• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Uang dari Kaltim Banyak Dibawa Keluar, BI Catatkan Net Outflow Rp980 Miliar

by BontangPost
13 Januari 2025, 13:25
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi uang.

Ilustrasi uang.

Share on FacebookShare on Twitter
BONTANGPOST.ID, Samarinda – Aliran uang kartal di Kaltim pada triwulan III 2024 mengalami perubahan signifikan. Jika pada triwulan sebelumnya tercatat net inflow, kali ini posisi berbalik menjadi net outflow sebesar Rp980 miliar. Hal ini mengindikasikan adanya peningkatan aktivitas masyarakat Kaltim di luar wilayah, sehingga uang lebih banyak keluar dari daerah.

Data Bank Indonesia menunjukkan, nilai uang kartal yang masuk (inflow) sebesar Rp2,87 triliun, sementara yang keluar (outflow) mencapai Rp3,85 triliun. Kondisi ini berbeda dengan triwulan II 2024 yang mencatat net inflow sebesar Rp1,39 triliun.

“Secara spasial, net inflow bersumber dari wilayah kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Kaltim sebesar Rp90,41 miliar. Sementara net outflow KPw BI Balikpapan sebesar Rp 1,07 triliun,” beber Kepala KPw BI Kaltim Budi Widihartanto akhir pekan lalu.

Sejalan dengan aliran uang kartal, dropping Uang Layak Edar (ULE) juga mengalami penurunan. Pada triwulan III 2024, dropping ULE turun 10,89 persen (yoy) menjadi Rp1,32 triliun. Penurunan ini terutama disebabkan oleh menurunnya permintaan pada kas titipan di Paser dan Kutai Barat.

Penurunan tersebut lebih tinggi dibandingkan triwulan II 2024 yakni 6,75 persen yoy. Sedangkan secara nominal, tercatat lebih rendah dibandingkan triwulan sebelumnya yang sebesar Rp1,43 triliun.

Sementara itu, jumlah Uang Tidak Layak Edar (UTLE) yang ditarik dari masyarakat juga mengalami penurunan. Bank Indonesia melalui kebijakan Clean Money Policy (CMP) secara rutin memusnahkan UTLE. Pada triwulan III 2024, nominal penyerapan UTLE turun 89,41 persen (yoy) menjadi Rp70,92 miliar.

“Dalam rangka menjaga kualitas uang kartal yang beredar di masyarakat, Bank Indonesia menjalankan kebijakan CMP. Penyerapan UTLE triwulan III lebih rendah dibandingkan triwulan II dengan penurunan nominal penyerapan 58,84 persen yoy atau sebesar Rp182,76 miliar,” lanjut Budi.

Menariknya, rasio penarikan UTLE terhadap inflow di Kaltim terus menurun. Pada triwulan III 2024, rasio ini tercatat 2,47 persen, lebih rendah dibandingkan triwulan II yang mencapai 3,42 persen. Hal ini mengindikasikan semakin baiknya kualitas uang beredar di Kaltim.

Peningkatan kualitas uang beredar ini tidak lepas dari program Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah yang gencar dilakukan Bank Indonesia. Program ini berhasil meningkatkan literasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kualitas uang rupiah. (KP)

Tags: Aliran Uang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Tersangka Curanmor di Gunung Telihan yang Tabrak Polisi Terancam 7 Tahun Penjara, Sudah Lima Kali Masuk Bui

Next Post

Waspada, Penyakit Hewan PMK dan LSD Sudah Mulai Menular di Kaltim

Related Posts

No Content Available

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.