• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Tol IKN Dinilai Dipaksakan, Kualitas Jangan Terabaikan

by Redaksi Bontang Post
24 Juni 2024, 09:00
in Kaltim
Reading Time: 3 mins read
0
Pemasangan tiang pancang pada Tol IKN di Kilometer 11, Balikpapan disebut berdampak pada retaknya bangunan rumah warga sekitar. (FOTO: FUAD MUHAMMAD/KP)

Pemasangan tiang pancang pada Tol IKN di Kilometer 11, Balikpapan disebut berdampak pada retaknya bangunan rumah warga sekitar. (FOTO: FUAD MUHAMMAD/KP)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Sebagai akses alternatif, Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) bakal menjadi jalur yang menghubungkan IKN dengan wilayah sekitarnya secara cepat. Jika sebelumnya, dari Balikpapan ke IKN memakan waktu tempuh hampir 2 jam perjalanan darat, dengan adanya jalan bebas hambatan ini, maka hanya perlu waktu tempuh sekitar 40 menit.

Tol itu pun disebut akan menjadi akses yang ramah terhadap kendaraan listrik. Bahkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membeber soal rencana penerapan teknologi electric charging lane alias aspal yang bisa mengisi baterai mobil listrik. Sehingga kendaraan listrik tidak perlu khawatir kehabisan tenaga saat berkendara di Tol IKN.

Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat Djoko Setijowarno menyebut, keberadaan Tol IKN memang akan membuat konektivitas ke IKN akan semakin terbuka. Karena selain melalui jalan bebas hambatan, nantinya akan dibangun rel kereta api. Belum lagi konektivitas dari jalur air dan udara.

“Namun persoalan utama pembangunan jalan tol ini adalah dipaksakan. Bercermin dari pembangunan jalan tol tahun-tahun belakangan ini, adalah terlalu dipaksakan. Sehingga baru diresmikan beberapa bulan kemudian sudah muncul banyak kerusakan,” ungkap Djoko, Sabtu (22/6).

Dirinya menyebut, ada kebiasaan buruk pelaksana proyek dalam memaksanakan target penyelesaian pembangunan. Sebut saja kerusakan sejumlah titik ruas di Tol Trans Jawa yang pada akhir 2018 lalu diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Baca Juga:  Banyak Masalah Tak Kunjung Tuntas, Mundurnya Dua Pentolan IKN Bikin Kepercayaan Publik Menurun

Lalu teranyar pada awal April 2024, kerusakan juga terjadi pada Jalan Tol Bocimi di Kabupaten Sukabumi, yang longsor dan membuat sebuah mobil terperosok ke dalam lubang selebar 4 meter. Padahal jalan bebas hambatan ini belum setahun diresmikan Jokowi. Belum lagi di sejumlah ruas jalan tol di Sumatera. Yang bahkan belum diresmikan sudah mengalami kerusakan.

“Ini akibat ‘asal bapak (presiden) senang’. Ya itulah kondisi bangsa kita saat ini. Tidak memikirkan bagaimana ketahanannya sampai berapa tahun ke depan. Jangan sampai Tol IKN ini bernasib seperti tol-tol yang rusak itu. Bagi saya tol yang bagus itu hanya Tol Jagorawi,” ujar akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata tersebut.

Baginya, Tol IKN sebagai proyek strategis nasional (PSN) harus mengedepankan kualitas. Mengingat sebagai salah satu wajah konektivitas dan mobilitas dari dan menuju IKN. Pun harus dipastikan oleh pengelola nantinya sesuai dengan konsep yang diusung. Smart, green and beautiful. Karena itu jangan sampai Tol IKN justru dilintasi kendaraan yang beremisi tinggi.

“Itu nantinya menjadi tanggung jawab pengelola ya. Bagaimana memastikan pemanfaatan tol ini benar-benar sesuai dengan konsep yang diusung di IKN,” sebutnya.

Kementerian PUPR telah mengumumkan bakal melelang pengelolaan Tol IKN. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjelaskan, lelang tersebut bakal dilakukan bila proses konstruksi jalan tol di IKN telah sepenuhnya rampung dikerjakan. “Lelang dilakukan untuk mencari Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang bakal melakukan pengelolaan dan operasional jalan tol di IKN,” kata Basuki di Jakarta, Kamis (20/6).

Baca Juga:  Pekan Depan Jokowi Bakal Lantik Kepala IKN dari Nonparpol

Berdasarkan laman Kementerian PUPR, hingga akhir Mei 2024 untuk progres pembangunan jalan tol menunjukkan, untuk Seksi 3A Karang Joang-KKT Kariangau sepanjang 13,4 kilometer yakni 77 persen, Seksi 3B KKT Kariangau-Simpang Tempadung sepanjang 7,3 kilometer yakni 80 persen, dan Seksi 5A Simpang Tempadung-Jembatan Pulau Balang sepanjang 6,7 kilometer yakni 82 persen.

