• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Tagihan Air Membengkak, PDAM Bontang Klaim Bukan karena Tarif, Tapi Pemakaian Tinggi

by Dwi Kurniawan Nugroho
8 April 2026, 14:41
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Saat Dirut PDAM Bontang, Suramin, ditemui di kantornya. (Dwi Kurniawan Nugroho/Bontang Post)

Saat Dirut PDAM Bontang, Suramin, ditemui di kantornya. (Dwi Kurniawan Nugroho/Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Direktur Perumda Tirta Taman Suramin, menyebut lonjakan tagihan air yang dikeluhkan pelanggan lebih dipengaruhi tingginya pemakaian, bukan semata akibat kenaikan tarif.

Ia menjelaskan, tarif baru mulai diberlakukan untuk periode pemakaian 20 Februari hingga 20 Maret 2026. Secara umum, penggunaan air rumah tangga dinilai masih wajar jika berada di kisaran 20 meter kubik per bulan.

“Normalnya pelanggan menggunakan 20 kubik per bulan. Untuk rumah tangga, itu sudah cukup besar, setara sekitar 100 drum,” ujarnya.

Tarif baru ini telah disosialisasikan sejak awal Januari 2026. Suramin juga memaparkan simulasi perhitungan tagihan berdasarkan pemakaian 20 meter kubik per bulan untuk masing-masing golongan pelanggan.

Baca Juga:  Temukan Keluhan Air Bersih, Pelanggan Diminta Langsung Hubungi PDAM

Untuk Rumah Tangga 1, biaya pemakaian 0–10 kubik sebesar Rp27.500 dan 11–20 kubik Rp47.500. Ditambah biaya administrasi, meter, dan retribusi sampah Rp17.500, total tagihan menjadi Rp92.500 per bulan.

Sementara itu, Rumah Tangga 2 dikenakan biaya Rp36.250 untuk 0–10 kubik dan Rp56.250 untuk 11–20 kubik. Dengan tambahan biaya lainnya Rp17.500, total tagihan mencapai Rp110.000 per bulan.

Adapun Rumah Tangga 3, biaya 0–10 kubik sebesar Rp43.750 dan 11–20 kubik Rp61.250. Setelah ditambah biaya administrasi Rp17.500, total tagihan menjadi Rp122.500 per bulan.

“Kalau dilihat, pembayaran normal ini masih sekitar 4 persen dari pengeluaran berdasarkan UMK Bontang,” jelasnya.

Namun, ia menegaskan bahwa lonjakan tagihan di lapangan umumnya disebabkan penggunaan air yang tidak terkontrol. Berdasarkan survei, ditemukan banyak kasus satu sambungan meter digunakan untuk beberapa unit rumah kontrakan, bahkan hingga 4–10 pintu.

Baca Juga:  Warga Bontang Lestari Diminta Tampung Air, Distribusi Mati Total Akhir Pekan Ini

Kondisi tersebut membuat konsumsi air menumpuk pada satu meteran, sehingga masuk ke blok tarif yang lebih tinggi.

Selain itu, kebocoran pipa juga menjadi faktor penyebab tingginya tagihan. “Jika ada lonjakan pemakaian secara tiba-tiba, segera laporkan,” imbaunya.

Suramin menegaskan, satu sambungan rumah tangga idealnya hanya digunakan satu keluarga dengan maksimal empat jiwa. Untuk itu, pihaknya mendorong pemilik rumah sewa memasang meter air terpisah di setiap unit.

Menurutnya, langkah tersebut akan membuat perhitungan lebih transparan sekaligus mencegah pembengkakan tagihan.

“Agar pemakaian lebih terkontrol dan tidak terjadi lonjakan pembayaran,” pungkasnya.

Sebagai informasi, PDAM telah memberlakukan tarif baru untuk pemakaian air Februari 2026 yang dibayarkan pada Maret. Skema tarif bersifat bertingkat, di mana semakin tinggi pemakaian, semakin mahal harga per kubik.

Baca Juga:  Investasi Infrastruktur Dongkrak Aset Perumda Tirta Taman Jadi Rp110,8 Miliar

Kenaikan tagihan air sebelumnya ramai dikeluhkan warga di media sosial. Sejumlah pelanggan mengaku tagihan melonjak hingga berkali lipat, bahkan mencapai jutaan rupiah.

Dari berbagai laporan, lonjakan tersebut umumnya dipicu tingginya konsumsi air. Ada pelanggan yang mencatat pemakaian hingga 181 meter kubik per bulan dengan tagihan sekitar Rp2 juta, sementara lainnya berkisar Rp500 ribu hingga Rp600 ribu. (*)

Tags: pdam bontangtagihan air membengkak
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pro RT Plus Terancam Tak Berlanjut, APBD Bontang 2027 Diproyeksi Turun Jadi Rp1,5 Triliun

Next Post

Rapat TAPD Digelar Besok, Sejumlah Program Bontang Terancam Ditunda

Related Posts

Target Pajak Air Tanah Bontang 2027 Tetap Rp 9 Miliar, Tunggu Tarif Baru
Bontang

Target Pajak Air Tanah Bontang 2027 Tetap Rp 9 Miliar, Tunggu Tarif Baru

22 Oktober 2026, 10:14
Tak Hanya Listrik, Pemadaman Bergilir di Bontang Ikut Ganggu Distribusi Air
Bontang

Tak Hanya Listrik, Pemadaman Bergilir di Bontang Ikut Ganggu Distribusi Air

14 September 2026, 11:07
Hotline PDAM Bontang Dikeluhkan Lambat Merespons, Manajemen Akui Kekurangan SDM dan Sistem
Bontang

Hotline PDAM Bontang Dikeluhkan Lambat Merespons, Manajemen Akui Kekurangan SDM dan Sistem

21 Agustus 2026, 12:57
Bontang

Distribusi Air PDAM Mulai Dialirkan Bergilir, Cek Jadwal dan Wilayah yang Terdampak

19 Agustus 2026, 17:09
Kemarau Panjang Tekan Debit Air Bontang, Warga Diminta Mulai Berhemat
Bontang

Kemarau Panjang Tekan Debit Air Bontang, Warga Diminta Mulai Berhemat

19 Agustus 2026, 09:30
Kemarau Makin Terasa, Debit Air Baku Bontang Barat Turun hingga 30 Persen
Bontang

Kemarau Makin Terasa, Debit Air Baku Bontang Barat Turun hingga 30 Persen

17 Agustus 2026, 11:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.