• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Tersangka Penikaman Berhasil Dibekuk Kurang dari 24 Jam, Ayah Tersangka Serahkan Kasusnya ke Polisi

by BontangPost
28 Mei 2017, 12:51
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
PROSES HUKUM DILANJUT: Korban penikaman, M Syafei mengaku akan melanjutkan proses hukum atas tindakan putranya.(MEGA ASRI/BONTANG POST)

PROSES HUKUM DILANJUT: Korban penikaman, M Syafei mengaku akan melanjutkan proses hukum atas tindakan putranya.(MEGA ASRI/BONTANG POST)

Share on FacebookShare on Twitter

Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara

BONTANG – Ayah kandung tersangka Irhamna (16) yang juga sebagai korban tindak pidana menyerahkan kasus penikamannya ke polisi.

M Syafei pun tetap melanjutkan proses hukum anak ketiganya itu. Apalagi, polisi sudah mengamankan Irhamna kurang dari 1 x 24 jam.

Ditemui di Polsek Bontang Selatan, Syafei sudah tampak sehat setelah kepala belakangnya ditusuk menggunakan pisau dapur oleh Irhamna. Dikatakan dia, dirinya mengaku menyerahkan proses hukumnya ke pihak kepolisian. “Terserah polisi, kalau mau dilanjut silakan. Yang terpenting sesuai prosedur dan sesuai dengan perbuatannya,” jelas Syafei, Jumat (26/5).

Dia mengaku merasa terancam jika tersangka yang notabene-nya anak kandungnya sendiri tidak diproses hukum. Pasalnya, tersangka sudah sering dibina oleh pihak kepolisian karena kasus ngoteng. Oleh karena itu, agar ada efek jera, Syafei yakin melanjutkan kasus hukumnya ke polisi. “Karena bukan kali ini saja dia begitu sama saya. Sebelumnya sudah sering bertindak kasar. Bahkan sama ibu kandungnya sendiri hingga menyebabkan luka memar,”ungkapnya.

Baca Juga:  “Zaman Now VS Zaman Batu”

Irhamna merupakan anak ketiga dari Syafei dan istrinya. Tiga anak lainnya berjenis kelamin perempuan. Sehingga, Irhamna anak laki-laki satu-satunya. Bukannya bisa menjadi andalan keluarga, Irhamna justru sering menyusahkan keluarganya. Syafei bercerita, sejak usia Irhamna 10 tahun dia sudah tak ingin sekolah. “Sempat saya masukkan pesantren tetapi hanya bertahan 3 bulan, setelah itu keluar. Ini diikutkan program Paket juga belum lulus-lulus,” beber dia.

Perubahan perilaku yang terjadi pada Irhamna, diakui Syafei karena salah pergaulan. Irhamna jadi sering mabuk koteng, bahkan pernah terlibat tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan handphone. Saat menikamkan pisau ke kepalanya, kondisi Irhamna dalam keadaan sadar.

Syafei menceritakan kembali awal mula Irhamna menikamkan pisau ke kepalanya, Kamis (25/5) malam lalu. Kata dia, awalnya Irhamna meminta uang kepadanya, karena tidak ada jadi tidak diberi.

Baca Juga:  Pembunuh Sadis Ibu dan Dua Bocah Tanbu Ditembak

Irhamna pun lantas membawa helm dan memukulkan ke arah Syafei hingga helmnya pecah. Setelah itu, dia keluar tetapi tidak lama dan kembali lagi sambil melempar helm. “Karena rumah berhamburan, saya bereskan. Tiba-tiba dia datang lagi dengan membawa pisau, saya sempat berlari namun terjatuh. Nah saat saya jatuh, dia langsung menikamkan pisaunya,” terangnya.

Kejadian terjadi di depan rumahnya, sementara ibu kandung Irhamna atau istri dari Syafei sedang berada di dalam rumah. Disebutkan Syafei, dirinya tidak bekerja dan hanya membantu istrinya jika ada pesanan masakan. “Tidak hanya saya, ibunya juga sering dia pukul atau dia tendang,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Bontang, AKBP Dedi Agustono melalui Kasat Reskrim Polres Bontang Iptu Rihard Nixson mengatakan, tersangka berhasil diamankan Jatanras Polres Bontang pada Jumat (26/5) dini hari sekira pukul 03.30 Wita. “Sebelum 1 x 24 jam, pelaku berhasil diamankan di Jalan Pelabuhan Kelurahan Tanjung Laut Indah, dan untuk kasusnya ditangani di Polsek Bontang Selatan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Awalnya Masalah Asmara, Lalu Merampas, Ujungnya Penjara

Kapolsek Bontang Selatan, AKP Diah Safitri mengatakan, pelaku dikenakan Pasal 44 ayat 1 Undang-undang nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (UU KDRT). “Ancamannya 5 tahun penjara,” pungkasnya.(mga)

Tags: kenakalan remajapenikaman
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Isran Empat Besar Polling Pilgub

Next Post

Dapat Bantuan Keuangan Provinsi Rp 2,7 Miliar, Akses Jalan Bandara Dilanjut Tahun Ini

Related Posts

Patroli Dini Hari di Loktuan Bontang, 14 Remaja Ditemukan Konsumsi Minuman Oplosan
Bontang

Patroli Dini Hari di Loktuan Bontang, 14 Remaja Ditemukan Konsumsi Minuman Oplosan

28 September 2026, 08:43
Viral Video Pengeroyokan Remaja di Gunung Sari Bontang, 1 vs 4
Kriminal

Viral Video Pengeroyokan Remaja di Gunung Sari Bontang, 1 vs 4

2 November 2025, 20:20
Tak Terima Ibu Menikah Lagi, Anak Bacok Ayah Tiri
Kriminal

Tak Terima Ibu Menikah Lagi, Anak Bacok Ayah Tiri

2 Januari 2023, 20:28
Terbakar Cemburu, Residivis Tikam Warga Tanjung Laut di Leher dan Punggung
Kriminal

Terbakar Cemburu, Residivis Tikam Warga Tanjung Laut di Leher dan Punggung

5 Desember 2022, 12:50
Nagih Utang Rp 50 Ribu ke Teman, Malah Dibayar 8 Tusukan
Bontang

Nagih Utang Rp 50 Ribu ke Teman, Malah Dibayar 8 Tusukan

29 Juli 2022, 11:00
Memastikan Pendidikan Anak Kaltim Tetap Berjalan di Balik Penjara
Kaltim

Memastikan Pendidikan Anak Kaltim Tetap Berjalan di Balik Penjara

25 Juli 2022, 20:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.