• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Tindak 1.900 Pengendara, Paling Banyak Melawan Arus

by BontangPost
14 November 2018, 16:40
in Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Ilustrasi(Net)

Ilustrasi(Net)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Masih kurangnya kesadaran masyarakat dalam hal mematuhi aturan lalu lintas terlihat dari banyaknya penindakan saat Operasi Zebra Mahakam 2018. Selama 14 hari Sat Lantas Polres Bontang memberikan sebanyak 1.200 tilang dan 700 teguran.

Jumlah pelanggaran tertinggi adalah melawan arus atau rambu lalu lintas sebanyak 315 pelanggar. Kapolres Bontang AKBP Siswanto Mukti melalui Kasat Lantas Polres Bontang AKP Irawan Setyono mengatakan dari tujuh pelanggaran prioritas yang ditetapkan Korlantas Polri, melawan arus masih banyak dilakukan pengendara Bontang. Alasannya klasik, seperti terburu-buru dan jarak yang dekat. “Ini tentu melebihi target dari Ditlantas Polda Kaltim sebanyak 900 tilang, maka kenaikannya sebanyak 71 persen,” jelas Irawan, Selasa (13/11).

Baca Juga:  Neni Buka Musrenbang Tingkat Kota

Bagi pengendara motor, pelanggaran kedua yang paling banyak dilakukan yakni penggunaan helm tak SNI sebanyak 270, berkendara di bawah umur 240 pelanggar, melebihi batas kecepatan 51, berkendara sambil menggunakan ponsel 47, dan berkendara di bawah pengaruh alkohol 3 pelanggar. “Kami lakukan penindakkan dengan sistem razia situasional juga hunting di beberapa lokasi rawan pelanggaran,” ujarnya.

Sementara pada pengendara mobil, kata Irawan banyak yang melanggar dengan tidak menggunakan sabuk pengaman, 209 pengendara.

Namun, pada operasi kali ini terjadi perubahan tren. Dari yang biasanya banyak ditemukan pelanggaran anak di bawah umur 16-20 tahun, kali ini jumlah pelanggar banyak usia 26-30 tahun, sebanyak 505. Profesi yang melanggar banyak karyawan swasta, yaitu 750 pelanggar. “Tahun ini tidak ada kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan fatalitas meninggal dunia, berbeda dengan tahun lalu terdapat 3 laka lantas yang fatal,” ungkapnya.

Baca Juga:  Ulama Desak Pemkot Telusuri LGBT yang Terendus di Kota Taman

Hal itu tentu sesuai dengan tujuan Operasi Zebra yang menekan fatalitas akibat kecelakaan. Diharapkan mematuhi aturan lalu lintas bisa terus dilakukan para pengendara. Bukan hanya saat operasi berlangsung. “Bontang walaupun kecil, jika tidak diberikan edukasi terhadap tertib lalu lintas bisa mengakibatkan laka lantas yang fatal. Maka tertib berlalu lintas jangan hanya saat ada petugas yang memantau,” pungkasnya. (mga)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: bontangoperasi zebra
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

PI Tak Sesuai Harapan

Next Post

Warga Berau dan Tarakan Edarkan Narkoba di Bontang

Related Posts

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November
Kaltim

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Menengah–Tinggi di Kaltim Sampai 20 November

15 November 2025, 13:00
Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025
Bontang

Pemkot Bontang Borong Empat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Kaltim 2025

6 Oktober 2025, 09:00
Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes
Kriminal

Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Polisi Panggil Oknum Pimpinan Ponpes

20 Desember 2023, 12:00
7 Pelanggaran Target Operasi Zebra di Bontang, Digelar Mulai 3 Oktober
Bontang

7 Pelanggaran Target Operasi Zebra di Bontang, Digelar Mulai 3 Oktober

1 Oktober 2022, 10:29
Ganti Jargon, Lampu Hias Bontang Jago Dicopot
Bontang

Ganti Jargon, Lampu Hias Bontang Jago Dicopot

23 Januari 2022, 17:23
Padat Penduduk, Berikut Protokol Penanganan Covid-19 di Rusun Api-Api
Bontang

Penghuni Rusunawa Api-Api Diduga Terpapar Covid-19 dari Pesta Pernikahan

21 Oktober 2020, 12:18

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 30 Penginapan di Bontang Kuala, Baru 2 yang Bayar Pajak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.