• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Tak Hanya Bayar Denda, Sanksi Pelanggar Prokes sampai Pencabutan Izin Usaha

by BontangPost
5 Februari 2021, 14:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
PPKM diperpanjang hingga 22 Maret 2021.

PPKM diperpanjang hingga 22 Maret 2021.

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Alarm bagi masyarakat Bontang yang melanggar protokol kesehatan (prokes). Pasalnya, Pemkot Bontang bakal memberlakukan denda administratif. Keputusan itu nantinya akan tertuang dalam revisi Perwali 21/2020. Sehubungan penegakkan disiplin dan penegakkan hukum prokes.

Asisten I Sekkot Bontang M Bahri mengatakan pembahasan tersebut merupakan hasil evaluasi. Pasca pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) periode pertama. Mengingat masih banyak warga yang mengabaikan prokes. Imbasnya itu tidak sejalan dengan upaya pemerintah memutus mata rantai penyabaran virus.

“Sanksi ini untuk memberi efek jera kepada pelanggar,” kata M Bahri.

Terdapat klasifikasi besaran nominal sanksi. Mulai dari kategori pelanggar dan bentuk pengabaiannya. Bagi kategori personal maka angkanya mulai dari Rp 100 ribu. Jika kedapatan tidak memakai masker saat beraktivitas di luar rumah.

Adapun pelaku usaha kuliner bila tidak patuh terhadap ketentuan akan dikenakan sanksi mulai Rp 150 ribu. Angka terbesar menyasar usaha perhotelan yakni denda Rp 1 juta.

“Tetapi tidak ujuk-ujuk langsung denda. Dimulai dari peringatan, aktivitas sosial, baru jika kedapatan lagi dikenakan sanksi administratif (denda),” ucapnya.

Bila mengacu pada payung hukum sebelumnya, sanksi terberat bagi perseorangan ialah kurungan selama satu hari. Sementara untuk pelaku usaha ialah paling ringan berwujud teguran. Kemudian penghentian operasional selama 14 hari kerja. Jika masih membandel akan dilakukan pencabutan izin operasional berdurasi tiga bulan.

Sementara Wakil Ketua 1 Satgas Penanganan Covid-19 Letkol Arh Choirul Huda menjelaskan semnagat revisi Perwali ini untuk melindungi masyarakat. Jangan sampai warga yang sudah taat prokes terkena imbas. Dari mereka yang tidak patuh.

“Karena ada beberapa tipe masyarakat. Ada yang ditegur baru patuh ada juga yang didenda baru taat,” kata Choirul Huda.

Menurutnya, sanksi ini tidak menjadi sebuah permasalahan jika mereka telah menerapkan prokes. Oleh karena itu diimbau supaya mereka peduli dan jangan melanggar. Nantinya Jumat klausul draf ini akan dibahas lebih lanjut di lingkup Satgas. Kemudian dilakukan harmonisasi ke Pemprov Kaltim.

Konon, sebelum pelanggar dikenakan denda terdapat sanksi berupa pembagian masker. Pelanggar perseorangan wajib membeli masker dan dibagikan ke masyarakat lainnya. Pun demikian dengan pemilik usaha. Akan tetapi angkanya terdapat perbedaan.

Selain itu, pasien isolasi mandiri yang masih keluar rumah juga siap-siap dikenakan denda. Besarannya Rp 100 ribu. Pun demikian dengan mereka yang kontak erat dengan pasien terkonfirmasi, tetapi menolak dilakukan pemeriksaan. (*/ak)

Tags: denda protokol kesehatansanksi pelanggar protokol kesehatan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Arab Saudi Blacklist Indonesia, Haji 2021 Terancam Batal

Next Post

Pengedar Sabu di Tanjung Laut Terancam 20 Tahun Penjara

Related Posts

No Content Available

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.