">materi </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">pemeriksaan.</span></p>
<p data-start="2287" data-end="2392"><span class="BZ_Pyq_fadeIn">“</span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Tanya </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">saja </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">langsung </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">ke </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">penyidik, </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">jangan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">tanya </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">ke </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">saya,” </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">ujarnya </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">singkat </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">sebelum </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">meninggalkan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Gedung </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">KPK.</span></p>
<p data-start="2394" data-end="2662"><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Kasus </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">ini </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">menjadi </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">babak </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">baru </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">dalam </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">pengembangan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">perkara </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">korupsi </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">di </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Kutai </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">Kartanegara. </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">KPK </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">tidak </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">hanya </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">menyoroti </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">peran </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">penyelenggara </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">negara, </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">tetapi </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">juga </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">mulai </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">menelusuri </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">dugaan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">keterlibatan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">korporasi </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">serta </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">organisasi </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">kemasyarakatan </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">dalam </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">praktik </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">di </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">sektor </span><span class="BZ_Pyq_fadeIn">pertambangan. <strong>(KP)</strong></span></p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</article>
</div>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kpk-endus-aliran-dana-rutin-ke-ketum-pp-terkait-jasa-keamanan-tambang-di-kukar/">KPK Endus Aliran Dana Rutin ke Ketum PP Terkait Jasa Keamanan Tambang di Kukar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tambang Batu Bara Beroperasi di Samping TPA Batu-Batu Muara Badak, Camat Akui Belum Cek Izin</title>
		<link>https://bontangpost.id/tambang-batu-bara-beroperasi-di-samping-tpa-batu-batu-muara-badak-camat-akui-belum-cek-izin/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dwi Kurniawan Nugroho]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Mar 2026 06:35:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[muara badak]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang Ilegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=148174</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang – Aktivitas penambangan batu bara dilaporkan berlangsung tepat di samping Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Batu-Batu, Kecamatan Muara Badak. Camat Muara Badak, Arpan, membenarkan adanya kegiatan tambang di sekitar lokasi tersebut. Ia menjelaskan, lahan yang kini digunakan perusahaan sebelumnya merupakan kebun sawit milik warga yang kemudian dibeli oleh pihak perusahaan tambang. Menurutnya, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/tambang-batu-bara-beroperasi-di-samping-tpa-batu-batu-muara-badak-camat-akui-belum-cek-izin/">Tambang Batu Bara Beroperasi di Samping TPA Batu-Batu Muara Badak, Camat Akui Belum Cek Izin</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="flex flex-col text-sm pb-25">
