Beri Pendidikan Tinggi Berkualitas Putra Putri Bontang
BONTANG – Universitas Trunajaya (Unijaya) Bontang kembali melaksanakan Wisuda Sarjana ke XV Tahun 2017, Sabtu-Minggu (22-23/4) lalu. Bertempat di Ballroom Hotel Equator Bontang, wisuda dikukuhkan langsung oleh Rektor Unijaya Bontang, Chairul Rahman.
Unijaya semenjak tahun 2015 telah ter-Akreditasi Institusi dan pada tahun 2016 seluruh program studinya yaitu Manajemen, Hukum, dan Teknik telah ter-akreditasi dengan kualifikasi peringkat ‘B.’ Di wisuda ke XV kali ini, mewisuda 124 wisudawan/wati nya yang terdiri dari 84 Sarjana Ekonomi, 22 Sarjana Hukum, dan 18 Sarjana Teknik.
Sementara itu, Catur Cahyadi dari Fakultas Ekonomi dinyatakan sebagai Wisudawan terbaik dengan Pujian (Cummlaude) Index Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi yaitu 3,75.
Acara dihadiri sekira 600 undangan yang terdiri dari berbagai instansi dan juga keluarga wisudawan/wati. Turut hadir di antara undangan, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni beserta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (KOPERTIS) Wilayah XI Kalimantan, Ketua Umum Assosiasi Perguruan Tinggi Swasta (APTISI) Pusat, Budi Jatmiko, dan Ketua Yayasan Miliana yang diwakili Eko Setyo.
Sampai dengan wisuda ke XV ini, Unijaya telah mencetak kurang lebih 2.500 Sarjana Strata-1. Dengan melihat kuantitas kelulusan tersebut, maka dapat dipastikan Unijaya turut berperan aktif sebagai salah satu wadah pendidikan tinggi di kota Bontang, yang turut mencerdaskan kehidupan bangsa dan juga turut serta meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya di Kota Bontang.
Selain itu, sebagian besar sarjana lulusan Unijaya telah terserap dunia kerja di berbagai instansi di Kota Taman maupun di luar Bontang. Hal ini membuktikan, bahwa misi Unijaya untuk memberikan Pendidikan Tinggi yang berkualitas kepada putra putri penduduk Bontang, tanpa harus keluar dari kota Bontang telah dapat dibuktikan.
Dalam sambutannya, Rektor Unijaya, Chairul Rahman mengatakan pada wisudawan, agar ilmu yang telah mereka dapatkan dapat diaplikasi dan terus dikembangkan baik di lingkungan masyarakat maupun di tempat bekerja. “Sebagai sarjana yang dilahirkan di era globalisasi ini, harus tanggap dan peka terhadap tuntutan perubahan. Jadilah pemikir yang ilmiah, terus dan terus belajar, jangan merasa tua untuk terus belajar. Semoga seluruh alumni Unijaya dapat berperan aktif dalam pembangunan khususnya di Bontang yang kita cintai ini,” pungkasnya.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni dalam sambutannya memberikan wejangan kepada para wisudawan/wati untuk bisa menjadi agen-agen perubahan. Agar bisa mengikuti perkembangan di sekitar, dan juga bisa menyeimbangkan antara kemampuan intelektual dan spiritualnya. Sehingga para sarjana pada Wisuda ke XV ini akan menjadi orang orang yang tangguh untuk bisa menggapai mimpi mereka.
“Saya ucapakan selamat kepada wisudawan/wati, semoga bisa ikut berperan aktif dalam pembangunan kota Bontang. Dan saya harapkan kepada KOPERTIS Wilayah XI untuk dapat membantu Unijaya agar dapat melengkapi program studinya menjadi 10 program studi agar sesuai dengan regulasi yang berlaku,” ucapnya.
Dalam acara tersebut juga disampaikan Orasi Ilmiah tentang momentum perubahan oleh Budi Jatmiko yang merupakan ketua umum APTISI. (*/cr/rdy/adv)