“Tol akan kami fungsikan Agustus,” kata Basuki yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas Kepala Otorita IKN itu.

Sebelumnya dalam keterangannya kepada awak media, Ketua Satuan Tugas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Danis H Sumadilaga mengatakan, pada upacara peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan RI mendatang, Tol IKN Seksi 3A, 3B, dan 5A baru bisa dilintasi satu arah.

“Nanti Agustus 2024 kita coba satu arah, tiga line. Bisa dimanfaatkan untuk ke sana (menuju IKN),” ucap Danis.

Sedangkan untuk Seksi 6 yang menghubungkan Bandara VVIP-Rencana Outer Ring Road IKN sepanjang 17,02 kilometer belum terhubung. Maka akan memanfaatkan jalan nasional. Itu karena untuk Seksi 6A-6B masih terganjal masalah lahan. Di lahan proyek tersebut, meski berstatus aset dalam penguasaan (ADP) tetapi ada penduduknya.

Baca Juga:  8 Perusahaan Teknologi AS Bangun Command Center di IKN dengan Hibah Rp121,16 Miliar

“Yang tidak ada masalah (tanahnya), kami bisa kerja. Sambil menunggu proses PDSK Plus (penanganan dampak sosial kemasyarakatan). Tapi lumayan, sekarang kita ke sana lewat Tol Samboja (Balsam) 2,5 jam perjalanan. Kalau kita manfaatkan tol dari Balikpapan, bisa 1-1,5 jam,” kata Danis.

Di sisi lain, dalam wawancara dengan Kaltim Post sebelumnya, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim Reiza menyampaikan, untuk pembangunan Jalan Tol IKN Seksi 1B Bandara Sepinggan-Tol Balsam dalam paket batch 2.

Karena targetnya bukan operasional sebelum 17 Agustus 2024. Seperti halnya Seksi 3A Segmen Karangjoang – KKT Kariangau, Seksi 3B Segmen KKT Kariangau – Simpang Tempadung, dan Seksi 5A Segmen Simpang Tempadung – Jembatan Pulau Balang. “Dan dalam waktu dekat akan dilelang, mengingat penyelesaiannya sampai 2025,” katanya.

Dia menerangkan paket pembangunan infrastruktur yang masuk dalam batch 2, merupakan paket kegiatan yang sudah berkontrak maupun dalam tahapan lelang. Dan pengadaan lahannya juga belum tuntas.

“Jadi masih dalam proses pembebasan lahan. Dan targetnya tidak beroperasi pada 17 Agustus 2024. Tetapi setelah 2024 sampai tahun 2025,” pungkasnya. (rom)

Tags: ikn
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Jika Terpilih Wali Kota, Neni Janji Pindahkan Pedagang Pasar Citra Mas Loktuan

Next Post

Hampir Setengah Kilogram Sabu dan Ganja di Bontang Diblender

Related Posts

Akses Tol dari Bandara Sepinggan ke IKN Ditarget Tuntas 2028
Bontang

Akses Tol dari Bandara Sepinggan ke IKN Ditarget Tuntas 2028

14 Oktober 2026, 13:00
Regulasi Berbenturan, 15 Ribu Pekerja Tambang di Lingkar IKN Terancam PHK Massal
Kaltim

Regulasi Berbenturan, 15 Ribu Pekerja Tambang di Lingkar IKN Terancam PHK Massal

6 Juli 2026, 08:00
Tangis Warga Adat di Tengah Pembangunan IKN, Kini Air Bersih pun Harus Dibeli
Lingkungan

Tangis Warga Adat di Tengah Pembangunan IKN, Kini Air Bersih pun Harus Dibeli

25 Mei 2026, 15:17
4.236 Hektare Tambang Ilegal Kepung IKN, Smart Forest City Terancam
Kaltim

4.236 Hektare Tambang Ilegal Kepung IKN, Smart Forest City Terancam

14 Mei 2026, 17:00
IKN Diserbu 143 Ribu Pengunjung saat Lebaran, UMKM Raup Omzet Belasan Juta
Kaltim

IKN Diserbu 143 Ribu Pengunjung saat Lebaran, UMKM Raup Omzet Belasan Juta

30 Maret 2026, 09:00
Lebaran 2026: IKN, hingga Labuan Cermin Jadi Magnet Wisata di Kaltim
Kaltim

Lebaran 2026: IKN, hingga Labuan Cermin Jadi Magnet Wisata di Kaltim

25 Maret 2026, 12:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.