<article class="text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]" dir="auto" tabindex="-1" data-turn-id="request-WEB:0dcdc1f0-8d13-4736-b20c-03eb4944f816-1" data-testid="conversation-turn-4" data-scroll-anchor="true" data-turn="assistant">
<div class="text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" tabindex="-1">
<div class="flex max-w-full flex-col gap-4 grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="787431e3-a91c-4e6c-8df6-419f0ccacaf8" data-message-model-slug="gpt-5-3">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word light markdown-new-styling">
<p data-start="98" data-end="271"><strong data-start="98" data-end="125">BONTANGPOST.ID, Bontang</strong> <strong>–</strong> Aktivitas penambangan batu bara dilaporkan berlangsung tepat di samping Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Batu-Batu, Kecamatan Muara Badak.</p>
<p data-start="273" data-end="512">Camat Muara Badak, Arpan, membenarkan adanya kegiatan tambang di sekitar lokasi tersebut. Ia menjelaskan, lahan yang kini digunakan perusahaan sebelumnya merupakan kebun sawit milik warga yang kemudian dibeli oleh pihak perusahaan tambang.</p>
<p data-start="514" data-end="648">Menurutnya, aktivitas penambangan tidak melewati batas lahan TPA, meski lokasinya berdampingan dengan area pembuangan sampah tersebut.</p>
<p data-start="650" data-end="702">“Lokasinya memang bersebelahan dengan TPA,” ujarnya.</p>
<p data-start="704" data-end="926">Saat ditanya mengenai legalitas operasional tambang itu, Arpan mengaku belum mengetahui secara pasti apakah perusahaan telah mengantongi izin lengkap. Ia menyebut pihak kecamatan belum melakukan pengecekan secara mendalam.</p>
<p data-start="928" data-end="1097">“Kalau yang mereka sampaikan di awal memang punya izin dan menurut mereka resmi. Kami berkhusnuzon, tapi nanti akan kami coba lakukan pengecekan ke perusahaan,” katanya.</p>
<p data-start="1099" data-end="1399">Di sisi lain, Arpan mengungkapkan perusahaan tambang tersebut juga bersedia membantu perbaikan fasilitas di TPA Batu-Batu yang kondisinya mulai tidak layak. Hal ini disampaikan di tengah belum adanya anggaran dari pemerintah kabupaten untuk perbaikan, serta belum adanya bantuan dari perusahaan lain.</p>
<p data-start="1401" data-end="1559">Salah satu persoalan yang dihadapi saat ini adalah akses jalan menuju TPA yang kerap menyulitkan kendaraan pengangkut sampah untuk masuk ke lokasi pembuangan.</p>
<p data-start="1561" data-end="1692" data-is-last-node="" data-is-only-node="">“Perbaikannya butuh anggaran cukup besar. Kami coba komunikasikan ke perusahaan tersebut dan mereka bersedia membantu,” pungkasnya.<strong> (*)</strong></p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</article>
</div>
<div class="pointer-events-none h-px w-px absolute bottom-0" aria-hidden="true" data-edge="true"></div>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/tambang-batu-bara-beroperasi-di-samping-tpa-batu-batu-muara-badak-camat-akui-belum-cek-izin/">Tambang Batu Bara Beroperasi di Samping TPA Batu-Batu Muara Badak, Camat Akui Belum Cek Izin</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kades Gas Alam Akui Kelola Tambang Galian C di Muara Badak yang Belum Berizin</title>
		<link>https://bontangpost.id/kades-gas-alam-akui-kelola-tambang-galian-c-di-muara-badak-yang-belum-berizin/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dwi Kurniawan Nugroho]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Mar 2026 09:43:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang Ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang muara badak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=148010</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Muara Badak – Aktivitas tambang galian C di Desa Batu-Batu, Kecamatan Muara Badak, menjadi sorotan publik. Camat Muara Badak, Arpan, menyebut kegiatan tersebut diperbolehkan berjalan selama memiliki dasar perizinan yang jelas dan sedang berproses sesuai ketentuan. Terkait polemik yang muncul, pihak kecamatan telah memfasilitasi mediasi antara pelapor dan pengelola tambang. Namun, mediasi tidak terlaksana [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kades-gas-alam-akui-kelola-tambang-galian-c-di-muara-badak-yang-belum-berizin/">Kades Gas Alam Akui Kelola Tambang Galian C di Muara Badak yang Belum Berizin</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="127" data-end="403"><strong>BONTANGPOST.ID, Muara Badak –</strong> Aktivitas tambang galian C di Desa Batu-Batu, Kecamatan Muara Badak, menjadi sorotan publik. Camat Muara Badak, Arpan, menyebut kegiatan tersebut diperbolehkan berjalan selama memiliki dasar perizinan yang jelas dan sedang berproses sesuai ketentuan.</p>
