KEMUNCULAN ular di kediaman warga terus terjadi. Terbaru Kamis (21/2/2019), dalam sehari petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang mengevakuasi tiga ular. Ketiganya diketahui berjenis piton.
Ular pertama dilaporkan sekira pukul 07.29 Wita di rumah warga Jalan Kapal Layar 5 RT 23 Nomor 09, Loktuan, Bontang Utara.
Kronologisnya, pada pukul 06.00 Wita terdengar suara gaduh di samping rumah milik warga bernama Subayah. Empunya rumah lantas keluar rumah untuk melihat.
Ternyata tanpa disangka, seekor ayam sudah dililit piton sepanjang tiga meter. Sedangkan seekor ayam lainnya tertindih badan ular.
“Ibu Subayah berusaha untuk menggangu aktivitas ular. Tidak lama kemudian ular pun lari masuk ke bawah tumpukan batu,” jelas Kabid Pengendalian dan Operasional Disdamkartan Bontang, Akhmad Rivani dalam siaran persnya.
Lantas petugas melakukan pembongkaran tumpukan batu tersebut. Setelah dibongkar, ular itu terlihat.
Namun tidak lama kemudian, tampak seekor ular lainnya yang memiliki panjang 2,5 meter. Sehingga, di lokasi tersebut, Disdamkartan mengevakuasi dua ular. Evakuasi yang dilakukan bersama pihak kelurahan lantas akhirnya diselesaikan sekira pukul 08.33 Wita.
Setengah jam berselang, sekira pukul 09.10 Wita, petugas kembali mendapat laporan penemuan ular. Kali ini berlokasi di Jalan Kapten Piere Tendean Gang Granit 3 RT 19 Bontang Kuala, Bontang Utara.
Ular sepanjang setengah meter ini ditemukan warga bernama Rika ketika tengah mencuci pakaian. Diketahui ular melintas di dapur setelah memangsa seekor tikus.
“Ular pun bersembunyi di bawah mesin cuci. Ibu Rika kemudian berteriak meminta bantuan. Beruntung ibu Rika tidak digigit,” sebutnya.
Setelah dilakukan pencarian, ular ini masuk ke selokan pembuangan air. Lantas dengan cepat ekor ular ditangkap serta diamankan petugas Disdamkartan Bontang. (luk)







