BONTANGPOST.ID, Bontang – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang memastikan pembangunan trotoar di Jalan Pattimura kembali masuk dalam program prioritas tahun 2026. Namun, realisasi anggarannya masih menunggu penetapan program oleh pemerintah daerah.
Kepala Bidang Bina Marga PUPRK Bontang Anwar Nurdin, menyebutkan bahwa secara perencanaan, penataan trotoar Jalan Pattimura membutuhkan anggaran sekitar Rp23 miliar dan mencakup hampir seluruh ruas jalan.
“Kalau perencanaan kita full Pattimura, nilainya Rp23 miliar. Tapi alokasi anggaran belum tentu penuh,” ujar Anwar.
Ia menjelaskan, pekerjaan difokuskan pada pembangunan trotoar serta penunjang kawasan seperti lampu jalan. Sementara pemasangan tiang bolar tidak termasuk dalam paket pekerjaan.
Anwar menargetkan proses lelang dapat dimulai setelah Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dan SK KPA diterbitkan. Seluruh kegiatan akan segera diinput ke dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP).
“Pekan depan kepastiannya. Fokusnya ke drainase dan trotoarnya,” ucapnya.
Jika anggaran tidak dapat direalisasikan sepenuhnya, pengerjaan akan difokuskan pada titik-titik tertentu yang kerap mengalami genangan air, salah satunya di depan Kantor Partai Golkar. Anggaran tersebut sudah termasuk pekerjaan pengaspalan.
Berdasarkan peta Google, panjang ruas Jalan Pattimura mencapai sekitar 1,1 kilometer. Namun, PUPRK belum dapat memastikan apakah pengerjaan drainase dan trotoar akan dilakukan di kedua sisi jalan.
Sebelumnya, Pemkot Bontang telah mempercantik sejumlah trotoar di beberapa ruas jalan, seperti Ahmad Yani, R Suprapto, MT Haryono, WR Supratman, hingga HM Ardans. Sementara itu, kondisi drainase di Jalan Pattimura dinilai masih dangkal sehingga PUPRK rutin melakukan normalisasi untuk mencegah luapan air. (ak)