<p data-start="405" data-end="575">Terkait polemik yang muncul, pihak kecamatan telah memfasilitasi mediasi antara pelapor dan pengelola tambang. Namun, mediasi tidak terlaksana karena pelapor tidak hadir.</p>
<p data-start="577" data-end="668">“Untuk penunjukan bukti satu pintu ke Polres Bontang semua,” ujar Arpan, Selasa (3/3/2026).</p>
<p data-start="670" data-end="962">Menurutnya, selama pengelola memiliki minimal satu izin dasar dan dokumen lainnya dalam proses pengurusan, aktivitas tambang tidak menjadi persoalan di tingkat kecamatan. Ia juga menilai keberadaan galian C selama ini menjadi salah satu penopang kebutuhan material pembangunan di Muara Badak.</p>
<p data-start="964" data-end="1149">“Memang lahan pasir galian C ini andalannya di Muara Badak. Untuk kebutuhan pembangunan tidak jauh, semua ambilnya di situ. Minimal satu izin ada, itu yang jadi pertimbangan,” jelasnya.</p>
<p data-start="1151" data-end="1307">Arpan menegaskan, kewenangan penerbitan izin pertambangan berada di pemerintah kabupaten atau provinsi, tergantung luasan lahan, bukan di tingkat kecamatan.</p>
<p data-start="1309" data-end="1554">Sementara itu, Kepala Desa Gas Alam, Amir, membenarkan dirinya merupakan salah satu pengelola tambang galian C di Desa Batu-Batu. Ia menyebut luas lahan yang dikelola sekitar delapan hektare dan telah beroperasi kurang lebih satu tahun terakhir.</p>
<p data-start="1556" data-end="1840">Saat ini, pihaknya mengantongi izin usaha yang diterbitkan melalui sistem Online Single Submission (OSS). Amir juga menyampaikan bahwa pihaknya tengah mengurus Izin Pertambangan Rakyat (IPR), bukan Izin Usaha Pertambangan (IUP). Proses IPR tersebut masih berjalan di tingkat provinsi.</p>
<p data-start="1842" data-end="1979">“Kami menunjuk konsultan untuk mengurus, termasuk dokumen AMDAL yang dibutuhkan. Prosesnya saya upayakan minggu ini selesai,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/kades-gas-alam-akui-kelola-tambang-galian-c-di-muara-badak-yang-belum-berizin/">Kades Gas Alam Akui Kelola Tambang Galian C di Muara Badak yang Belum Berizin</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polisi Ungkap Tambang Muara Badak yang Dilaporkan Salah Satunya Milik Kades Gas Alam</title>
		<link>https://bontangpost.id/polisi-ungkap-tambang-muara-badak-yang-dilaporkan-salah-satunya-milik-kades-gas-alam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dwi Kurniawan Nugroho]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Feb 2026 21:17:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[muara badak]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang Ilegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=147834</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Kukar – Kepolisian mengungkap fakta terbaru terkait laporan dugaan tambang galian C ilegal di Desa Batu-Batu, Kecamatan Muara Badak. Salah satu pemilik tambang yang dilaporkan diketahui merupakan Kepala Desa Gas Alam. Kapolres Bontang Widho Anriano melalui Kasat Reskrim Randy Anugrah Putranto menjelaskan, dari dua pemilik tambang yang dilaporkan, baru satu yang menyerahkan salinan izin [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/polisi-ungkap-tambang-muara-badak-yang-dilaporkan-salah-satunya-milik-kades-gas-alam/">Polisi Ungkap Tambang Muara Badak yang Dilaporkan Salah Satunya Milik Kades Gas Alam</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="110" data-end="370"><strong>BONTANGPOST.ID, Kukar –</strong> Kepolisian mengungkap fakta terbaru terkait laporan dugaan tambang galian C ilegal di Desa Batu-Batu, Kecamatan Muara Badak. Salah satu pemilik tambang yang dilaporkan diketahui merupakan Kepala Desa Gas Alam.</p>
<p data-start="372" data-end="652">Kapolres Bontang <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Widho Anriano</span></span> melalui Kasat Reskrim <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Randy Anugrah Putranto</span></span> menjelaskan, dari dua pemilik tambang yang dilaporkan, baru satu yang menyerahkan salinan izin melalui sistem Online Single Submission (OSS) kepada penyidik.</p>
<p data-start="654" data-end="774">“Yang baru setor izinya ke kami tambang miliknya Pak Kades Gas Alam, satunya belum menyetor,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).</p>
<p data-start="776" data-end="940">Meski demikian, polisi mengaku baru menerima dokumen OSS dan belum melihat dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dari aktivitas pertambangan tersebut.</p>
<p data-start="942" data-end="1059">“Harusnya ada. Kalau setiap orang mengurus izin, biasanya dilampirkan. Tapi kami belum melihat AMDAL itu,” tambahnya.</p>
<p data-start="1061" data-end="1233">Sebelumnya, Polres Bontang menyatakan aktivitas tambang galian C di Desa Batu-Batu, Kecamatan Muara Badak, telah mengantongi izin dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.</p>
