• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Tunggu Hasil Penyelidikan Polisi, PAUD Tempat Hilangnya Yusuf Masih Ditutup

by M Zulfikar Akbar
20 Desember 2019, 14:21
in Kaltim
Reading Time: 1 min read
0
Asli Nuryadin. (prokal)

Asli Nuryadin. (prokal)

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Dinas Pendidikan Samarinda akan terus membekukan operasional Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Jannatul Atfhaal Jl AW Sjahranie, lokasi hilangnya Ahmad Yusuf Gozali yang ditemukan tewas pada 9 Desember 2019 lalu. Pembekuan PAUD terus dilakukan sampai hasil investigasi kepolisian dari Polres Samarinda sudah rampung.

“Kita vakumkan dulu, sementara kita setop. Sambil mendapatkan hasil investigasi yang jelas kan,” ujar Kepala Disdik Samarinda, Asli Nuryadin, Kamis (19/12/2019) ditemui di ruang kerjanya. Jasad Yusuf ditemukan tewas di parit besar Gang 2 Jl Pangeran Antasari, setelah dikabarkan menghilang pada 22 November 2019.

Penyebab kematian Yusuf kini menjadi misteri dan belum diketahui pasti. Peristiwa hilangnya Yusuf di PAUD, dikatakan Asli Nuryadin, menjadi bahan diskusi pihaknya bagaimana meningkatkan kewaspadaan pengelolaan PAUD dan peran orang tua mengawasi anak di Samarinda.

Baca Juga:  Liburan, Balita Tenggelam di Beras Basah

“Ini menjadi bahan diskusi kami. Tapi, aku meyakini bukan keinginan beliau (Kepsek PAUD Jannatul Atfhaal atas peristiwa hilangnya Yusuf) loh terjadi seperti itu. Tapi, minimal, kami evaluasi karena sekolah itu dikatakan jauh juga dari sungai,” ujar Asli Nuryadin. Asli menilai pengelola PAUD juga ikut merasa bersalah atau depresi atas peristiwa tewasnya Yusuf. Selain itu, pengawas PAUD dari Disdik Samarinda masih mempelajari kasus kematian Yusuf.

“Apakah (hilangnya Yusuf) dalam hitungan menit. Ini kan masih dicari. Mudahan cepat orangnya (menyelidiki),” kata Asli. Asli menegaskan kekurangan PAUD Jannatul Atfhaal akan dievaluasi. Meski begitu, PAUD seluruh Samarinda sudah diingatkannya untuk tingkatkan kewaspadaan mengawasi anak-anak yang dititipkan.

Baca Juga:  Orangtua Yusuf Minta Keadilan ke Presiden

Jumlah PAUD di seluruh Samarinda, dijelaskan Asli, mendekati sekitar 500 PAUD. Angka ini masih sangat kecil dari ideal jumlah yang dibutuhkan 2000 PAUD di Samarinda. Disdik Samarinda juga telah mengeluarkan surat edaran perihal penjemputan peserta didik.

Dalam surat itu disebutkan agar membentuk grup Whatsapp (WA) paguyuban orangtua dengan anggota orang tua anak, wali kelas, kepala sekolah untuk sarana informasi kepada siswa Sekolah. Hal ini untuk mencegah terjadinya kasus penculikan anak, tenggelamnya anak di parit dan sungai serta hilangnya anak. (prokal)

Tags: ahmad yusufBalita Tenggelam
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pimpinan KPK Baru Dilantik Hari Ini di Istana Negara

Next Post

Ketua Dewas KPK 2019-2023 Dilantik, Ini Daftar Namanya

Related Posts

Tenggelam di Depan Rumah, Balita 1,5 Tahun di Telihan Meninggal
Bontang

Tenggelam di Depan Rumah, Balita 1,5 Tahun di Telihan Meninggal

16 Februari 2024, 21:20
Ditinggal Nonton, Balita Ditemukan Mengapung
Kaltim

Ditinggal Nonton, Balita Ditemukan Mengapung

2 Februari 2021, 21:00
Hati-Hati! Salah Gunakan Dana Penanggulangan Covid-19, Diancam Hukuman Mati
Kaltim

Sidang Kasus Balita Tanpa Kepala, Akui Lalai Hilangnya Yusuf

24 Juni 2020, 08:00
Ebe687b9 Aa57 4cf1 8436 25ffb1c72aff
Kaltim

Hasil Autopsi Keluar, Misteri Penyebab Kematian Yusuf Akhirnya Terkuak

28 Februari 2020, 10:30
Ysuuff
Kaltim

Orangtua Yusuf Minta Keadilan ke Presiden

21 Februari 2020, 11:00
Yusuff
Kaltim

Kuburan Yusuf Dibongkar, Jasadnya Diautopsi Mabes Polri

18 Februari 2020, 20:00

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Disdikbud Bontang Beri Opsi PJJ, Sekolah Diminta Sesuaikan Kondisi Kabut Asap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.