BONTANG – Diduga tak kuat berhenti lama saat menanjak di jalur kiri Jalan S Parman dari arah RSUD Taman Husada menuju Terminal KM 6, tiba-tiba saja sebuah truk mogok dengan nomor plat KT 8710 DC mundur sampai meloncati median jalan. Diketahui, truk tersebut mogok sejak siang dan dalam keadaan sedang diperbaiki montir sehingga saat kejadian, tidak ada pengemudi di dalam truk tersebut.
Tak hanya mundur dan meloncati median jalan, arah truk yang tak terkendali tiba-tiba berbelok masuk ke Gang Udang dan menyeruduk rumah warga. Gang Udang merupakan akses masuk menuju Rumah Potong Hewan (RPH) Bontang.
Truk merah itu menabrak rumah milik Andi Ottong (49). Alhasil, hampir seluruh bagian depan rumah berbahan kayu itu mengalami rusak parah dan hampir ambruk. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun diperkirakan, korban mengalami kerugian materil hingga puluhan juta.
Andi Ottong, sang pemilik rumah saat diwawancarai media ini mengaku kejadian terjadi sekira pukul 17.00 Wita. Saat itu dirinya sedang berada di dalam rumah. Namun tiba-tiba, dia mendengar teriakan histeris istrinya saat melihat ada truk yang mengarah ke rumahnya. Seketika usai mobil tersebut menabrak dinding bagian depan rumahnya, Andi Attong langsung bergegas mengamankan anak-anaknya yang masih ada di dalam rumah. Saat ini, rumah yang beralamatkan di RT 29, nomor 131, Kelurahan Gunung Telihan, Bontang Barat itu untuk sementara tak bisa ditempati.
“Untuk sementara ini masih tinggal di rumah keluarga dulu. Rencana untuk penyelesaiannya, saya mau bermusyawarah dulu dengan sopir truknya,” ujar bapak lima anak itu, Senin (6/11) kemarin.
Adanya kejadian ini pun langsung sontak mencuri perhatian warga.Tak sedikit warga yang melintas berhenti sejenak untuk menonton kejadian ini.
Dikonfirmasi terpisah, salah satu petugas Sat Lantas Polres Bontang, Bripka Iwan yang menangani kejadian ini menuturkan, sementara ini polisi masih akan mengamankan barang bukti dan pengumpulan saksi maupun korban terlebih dahulu di Mapolres Bontang. Selain itu, pihaknya juga akan memediasi kedua belah pihak untuk mencari kesepakatan penyelesaian kejadian ini. “Terkait surat-surat berkendara dan kelayakan mobil, juga akan kami cek nanti,” tandasnya. (bbg)