<p data-start="1235" data-end="1479">Lokasi tambang yang berada tak jauh dari jalan poros Muara Badak itu sempat diduga ilegal oleh sejumlah warga. Namun, berdasarkan keterangan kepolisian, dua titik aktivitas penggalian pasir di kawasan tersebut dalam proses verifikasi perizinan.</p>
<p data-start="1481" data-end="1628">“Yang satu sudah memberikan surat izin, dan satu lagi masih proses. Katanya Kamis dikirim dan dibawa langsung oleh pemiliknya,” pungkas Randy. <strong>(*)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/polisi-ungkap-tambang-muara-badak-yang-dilaporkan-salah-satunya-milik-kades-gas-alam/">Polisi Ungkap Tambang Muara Badak yang Dilaporkan Salah Satunya Milik Kades Gas Alam</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polres Bontang Klaim Tambang Galian C di Muara Badak Kantongi Izin</title>
		<link>https://bontangpost.id/polres-bontang-klaim-tambang-galian-c-di-muara-badak-kantongi-izin/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dwi Kurniawan Nugroho]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Feb 2026 07:52:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[muara badak]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang Ilegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=147594</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID, Bontang – Polres Bontang memastikan aktivitas tambang galian C di Desa Batu-Batu, Kecamatan Muara Badak, memiliki izin resmi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Lokasi tambang yang berada tak jauh dari jalan poros Muara Badak itu sebelumnya sempat diduga ilegal oleh sejumlah warga. Namun, kepolisian menyebut aktivitas penggalian pasir tersebut telah mengantongi perizinan tingkat provinsi. [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/polres-bontang-klaim-tambang-galian-c-di-muara-badak-kantongi-izin/">Polres Bontang Klaim Tambang Galian C di Muara Badak Kantongi Izin</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="text-base my-auto mx-auto [--thread-content-margin:--spacing(4)] @w-sm/main:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @w-lg/main:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)">
<div class="[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn" tabindex="-1">
<div class="flex max-w-full flex-col grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-1" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="258e4045-cdbc-408f-a8f9-196211a79bd1" data-message-model-slug="gpt-5-2">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[1px]">
<div class="markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word light markdown-new-styling">
<p data-start="88" data-end="298"><strong data-start="88" data-end="115">BONTANGPOST.ID, Bontang</strong> <strong>–</strong> <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Polres Bontang</span></span> memastikan aktivitas tambang galian C di Desa Batu-Batu, Kecamatan Muara Badak, memiliki izin resmi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.</p>
<p data-start="300" data-end="530">Lokasi tambang yang berada tak jauh dari jalan poros Muara Badak itu sebelumnya sempat diduga ilegal oleh sejumlah warga. Namun, kepolisian menyebut aktivitas penggalian pasir tersebut telah mengantongi perizinan tingkat provinsi.</p>
<p data-start="532" data-end="700">Kapolres Bontang AKBP Widho Ariano melalui Kasat Reskrim <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Randy Anugrah Putranto</span></span> mengungkapkan, terdapat dua titik aktivitas galian C di kawasan tersebut.</p>
<p data-start="702" data-end="851">“Yang satu sudah memberikan surat izin, dan yang satu masih proses. Katanya hari Kamis akan dikirim dan dibawa langsung oleh pemiliknya,” ujar Randy.</p>
<p data-start="853" data-end="1048">Sebelumnya, aktivitas pertambangan ilegal di <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Kalimantan Timur</span></span> masih menjadi sorotan. Salah satu lokasi yang dilaporkan aktif beroperasi berada di sekitar Simpang Muara Badak.</p>
<p data-start="1050" data-end="1228">Informasi yang diterima menyebutkan, aktivitas tambang tanpa izin di wilayah tersebut belum sepenuhnya berhenti meski telah beberapa kali mendapat perhatian aparat penegak hukum.</p>
<p data-start="1230" data-end="1439">Terkait hal itu, Kapolri <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Listyo Sigit Prabowo</span></span> menegaskan seluruh aktivitas pertambangan ilegal harus dihentikan, tidak hanya di Simpang Muara Badak, tetapi di seluruh wilayah Kalimantan Timur.</p>
<p data-start="1441" data-end="1582">Ia mengaku telah menginstruksikan jajarannya, khususnya Polda Kaltim, untuk melakukan penindakan tegas terhadap aktivitas tambang tanpa izin.</p>
<p data-start="1584" data-end="1761" data-is-last-node="" data-is-only-node="">“Instruksinya sudah jelas, aktivitas tambang ilegal harus segera dihentikan. Penanganannya nanti langsung dari Polda Kaltim,” tegas Kapolri saat diwawancarai, Kamis (29/1/2026). <strong>(*)</strong></p>
