• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Catatan Dahlan Iskan

Tembok Sorga

by M Zulfikar Akbar
11 Januari 2019, 06:00
in Dahlan Iskan
Reading Time: 3 mins read
0
Dahlan Iskan

Dahlan Iskan

Share on FacebookShare on Twitter

Inilah rapat presiden paling singkat. Kurang dari dua menit. Di Gedung Putih. Rabu lalu.

Yang diundang adalah pimpinan oposisi di DPR dan DPD. Nancy Pelosi dan Chuch Schumer. Yang selama ini minta agar presiden membuka kembali kantor pemerintah yang tutup. Yang sudah berlangsung tiga minggu.

Rapat itu dimulai dengan ucapan Presiden Donald Trump. Hanya berupa dua kalimat pembukaan sekaligus pertanyaan.
“Apakah yang terjadi 30 hari ke depan kalau saya membuka kembali kantor pemerintah? Apakah Anda akan menyetujui anggaran pembangunan tembok perbatasan itu?” tanya Trump.

“No!,” jawab Nancy.
Trump langsung berdiri. Nggebrak meja. Lalu pergi. Begitu saja.

Trump memang ngotot membangun tembok perbatasan. Yang memisahkan Amerika dengan Meksiko. Dengan anggaran USD 5,7 miliar. Sekitar Rp 75 triliun.

Demokrat, yang sekarang menguasai DPR, menolak. Pembangunan tembok itu tidak masuk akal. Bahkan dinilai tidak bermoral.

Akhirnya APBN 2019 tidak disahkan. Pemerintah terpaksa menutup sebagian layanannya.
Selasa malam lalu Trump pidato penting. Pidato nasional. Di prime time. Mengungkapkan pentingnya tembok itu. Untuk menyelamatkan Amerika.
Malam itu juga reaksi meluas. Yang kontra maupun yang pro. Bahkan dibawa-bawa ke ranah agama.

Baca Juga:  Mahathir PM Lagi

“Sorga saja di keliling tembok. Agar tidak semua orang bisa masuk,” ujar Pastor Robert Jeffress, dari First Baptist Church, Dallas.

Pastor Jeffress memang pendukung Trump. Sejak kampanye. Ia langsung posting twitter. Mendukung pidato Trump itu.

Pastor Jeffress juga tampil di Fox&Friends. Stasiun TV yang selalu mendukung Trump.
Di situlah Jeffress berargumentasi. “Setidaknya dua ayat di Injil yang membenarkan pendapat saya,” katanya.

Pertama bahwa sorga sendiri dikelilingi tembok. “Apakah berarti Tuhan juga tidak bermoral? “, ujar Jeffress.
Kedua, surah Nehemia, di Perjanjian Lama.

Di situ disebutkan bahwa Nehemia atau Nehemiah membangun tembok di sekeliling kota Jerusalem.
Nehemia adalah pejabat setingkat bupati atau walikota di Jerusalem. Semula ia pejabat tinggi di kekaisaran Parsi. Mendengar Jerusalem runtuh Nehemia minta ijin pulang kampung. Ingin membangun kembali kota Jerusalem.
Tembok keliling itu akhirnya jadi. Bahkan ada dua tower pengawasnya. Dengan pintu-pintu gerbangnya. Dari gerbang Domba di timur sampai dekat kolam air Siloam di Barat. Di seberang makam David (Nabi Daud).

Dengan tembok perbatasan itu Pastor Jeffress memuji Trump. Ia kepala negara yang bertanggungjawab pada keamanan warganya.
Orang Kristen kulit putih umumnya memang mendukung tembok Trump. Huffpost melaporkan ada tiga kelompok Kristen kulit putih. Yang dari gereja Evangelico 67 persen mendukung. Yang dari Protestan hanya 57 persen. Yang dari Katholik hanya 56 persen.
Tapi 73 persen Katholik non-putih menolak. 66 persen Protestan keturunan Meksiko menolak. Dan 70 persen Protestan kulit hitam menolak.
Tapi pastor seperti Jeffress sangat berpengaruh.

