• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Tersangka Dikenal Penyayang oleh Keluarga

by BontangPost
4 Juli 2018, 11:55
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
REKA ADEGAN: Setelah dibenamkan di bak mandi, tersangka HS memukul kepala belakang NV (diperagakan oleh model) dengan palu lantaran korban menangis. Sat Reskrim Polres Bontang menggelar rekonstruksi pembunuhan yang menewaskan ibu dan anak LS (32) dan NV (6)
(Mega Asri/Bontang Post)

REKA ADEGAN: Setelah dibenamkan di bak mandi, tersangka HS memukul kepala belakang NV (diperagakan oleh model) dengan palu lantaran korban menangis. Sat Reskrim Polres Bontang menggelar rekonstruksi pembunuhan yang menewaskan ibu dan anak LS (32) dan NV (6) (Mega Asri/Bontang Post)

Share on FacebookShare on Twitter

BUKAN hanya suami korban yang merasa terpukul, ibu dari tersangka pun cukup shock mengetahu anak yang dilahirkannya menjadi seorang pembunuh sadis.

Halimah yang merupakan ibu tersangka mengaku kaget anak kedua dari 5 bersaudara itu harus menghabiskan waktunya di balik jeruji besi. “Anak itu baik kalau di rumah, pendiam enggak, nakal juga enggak. Malah dia paling akrab sama saya kalau di rumah. Paling senang bercanda juga dan paling rajin cium tangan kalau mau pergi. Jadi sangat berbanding terbalik kesehariannya dengan kejadian ini (pembunuhan, Red.),” jelas Halimah di Polres Bontang..

Awal mula dirinya tahu kejadian pembunuhan tersebut karena tersangka malam hari saat kejadian dibawa oleh Polisi karena laporannya sebagai korban begal. “Polisi jemput dia mau diinterogasi soal begal, tidak tahu kalau sudah curiga sebagai pembunuh,” ungkapnya.

Baca Juga:  TKA Ilegal Ngaku Baru Survei Harga untuk PLTU

Memang dikatakan dia, beberapa hari sebelum kejadian tersangka terlihat seperti kebingungan. Saat Halimah bertanya usai kejadian, barulah anaknya mengaku butuh uang untuk bayar perpisahan sebesar Rp 1,5 juta. “Padahal seingat saya sudah saya kasih uangnya pertama Rp 1 juta dulu, baru Rp 500 ribu. Tetapi mungkin uangnya dia pakai dan bingung mau ganti pakai uang apa. Apalagi, besoknya itu sudah hari perpisahan,” bebernya.

Dia menceritakan, sebelum kejadian, anaknya tiba-tiba sering menginap di rumah temannya. Halimah dan suaminya melarangnya namun pelaku malah membantah. Terkait pacar pelaku, Halimah mengaku kenal dengan pacarnya bahkan dengan kedua orang tuanya. “Kan pas dia ke klinik usai kejadian pembunuhan itu sama pacar dan kedua orang tuanya, barulah HS menelpon bapaknya (suaminya, Red.) pakai hp milik bapak pacarnya kalau dia mengaku dibegal,” ungkapnya.

Baca Juga:  Hari Ini Operasi Simpatik Dimulai, Berlangsung 21 Hari Serentak Seluruh Indonesia 

Disinggung mengenai korban, Halimah mengaku kenal dan cukup akrab dengan korban. Bahkan, dirinya dan korban membuat komunitas “mamak rempong”. Di momen Hari Buruh 1 Mei lalu pun mereka telah membuat baju seragam untuk merayakannya dengan senam bersama.

Soal perasaannya sebagai ibu saat ini, Halimah mengaku sedih dan tak kuat dengan kenyataan bahwa anaknya seorang pembunuh. Namun, dirinya harus kuat agar bisa kembali menguatkan anaknya. “Saya maafkan anak saya walau macam manapun baik buruknya dia tetap anak saya, masa mau dibuang. Sejelek apapun dia tetap saya yang lahirkan. Dia juga mengaku sama saya tidak percaya kalau dirinya membunuh, selalu dia katakan ‘aku ga percaya kalau aku ngebunuh ma’. Tapi saya katakan apapun yang kamu lakukan itu salah, karena dengan datang ke rumah korban lewat plafon saja itu sudah salah,” pungkasnya. (mga)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: bontangpembunuhan sadis
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Suami Korban: Saya Ingin Cincang Pelaku

Next Post

Wali Kota Hadiri Halalbihalal Kecamatan Bontang Barat

Related Posts

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November
Kaltim

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November

15 November 2025, 13:00
Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025
Bontang

Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025

6 Oktober 2025, 09:00
Balita di Berau Tewas Dibunuh Ayah Kandung
Kaltim

Balita di Berau Tewas Dibunuh Ayah Kandung

11 Juli 2024, 15:49
Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes
Kriminal

Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes

20 Desember 2023, 12:00
Suami Mutilasi Istri di Hadapan Anaknya yang Masih Balita
Kriminal

Suami Mutilasi Istri di Hadapan Anaknya yang Masih Balita

14 November 2022, 11:22
Ganti Jargon, Lampu Hias Bontang Jago Dicopot
Bontang

Ganti Jargon, Lampu Hias Bontang Jago Dicopot

23 Januari 2022, 17:23

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ironi Pajak Walet Bontang: Bangunan Ratusan, Setoran Nol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuk Aturan KTR, Vape Tak Lagi Boleh Dihisap di Tempat Umum Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.