</div>
</div>
</div>
</div>
<div class="z-0 flex min-h-[46px] justify-start"></div>
</div>
</div>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/polres-bontang-klaim-tambang-galian-c-di-muara-badak-kantongi-izin/">Polres Bontang Klaim Tambang Galian C di Muara Badak Kantongi Izin</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Skandal Tambang Rp500 Miliar, Kejati Kaltim Tahan Dua Eks Kepala Distamben Kukar</title>
		<link>https://bontangpost.id/skandal-tambang-rp500-miliar-kejati-kaltim-tahan-dua-eks-kepala-distamben-kukar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Bontang Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Feb 2026 03:36:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kaltim]]></category>
		<category><![CDATA[Tambang Ilegal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://bontangpost.id/?p=147580</guid>

					<description><![CDATA[<p>BONTANGPOST.ID &#8211; Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur membuka babak baru dalam perkara dugaan korupsi pertambangan di atas lahan negara di Kutai Kartanegara, Rabu (18/2/2026) malam. Dua mantan pejabat Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kukar, yakni BH dan ADR, resmi ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya pernah menjabat kepala dinas pada periode 2009–2011 dan 2011–2013. Kepala Seksi Penerangan Hukum [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/skandal-tambang-rp500-miliar-kejati-kaltim-tahan-dua-eks-kepala-distamben-kukar/">Skandal Tambang Rp500 Miliar, Kejati Kaltim Tahan Dua Eks Kepala Distamben Kukar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-start="116" data-end="301"><span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal"><strong>BONTANGPOST.ID &#8211;</strong> Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur</span></span> membuka babak baru dalam perkara dugaan korupsi pertambangan di atas lahan negara di <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Kutai Kartanegara</span></span>, Rabu (18/2/2026) malam.</p>
<p data-start="303" data-end="500">Dua mantan pejabat Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kukar, yakni BH dan ADR, resmi ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya pernah menjabat kepala dinas pada periode 2009–2011 dan 2011–2013.</p>
<p data-start="502" data-end="692">Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Kaltim, <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Toni Yuswanto</span></span>, menyampaikan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengantongi minimal dua alat bukti yang cukup.</p>
<p data-start="694" data-end="853">“Penyidik sudah mengantongi dua alat bukti yang cukup,” ujarnya didampingi Kepala Seksi Penyidikan Bidang Pidana Khusus, <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Danang Prasetyo Dwiharjo</span></span>.</p>
<p data-start="855" data-end="1042">Kedua tersangka diduga menyalahgunakan kewenangan hingga menyebabkan lahan negara dieksploitasi oleh tiga perusahaan tambang, yakni PT JMB, PT ABE, dan PT KRA, selama masa jabatan mereka.</p>
<p data-start="1044" data-end="1308">Penyidik menjerat keduanya dengan pasal berlapis, antara lain Pasal 603 dan Pasal 604 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto ketentuan dalam UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diperbarui melalui UU Nomor 20 Tahun 2001.</p>
<p data-start="1310" data-end="1587">Tak hanya ditetapkan sebagai tersangka, BH dan ADR juga langsung ditahan di <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline"><span class="whitespace-normal">Rutan Kelas I Samarinda</span></span> selama 20 hari ke depan. Penahanan dilakukan karena ancaman hukuman di atas lima tahun serta kekhawatiran tersangka melarikan diri atau menghilangkan barang bukti.</p>
<p data-start="1589" data-end="1796">Danang menjelaskan, perkara ini berawal dari penerbitan IUP Operasi Produksi kepada tiga perusahaan tambang di atas lahan berstatus Hak Pengelolaan Lahan (HPL) milik Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi.</p>
<p data-start="1798" data-end="1981">Izin tersebut membuat perusahaan bebas melakukan aktivitas penambangan tanpa persetujuan pemilik HPL. Praktik tersebut diduga berlanjut hingga terjadi pergantian jabatan kepala dinas.</p>
<p data-start="1983" data-end="2208">Penyidik memperkirakan kerugian negara mencapai sekitar Rp500 miliar. Nilai tersebut berasal dari hasil penjualan batubara yang tidak sah serta dampak kerusakan lingkungan akibat aktivitas tambang yang tidak sesuai ketentuan. <strong>(KP)</strong></p>
<p>Artikel <a href="https://bontangpost.id/skandal-tambang-rp500-miliar-kejati-kaltim-tahan-dua-eks-kepala-distamben-kukar/">Skandal Tambang Rp500 Miliar, Kejati Kaltim Tahan Dua Eks Kepala Distamben Kukar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://bontangpost.id">Bontang Post </a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
