• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Udhin Dohang, dari Jurnalis Menuju Parlemen

by Redaksi Bontang Post
26 Januari 2024, 19:32
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Share on FacebookShare on Twitter

Ini adalah lompatan besar dalam hidup saya. Tak ada misi pribadi dalam lompatan ini. Saya hanya mengikuti kemauan kecil di dalam hati kecil ini. Kemauan kecil yang saya tahu nantinya akan berdampak sangat besar.” 

Prolog itu disampaikannya dalam satu kesempatan diskusi di rumahnya di Salebba, Bontang Utara. Pria kelahiran Luwu, Sulawesi Selatan ini memang gemar diskusi. Kegemaran diskusinya itu dia tunjukkan dengan cara menyulap halaman belakang rumahnya menjadi arena diskusi.

Dari halaman belakang rumahnya lahir media Klik Bontang. Dari halaman belakang itu juga lahir organisasi Forum Jurnalis Bontang (FJB). Udhin Dohang merupakan ketua pertama organisasi wartawan tersebut.

Di Bontang, Dohang adalah wartawan senior. Kota ini merupakan wilayah penugasannya yang kedua. Dia menjadi wartawan Tribun Kaltim melalui seleksi di kantor utamanya di Balikpapan. Hanya satu bulan berkarir di sana, Dohang dipindahtugaskan ke Kutai Timur. Empat tahun di Sangatta, dia kemudian ditarik ke Bontang hingga saat ini.

Dohang memulai karir jurnalistiknya di Balikpapan, hanya beberapa bulan setelah menyelesaikan pendidikan strata satu di Jogjakarta. Di Balikpapan, dia tinggal dengan kawan mahasiswanya di Manggar, Balikpapan Timur. Manggar merupakan kawasan pesisir di Balikpapan.

“Di sana saya mendirikan lembaga advokasi nelayan bersama teman-teman,” katanya.

Bersama Aliansi Masyarakat Nelayan (AMN), dia mengadvokasi ribuan nelayan melawan pemerintah. Isu utamanya adalah coastal road. Pemkot Balikpapan ketika itu baru memulai proyek coastal road. Proyek itu akan melintasi wilayah pesisir. Nelayan di Manggar terkena imbas langsung.

Dari advokasi nelayan itulah dia berjumpa dengan Tribun Kaltim. Ketika itu dia berpikir, perlawanan yang dia lakukan tidak akan maksimal kalau tidak disebarluaskan. Dia berhasil bergabung dengan Tribun Kaltim dan mulai menulis artikel tentang nelayan di Manggar.

“Perlawanan itu adalah cara saya merawat nalar. Ada ribuan nelayan yang terganggu dengan pekerjaan besar pemerintah itu. Harus ada solusi untuk mereka. Nalar menuntun saya untuk membela para nelayan itu,” katanya.

Merawat nalar adalah diksi yang kerap digunakan para aktivis untuk menyinggung pemerintah, Bila pemerintah melakukan aksi paksa, para aktivis akan mulai menggaungkan merawat nalar. Dimaksud untuk menyinggung pemerintah agar menggunakan nalarnya dalam bertindak.

Ketertarikannya dengan dunia jurnalistik dimulai sejak kuliah. Dia bergabung dengan organisasi pers mahasiswa dan menjadi pimpinan redaksi. Di kampus, bakat “cerewetnya” diasah. Dia menjadi sangat peka dengan sebuah isu. Dia tak pernah puas dengan jawaban.

“Hahaha, saya tahu orang itu berbohong dari jawabannya terhadap pertanyaan,” katanya. (*) 

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Udin Dohang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Soal Kandang Buaya Riska di Tanjung Laut Indah, BKSDA Kaltim; Jangan Sampai Ada Konflik

Next Post

Wujudkan Nilai Keadilan dalam Keluarga, Pupuk Kaltim Jamin Pemenuhan Hak Perempuan dan Anak Pasca Perceraian

Related Posts

No Content Available

Terpopuler

  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita Bontang Ditipu Pria Ngaku Pengusaha Tambang, Modus Bergaya Sultan Rugikan Rp1,1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sektor Tambang Tertekan, PHK di Kaltim Berpotensi Tembus 1.500 Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pro-Kontra Rombel, Komite SMAN 1 Bontang Pilih Dukung Penambahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Belum Tahan Tersangka Kasus Penganiayaan di Muara Badak, Ini Alasannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.