Baca Juga:  Nasionalisme Atraktif

Bahkan di akhir zaman kelak, ujar Jeffress, kota Jerusalem kembali dikelilingi tembok yang kuat dan tinggi sekali. Yakni ketika Jesus kembali ke bumi sebagai penyelamat dunia.

Di Kristen sorga juga digambarkan dikelilingi tembok. Yang terbuat dari permata. Lalu ada 12 pintunya. Yang juga terbuat dari permata.
Tiap pintu ada namanya. Menurut Google, nama 12 pintu itu untuk 12 suku di Israel: Asher, Benjamin, Dan, Gad, Issachar, Joseph, Judah, Levi, Nephtali, Reubon, Simeon and Zebulun.

Keyakinan akan ada pemimpin akhir zaman itu juga ada di Islam. Bahwa Nabi Isa AS (Jesus), yang ditarik jasadnya ke langit itu, akan kembali ke bumi. Di akhir zaman. Tanda-tanda akhir zaman pun diperinci dengan jelas: hancurnya moral manusia. Yang tanda-tanda itu sudah terlihat di zaman ini. Berarti kiamat sudah dekat.

Baca Juga:  Dari Seminar Seks Berbuntut Suaka

Islam juga percaya sorga itu dikelilingi tembok. Kyai muda dari Radio Dalam Jakarta, Irfan Zidny mengatakan bahwa Nabi Muhammad berkata (dari riwayat Al Baihaqi) begini:
Sesungguhnya Allah menciptakan surga dikelilingi tembok yang terbuat dari emas dan perak. Allah membangun surga dengan Tangan-Nya, lalu memerintahkan surga, “bicaralah”. Surga pun bicara, “beruntunglah orang-orang beriman”. Allah berfirman, “beruntunglah engkau yang mendapatkan rumah laksana istana”.

“Hanya saja ulama Islam berbeda pendapat,” ujar Kyai Irfan yang dari tasawuf Sirna Rasa ini, “apakah tembok itu benar-benar ada atau hanya kiasan”.

Di Kristen perbedaan pendapat seperti itu juga ada.
“Tidak relevan menggunakan tembok sorga untuk membela temboknya Trump,” ujar Pendeta John C Darhaeur, pimpinan gereja United Church of Chris Amerika. Seperti yang saya kutip dari Huffington Post kemarin.

Bahkan pendeta Matthew Soerens dari Evangelico sendiri mengatakan “di akhir zaman nanti Jerusalem memang dikelilingi tembok kuat dan tinggi, tapi pintu gerbangnya tidak pernah ditutup.” (Dahlan Iskan)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: dahlan iskandis way
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

11 Gempa Beruntun Guncang Selat Sunda, Tak Berpotensi Tsunami

Next Post

Trump Ngambek, Ngotot Bangun Tembok Permanen AS-Meksiko

Related Posts

Menang Nirkuasa
Dahlan Iskan

Menang Nirkuasa

10 Mei 2019, 06:17
Bagaimana Menjaring Orang Mampu
Dahlan Iskan

Dokter Cerai

9 Mei 2019, 06:00
Kursi Roda
Dahlan Iskan

Kursi Roda

7 Mei 2019, 06:43
37 Derajat
Dahlan Iskan

37 Derajat

6 Mei 2019, 05:57
Orang Suci
Dahlan Iskan

Orang Suci

5 Mei 2019, 12:01
Jantung Bocor
Dahlan Iskan

Jantung Bocor

4 Mei 2019, 13:05

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1.700 Personel Kawal Demo 21 April di Samarinda, Kantor Gubernur dan DPRD Jadi Sasaran Aksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dana 10 Persen Nelayan Muara Badak Dipersoalkan, Polisi Lakukan Pemantauan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kartu Bontang Pintar Tetap Prioritas, Pemkot Sesuaikan Nominal Bantuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.