• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Tiga Pembangkit Listrik Baru Mengalir ke IKN

by Redaksi Bontang Post
18 Juni 2022, 10:00
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Wagub Kaltim Hadi Mulyadi

Wagub Kaltim Hadi Mulyadi

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Sepanjang lima tahun terakhir, rasio elektrifikasi PLN di Kaltim dan Kaltara meningkat dari sebelumnya 90 persen pada 2017, menjadi 95,03 persen pada Juli 2021. Di sisi lain, Kaltim pun harus menambah kapasitas puluhan megawatt untuk mengakomodasi kebutuhan setrum Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Kepada rombongan Komite II DPD RI yang dipimpin Wakil Ketua Komite II Lukky Semen, Wakil Gubernur Hadi Mulyadi menyampaikan kondisi listrik di Kaltim kemarin (15/6). Dia memaparkan masih ada desa yang belum teraliri listrik dan hanya mengandalkan mesin genset milik warga, hingga pasokan listrik yang belum 24 jam. Ragam hal disebut bisa jadi sebab. Salah satunya kondisi desa yang susah akses. Tetapi, sejumlah terobosan mulai sudah dibuat dengan membangun pembangkit listrik komunal.

“Memang menjadi persoalan yang tidak boleh menyalahkan siapa-siapa. Karena kondisi Indonesia yang terdiri ribuan pulau. Ada saatnya PLN dan pemerintah daerah bekerja keras, termasuk para pengusaha membantu. Di mana ada daerah-daerah tertentu secara keekonomian PLN tidak mungkin membangun jaringan di daerah berpenduduk sedikit. Dan hal seperti ini harus dirumuskan dan dicarikan solusinya,” papar Hadi Mulyadi. Disadari pula, pemindahan IKN juga menyebabkan kebutuhan listrik di Kaltim bakal jauh lebih tinggi.

Baca Juga:  Spanyol dan Finlandia Berminat Kerja Sama Bangun IKN

Sebelumnya, pekan lalu, Direktur Bisnis PLN Regional Sumatra Kalimantan Adi Lumakso menjelaskan skenario PLN dalam melistriki IKN. Dia menyebut, IKN akan dibangun sumber pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT) yang tanpa emisi. Hal ini sesuai Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) untuk pasokan listrik EBT di IKN. PLN akan menyiapkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang tersebar sebesar 50 megawatt (MW). Kemudian Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) 70 MW di Tanah Laut pada tahap awal. Selain itu, dalam jangka panjang, akan ada Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) sekitar 1.000 MW yang juga nantinya siap mendukung kawasan IKN.

“Ke depannya, kebutuhan listrik IKN akan dipasok dari sistem interkoneksi Kalimantan yang saat ini menghubungkan Provinsi Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara” ungkap Adi. Lanjut dia, kebutuhan listrik di sistem interkoneksi Kalimantan mencapai 1.305 megawatt (MW) dengan daya mampu mesin pembangkit sebesar 1.729 MW, sehingga terdapat cadangan daya 424 MW.

Namun, di sistem ini, pembangkit listrik dari tenaga fosil memang masih jadi andalan. Termasuk energi yang menghidupkan mayoritas wilayah Samarinda dan sekitarnya. Manager PLN UPDK Mahakam I Made Harta Yasa mengatakan, target PLN pada 2060 sudah ditentukan agar nol emisi. PLN juga sudah menetapkan kebijakan untuk memprioritaskan EBT. Program PLN saat ini juga mulai secara bertahap membangun pembangkit listrik EBT.

Baca Juga:  Basuki Hadimuljono Sebut Kenaikan PPN Berdampak pada Proyek di IKN

Juga, bertahap mengganti pembangkit listrik diesel dengan pembangkit listrik EBT sesuai potensi yang ada di daerah tersebut. Misalnya jika di daerah tersebut memiliki potensi air, maka yang dibangun adalah PLTA. Kalau potensinya angin, dibangun PLTB. Dia melanjutkan, pada dasarnya penyediaan energi listrik ini adalah hal yang kompleks. Tidak hanya meningkatkan kecukupan, tetapi juga keandalan, sehingga suplai tidak putus. Idealnya saat ini, tidak boleh hanya satu jenis pembangkit listrik. Sebab, pada dasarnya ada jenis pembangkit dengan respons cepat dan pembangkit respon agak lambat, tapi biayanya lebih murah. Misalnya saat ini di Samarinda dan sekitarnya, PLTD responsnya cepat, jadi PLTD bisa jadi backup ketika ada masalah di sistem kelistrikan.

Baca Juga:  Kampus Unggulan Ekspansi di IKN

“Jadi misalkan ada PLTD di kota yang standby. Kalau ada masalah, bisa segera standby. Jadi, harus beragam,” ungkapnya. (riz/k16)

Tags: ikn
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Dua Tahun Mangkrak, Pembangunan Asrama Mahasiswa Bontang di Makassar Dilanjutkan

Next Post

Istri Baru Tahu Suaminya Wanita Setelah Menikah 10 Bulan

Related Posts

Akses Tol dari Bandara Sepinggan ke IKN Ditarget Tuntas 2028
Bontang

Akses Tol dari Bandara Sepinggan ke IKN Ditarget Tuntas 2028

14 Oktober 2026, 13:00
Regulasi Berbenturan, 15 Ribu Pekerja Tambang di Lingkar IKN Terancam PHK Massal
Kaltim

Regulasi Berbenturan, 15 Ribu Pekerja Tambang di Lingkar IKN Terancam PHK Massal

6 Juli 2026, 08:00
Tangis Warga Adat di Tengah Pembangunan IKN, Kini Air Bersih pun Harus Dibeli
Lingkungan

Tangis Warga Adat di Tengah Pembangunan IKN, Kini Air Bersih pun Harus Dibeli

25 Mei 2026, 15:17
4.236 Hektare Tambang Ilegal Kepung IKN, Smart Forest City Terancam
Kaltim

4.236 Hektare Tambang Ilegal Kepung IKN, Smart Forest City Terancam

14 Mei 2026, 17:00
IKN Diserbu 143 Ribu Pengunjung saat Lebaran, UMKM Raup Omzet Belasan Juta
Kaltim

IKN Diserbu 143 Ribu Pengunjung saat Lebaran, UMKM Raup Omzet Belasan Juta

30 Maret 2026, 09:00
Lebaran 2026: IKN, hingga Labuan Cermin Jadi Magnet Wisata di Kaltim
Kaltim

Lebaran 2026: IKN, hingga Labuan Cermin Jadi Magnet Wisata di Kaltim

25 Maret 2026, 12:00

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.