• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Truk Tersangkut di Tanjakan, Macet Ratusan Meter 

by BontangPost
27 April 2017, 12:20
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
MACET: Sebuah truk tersangkut di salah satu tanjakan poros Sangatta-Bontang, Rabu (26/4) kemarin. Akibatnya terjadi kemacetan hingga ratusan meter.(ISTIMEWA)

MACET: Sebuah truk tersangkut di salah satu tanjakan poros Sangatta-Bontang, Rabu (26/4) kemarin. Akibatnya terjadi kemacetan hingga ratusan meter.(ISTIMEWA)

Share on FacebookShare on Twitter

 

Jalan Rusak Sangatta-Bontang

SANGATTA – Kondisi jalan poros Sangatta-Bontang kian parah. Mobil berkuran besar yang ‘amblas’ kini semakin intens. Teranyar, terjadi pada Rabu (26/4) kemarin. Sebuah truk sangkut di tengah tanjakan yang memang mengalami rusak parah. Kemacetan hingga ratusan meter tak terhindarkan.

Informasi yang dihimpun, truk yang menuju ke arah Sangatta melintas di tanjakan yang tak jauh dari kawasan Sangkima. Di tengah tanjakan, mobil tersebut tersangkut karena ada gundukan di tengah jalan. Gundukan itu timbul karena jalan yang rusak parah.

“Sekarang tambah parah. Kalau dulu dari Bontang ke Sangatta hanya butuh satu jam. Sekarang paling cepat 1,5 jam,” kata Parman, warga Sangatta Selatan yang berprofesi sebagai supir.

Bertambahnya waktu tempuh  itu disebabkan kondisi jalan yang mengalami kerusakan parah. Apalagi jika terjadi insiden seperti kemarin.

“Kalau seperti ini tambah lama lagi sampai di Sangatta,” keluhnya.

Baca Juga:  Narkoba Masuk ke Kalangan Pelajar 

Dia berharap agar pemerintah segera merospon untuk memperbaiki jalan tersebut. Pasalnya, kerusakan jalan juga menjadi salah satu pemicu terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Misalnya truk ini tadi tidak kuat menanjak karena jalan rusak, lalu mundur dan menimpa kendaraan lain di belakang, bisa jadi petaka.Makanya kami harap segera diperbaiki,” pintanya.

Hal senada juga dikeluhkan Raihan Mahmud, warga yang mengaku tinggal di Jalan APT Pranoto Sangatta Utara ini meminta Pemerintah memperbaiki jalan tersebut.

“Kami masyarakat sudah bayar pajak. Tapi merasakan jalan yang seperti ini bertahun-tahun,” ujarnya.

Dari pantauan bulan lalu, sepanjang jalan poros Sangatta-Bontang terdapat paling sedikit 572 titik jalan rusak dan berlubang. Jumlah itu didapat Sangatta Post setelah menghitung satu per satu jumlah jalan rusak dan berlubang di sepanjang jalan. Secara keseluruhan, terdapat 59 titik yang kondisinya rusak parah.

Baca Juga:  Sungai Pengadan Diduga Tercemar

Pekan lalu, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kutim menyampaikan bahwa kondisi jalan nasional memang menjadi perhatian. Dinas PU pun terus melakukan upaya agar realisasi perbaikan segera terwujud. Selain itu, untuk mengurangi kerusakan , Pemkab Kutim juga telah mengusulkan pembangunan jembatan timbang.

Mengingat, kapasitas kendaraan yang melintas di jalan, dapat lebih dikontrol sesuai kondisi batas kemampuan jalan. Kepala Bidang (Kabid) Perhubungan Darat Dishub Kutim, Failu mengatakan bahwa sesuai Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Perhubungan, permasalahan buruknya kondisi ruas jalan nasional memang mencuat di seluruh daerah di Indonesia. Hal ini menyebabkan usulan pembangunan fasilitas jembatan timbang yang memang belum dimiliki sebagaian daerah dikemukakan dalam forum tersebut.

“Namun, beberapa persoalan masih jadi batu sandungan untuk merealisasikan pembangunan fasilitas itu,” jelas Failu pekan lalu.

Pertama, kata dia, soal status kewenangan pembangunan dan pengelolaannya. Sesuai aturan, hal tersebut merupakan tanggungjawab pemerintah pusat.

Baca Juga:  Karyawan Bengkel Ditemukan Gantung Diri

“Ki masih menunggu arahan lebih lanjut dari pusat terkait hal itu. Tapi yang jelas usulan sudah kami sampaikan. Sekarang masih dalam kajian pusat,” ucapnya.

Kemudian masalah kedua, lanjut Failu, kekhawatiran sejumlah pihak akan aktifitas pungutan liar (Pungli). Sebab, dari beberapa kasus pungli yang terungkap di sejumlah daerah, ada yang dilakukan oknum petugas jembatan timbang. Bahkan, ada yang sampai ditutup karena kasus itu

“Masalah ini juga yang jadi perhatian. Makanya pusat tidak mau sembarangan mengeluarkan ijin, dan masih melakukan kajian agar praktek pungli itu bisa dihindari,” ujar Failu.

Selain fasilitas utama jembatan timbang, tambah dia, pembangunan gudang penyimpanan barang juga perlu diperhatikan. Sebab, jangan sampai barang hasil penertiban dari kendaraan-kendaraan yang kelebihan muatan dibiarkan berada diluar ruangan.

“Jadi memang perlu dikaji lebih matang untuk menyiapkan semua fasilitas penunjangnya,” tutup Failu. (hd)

Tags: jalan rusaksanggata post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pelaku Asusila Pastas Dikebiri 

Next Post

Wacanakan Kenaikan PBB Plasma

Related Posts

Jalan Amblas di KM 6 Bontang Ditambal Sementara, Perbaikan Total Tunggu Pusat
Bontang

Jalan Amblas di KM 6 Bontang Ditambal Sementara, Perbaikan Total Tunggu Pusat

13 April 2026, 11:03
Jalan Amblas di KM 6 Bontang Dikeluhkan, Berulang Kali Sebabkan Kecelakaan
Bontang

Jalan Amblas di KM 6 Bontang Dikeluhkan, Berulang Kali Sebabkan Kecelakaan

13 April 2026, 08:59
Jalan Sepanjang 16 Km di Muara Kaman Rusak Parah, Aktivitas Warga Lumpuh Saat Hujan
Kaltim

Jalan Sepanjang 16 Km di Muara Kaman Rusak Parah, Aktivitas Warga Lumpuh Saat Hujan

6 April 2026, 11:00
Jalan Zamrut Bontang Rusak Akibat Bekas Galian, Perbaikan Dianggarkan Rp1,3 Miliar
Bontang

Jalan Zamrut Bontang Rusak Akibat Bekas Galian, Perbaikan Dianggarkan Rp1,3 Miliar

4 Maret 2026, 10:00
Jalan Menuju Sangkulirang Rusak Parah, DPRD Kaltim Minta Penanganan Cepat
Kaltim

Jalan Menuju Sangkulirang Rusak Parah, DPRD Kaltim Minta Penanganan Cepat

17 Februari 2026, 17:57
Jalan Cipto Mangunkusumo Rusak, Dinas PUPRK; Anggaran Perbaikan Belum Ada
Bontang

Jalan Cipto Mangunkusumo Rusak, Dinas PUPRK; Anggaran Perbaikan Belum Ada

30 Januari 2026, 08:33

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.