• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Terkait Dipangkasnya Honor Non PNS, Ini Tanggapan Lurah

by BontangPost
21 Januari 2017, 13:00
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Usman HM. (DOK/BONTANG POST)

Usman HM. (DOK/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

 

BONTANG – Dipangkasnya gaji pegawai non PNS akibat kondisi keuangan daerah yang memprihatinkan, membuat banyak asumsi. Salah satunya dikhawatirkan akan menurunkan kinerja non PNS.

Saat dikonfirmasi ke beberapa lurah terkait hal ini, Lurah Api-Api, Andiga Mufti Kuswardani mengaku, tak terlalu mengkhawatirkan hal tersebut. Pasalnya dirinya telah melakukan rapat dengan tenaga Non PNS yang ada di kelurahan. Hasilnya, pegawai non PNS hingga saat ini masih berkomitmen untuk tetap bekerja.

“Namun kami juga tidak bisa memaksakan, bila memang mereka harus berhenti dari sini,” terang Andiga, Jumat (20/1) kemarin.

Namun bila kinerja para non PNS nantinya, justru menurun karena faktor gaji, dirinya pun akan memberikan pilihan.

Baca Juga:  17 Rombong Gratis Disalurkan 

“Kalau memang masih mau bekerja, harus sanggup menunjukkan kinerja yang baik. Kalau memang tidak sanggup, kita kasih pilihan saja mau bertahan ataukah ingin tetap disini,” terangnya.

Senada dengan itu, Lurah Berebas Tengah Usman HM juga mengaku, akan memberikan pilihan bila nantinya pegawai non PNS yang ada di kantornya, justru bermalas-malasan akibat gajinya yang dipangkas.

“Tentu kelurahan juga dituntut pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” ujarnya.

Namun begitu, walau gaji non PNS di Kelurahan Berebas Tengah masih menunggak dan belum ada kejelasan kapan dibayar, namun tenaga non PNS ini masih tetap kerja di kantor.

“Padahal sudah saya suruh mereka istirahat dulu di rumah sambil menunggu kepastian. Namun mereka tetap ingin masuk, walau tidak ada gajinya. Saya juga tidak bisa melarang,” jelasnya.

Baca Juga:  Pemkot Bagikan 38 Ribu Alat Tulis ke Pelajar

Kendati demikian, ketika nantinya pegawai non PNS ini ingin mengundurkan diri karena masalah gaji, dirinya pun juga tidak melarang. Bahkan ia justru mendukung bila di tempat kerja yang baru, kesejahteraannya lebih baik.

“Kita dorong juga mereka untuk mencari peluang di tempat lain. Jangan hanya puas menjadi tenaga honorer,” tukasnya. (bbg)

Tags: gajiHonorerkelurahanpemkot bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Didesak Mundur, Ketua PSSI Bontang Diminta Legowo

Next Post

Polling Pilgub Kaltim 2018, Sofyan Kembali Ke Puncak, Adi Darma Jauhi Pesaingnya 

Related Posts

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang
Pemkot Bontang

Main Bola Bareng Warga, Agus Haris Dengar Langsung Keluhan soal Bontang

6 September 2026, 09:25
Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen
Pemkot Bontang

Angka Pengangguran Bontang Dibidik Turun Jadi 5 Persen

2 September 2026, 11:00
Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah
Pemkot Bontang

Karhutla Mengintai Bontang, Agus Haris Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah

27 Agustus 2026, 11:19
Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta
Pemkot Bontang

Eskalator Bermasalah, Pemkot Bontang Harus Bayar Utang Rp100 Juta

27 Agustus 2026, 10:00
Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport
Pemkot Bontang

Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport

26 Agustus 2026, 12:53
Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat
Pemkot Bontang

Bontang Waspadai Kebakaran Lahan, Area Bontang Lestari Dipantau Ketat

25 Agustus 2026, 16:05

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.